Menu Wajib bin Favorit Saat Berbuka Puasa

Tidak terasa sudah memasuki hari kedua bulan Ramadhan. Bagaimana kabar puasanya? Masih harus tetap semangat dong ya! Tak hanya semangat menahan lapar, dahaga, dan emosi saja. Tetapi juga semangat dalam menjalankan ibadah di bulan suci yang Alhamdulilah masih diberi kesempatan berjumpa. Target kawan-kawan selama bulan Ramadhan apa, nih? Kalau saya, karena kebetulan lagi hamil, jadi target utama saya adalah bisa puasa 1 bulan penuh. Oya, sebelumnya saya sudah konsultasi dengan dokter kandungan untuk berpuasa dan Alhamdulilah kandungan saya tidak ada masalah. Jadi, diperbolehkan berpuasa selama kuat dan tidak dipaksakan.

Nah, berbicara soal kuat atau tidak berpuasa ibu hamil, tentu kualitas asupan gizinya harus terjaga dong ya. Kali ini saya ingin membahas asupan ibu hamil saat berbuka puasa. Untuk pembahasan menu sahur berkualitas ibu hamil akan dibahas pada artikel selanjutnya ya. Biar fokus dan tidak kepanjangan alias bosan bacanya. Hehe

  1. AIR NABEEZ KURMA

Okey, menu wajib bin favorit pertama adalah Kurma. Selain untuk mendapatkan pahal sunnah, kurma juga memiliki kandungan gizi yang bagus untuk tubuh. Tak hanya bagi sang ibu tetapi juga sang bayi. Berikut kandungan gizi kurma per 100 gram:

Air: 18.27
Energi: 251 kkal

Vitamin :
Vitamin A: 9 IU
Protein: 2.81 g
Vitamin B1 (tiamin): 0.046 mg
Karbohidrat: 66.78 g
Vitamin B2 (riboflavin): 0.059 mg
Serat:   7.1 g
Vitamin B3 (niasin): 1.134 mg
Gula: 56.38 g
Vitamin B5 (asam pantotenat): 0.525 mg
Total lemak: 0.35 g
Vitamin B6 (piridoxin):  0.147 mg
Lemak jenuh: 0.0028 g
Vitamin B9 (folat): 17 mcg
MUFA: 0.0032 g
Vitamin B12 PUFA: 0.017 g
Vitamin C:  0.4 mg
kolesterol: 0 mg
Vitamin E: 0.04 mg

Mineral :
Vitamin K       2.4 mcg
Kalsium 35 mg
Fitonutrisi
Zat Besi        0.91 mg
Beta karoten    5 mcg
Magnesium       38 mg
Beta kriptoxantin       0 mcg
Fosfor  55 mg
Likopen 0 mcg
Kalium  484 mg
Lutein dan zeaxantin    67 mcg
Sodium  2 mg
Seng    0.26 mg

Sumber: USDA National Nutrient Database for Standard Reference

Subhanallah, tak heran jika Rasulullah SAW menganjurkan bahwa ibu hamil untuk mengonsumsi kurma. Gizinya luar biasa bukan?

“Berilah buah kurma kepada isteri-isteri kamu yang sedang hamil. Karena sekiranya wanita hamil itu memakan buah kurma, niscaya anak yang akan lahir akan menjadi anak yang penyabar, bersopan santun serta cerdas.” (Imam Bukhari)

Dalam memilih kurma, saya teliti bahwa tidak ada gula atau pengawet tambahan. Oleh karenanya, saya memilih Kurma Premium Dates. Kurma asli dengan kualitas premium yang diimpor langsung dari negaranya. Dikemas dan disimpan dengan standarisasi tertentu untuk menjaga kualitas kurma. Jadi, tidak takut kurma kutuan seperti video viral yang tersebar beberapa hari ini.

Yang butuh kurma untuk konsumsi sendiri atau dijual lagi bisa japri ya! Xixi

Nah, karena beberapa waktu lalu saat periksa kandungan, dokter mengatakan bahwa saya kurang minum air putih. Jadi, air putih menjadi menu wajib kedua saat berbuka puasa. Tujuannya agar tidak dehidrasi dan menjaga jumlah air ketuban. Semoga dedek bayi di dalam perut tetap sehat dan pandai berenang nantinya ya. Hehe

air, nabeez., kurma, cara, membuat, khasiat
Sumber Gambar: Online Shop Miss CHA

Untuk menyatukan keduanya, jadilah menu air nabeez. Caranya mudah kok, bisa disiapkan saat sahur dan dikonsumsi saat berbuka.

1. Ambil beberapa butir buah kurma (disarankan dalam jumlah ganjil)
2. Rendam dalam segelas air matang selama 8 s.d 12 jam.
3. Tutuplah gelas tersebut dengan tutup gelas ataupun plastik.
4. Jika Anda membuat nabeez pada sore hari atau menjelang malam, maka Anda baru boleh meminum nabeez keesokan harinya. Sedangkan buah kurma yang lembut karena direndam semalaman, dapat dimakan seperti biasa.

 

  1. SALAD BUAH

Perihal buah, saya tidak mengkhususkan harus buah apa. Karena biasanya seadanya di tukang buah langganan. Sebenarnya saya lebih suka sup buah sih, daripada salad buah, tapi karena tahun ini sedang hamil, maka saya menghindari sup buah. Mengapa? Karena saya menghindari segarnya susu dan gula (kadang-kadang masih tambah sirup) agar bayi tidak terlalu gemuk. Dokter memang tidak melarang minum es, tetapi es manis apalagi es krim, benar-benar harus dikontrol konsumsinya.

salad, buah, buka, puasa
Sumber: Toko Mesin Maskindo

 

  1. NASI RAMES

Nah, kadang setelah atau sebelum sholat magrib (tergantung kondisi badan), saya makan besar berupa nasi rames yang terdiri dari nasi, sayur, dan lauk-pauk. Sayur menjadi wajib agar pencernaan tetap lancar, sebisa mungkin menghindari sembelit. Apalagi usia kandungan sudah memasuki 6,5 bulan, dengan perubahan fisiologi sedemikian rupa itu, jangan sampai konstipasi semakin parah. Ini sudah tidak nyaman anyang-anyangan kalau ditambah konstipasi bisa berabe. Hehe

nasi, rames,
Sumber Gambar: StuffPoint

Tidak ada menu istimewa, tergantung apa yang dimasak. Kebetulan saya bantu jualan makanan berbuka di rumah, jadi tidak perlu masak sendiri. Cukup menyisihkan menu makanan yang tersedia. Hehe

Kalau Mbak Ika dan Mbak Wati apa nih menu wajib berbuka puasa? Kapan-kapan bolehlah dikirim ke rumah. Xixi