Benarkah Nasi Putih Dingin Lebih Baik Untuk Penderita Diabetes Mellitus?

Jumlah penderita Diabetes Mellitus (DM) di Indonesia menduduki urutan ke-4 di  dunia. Hal ini berarti bahwa perlu perhatian khusus terkait pengendalian gula darah penderita DM. Berbagai macam diet diciptakan sebagai upaya pengendalian gula darah penderita DM. Salah satunya yang menjadi kebiasaan turun temurun di Indonesia adalah sugesti bahwa konsumsi nasi dingin atau nasi kemarin baik untuk mengendalikan gula darah. Walaupun beberapa pakar kesehatan mengatakan hal ini hanya mitos, namun ternyata hal ini dapat dijabarkan secara ilmiah. Berdasarkan penelitian Afiska Prima Dewi, mahasiswi Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Semarang.

Secara ilmiah, dijelaskan bahwa perubahan suhu dapat mempengaruhi struktur pati nasi. Penurunan suhu pada nasi dapat meningkatkan jumlah pati resisten sehingga baik untuk penderita diabetes. Hal ini dikarenakan konsumsi pati resisten dalam jumlah tinggi dapat membantu mengontrol kenaikan kadar glukosa darah akibat pelepasan glukosa menjadi lebih lambat (5-7 jam). Dalam bahasa ilmiahnya, nasi dingin memiliki nilai indeks glikemik (IG) lebih rendah dibandingkan nasi yang baru matang.

Nah, bagaimana greeners? Sudah tahu kan sekarang alasan mengapa nasi dingin dianggap lebih baik daripada nasi yang masih hangat?

Untuk membaca metode penelitian lebih lengkap dapat dibaca di sini. Salam sehat ya, greeners…!!!