Apa Itu Senter LED dan Bagaimana Memilih dan Penggunaannya yang Tepat?

Cahaya sangat diperlukan di kehidupan sehari-hari karena tanpa cahaya manusia tidak dapat melihat benda atau lingkungan sekitarnya. Selain menggunakan listrik untuk sumber energi lampu sebagai penerangan, terdapat sumber cahaya lain yang dapat dibawa kemana saja atau portable, yaitu senter. Senter merupakan alat listrik sebagai sumber cahaya portable yang menggunakan sumber energi listrik seperti baterai atau listrik dengan cara di charge. Sebagian besar jenis senter menggunakan jenis lampu pijar namun semakin maju jaman, pemilihan senter LED menjadi pilihan utama untuk tujuan tertentu.

Senter dengan menggunakan LED atau light emiting diode yang menggantikan senter lama yang menggunakan lampu pijar agar membuat senter tersebut menjadi lebih hemat energi, memiliki daya jangkau cahaya yang lebih jauh dan besar sehingga memudahkan penerangan serta tidak mudah panas. Dibandingkan dengan senter yang menggunakan lampu pijar, senter yang memakai LED tersebut tidak hanya memiliki tingkat kecerahan ataupun jangkauan yang tinggi namun juga lebih mahal dan harganya dapat mencapai kurang lebih Rp 1 jutaan untuk senter dengan LED yang bermerk.

Senter yang menggunakan LED memanfaatkan cahaya dari proses yang berasal dari 2 jenis emi konduktor yang digunakan dalam LED. Jenis semikonduktor tersebut yaitu 1 bahan mempunyai banyak jenis elektron bebas sedangkan semi konduktor yang lainnya tidak memiliki elektron bebas. Saat energi yang sudah cukup tersedia dan mencapai ambang batas, misalnya sudah full baterai setelah di charge, nantinya akan mendorong elektron bebas yang berasal dari material yang satu ke yang lainnya. Saat elektron memasuki materi yang baru, akibatnya partikel cahaya atau proton akan dilepaskan sehingga senter dapat mengeluarkan cahaya.

Credit pic: Lampu Led USBCredit pic: Lampu Led USB

Walaupun menggunakan LED, namun, senter LED mempunyai berbagai ukuran dan kekuatan seperti senter biasa. Senter dengan LED hanya mempergunakan sekitar 5-10% dari jumlah energi yang biasanya digunakan oleh bohlam lampu. Karena hal tersebut, maka senter dengan LED jauh lebih hemat baterai serta hemat biaya dibandingkan dengan jenis senter bohlam pijar. Sebagian besar senter dengan LED saat ini yang beredar di pasaran, memiliki kemampuan tahan air sehingga Anda tidak perlu khawatir jika senter tersebut tidak sengaja terkena tumpahan.

Keunggulan lainnya dari penggunaan senter dengan LED yaitu:

  • Minim terjadi kerusakan karena LED dilapisi resin padat sehingga hampir tidak dapat untuk di hancurkan.
  • Jangka waktu penggunaan yang cukup lama yaitu kurang lebih 5-`10 tahun dan dapat digunakan secara terus menerus.
  • Dengan menggunakan LED murni dan karena memiliki cahaya yang natural seperti warna sinar matahari, maka tingkat keterangan atau kejelasan dapat dilihat hingga jangkauan 1 mill.
  • Tahan guncangan.
  • Lebih murah jika dibandingkan dengan senter konvensional untuk jangka pemakaian panjang.

Jika Anda hendak membeli atau menggunakan senter LED, terdapat beberapa tips yang sekiranya dapat membantu Anda, diantaranya yaitu:

  • Beli jenis senter yang mempunyai masa pakai lebih dari 10x dan tahan goncang sehingga Anda tidak perlu membeli lagi.
  • Ketika digunakan untuk berkemah, gunakan jenis senter dengan LED yang memiliki level terang medium dengan baterai yang memiliki daya tahan kurang lebih 10 jam.
  • Saat Anda berkemah terutama jika kegiatan yang dilakukan di medan yang cukup berat misalnya melakukan susur gua, hiking atau untuk keadaan darurat, pertimbangkan untuk memilih jenis headlamp LED sehingga tangan Anda dapat bebas bergerak dan pilih jenis senter dengan LED dengan tingkat daya tahan yang lama.