5 Tips Meningkatkan Sistem Imun di Masa Pandemi -

5 Tips Meningkatkan Sistem Imun di Masa Pandemi

Tahun 2020 menjadi tahun penuh dengan tantangan. Dunia digemparkan dengan virus baru yang hingga saat ini belum ditemukan obat dan vaksinnya. Bahkan berhembus banyak spekulasi baik secara medis, mistis, maupun politis. Namun, terlepas dari berbagai berita dan kabar burung yang beredar, sudah waktunya kita mulai mempersiapkan diri. Hal terpenting dalam menghadapi pandemi saat ini adalah meningkatkan sistem imun yang kuat. Siapa pun berisiko terpapar virus covid-19. Maka, siapa pun wajib meningkatkan sistem imunnya masing-masing. Selain tetap menjalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker/face shield, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan tinggal di rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Setidaknya kita akan bisa memutus rantai penyebaran corona. Nah, berikut 5 Tips Meningkatkan Sistem Imun di Masa Pandemi yang bisa teman-teman ikut. Semoga kita bisa terhindar dari corona. Aamin…

1. Tidur Cukup

Tidur yang cukup akan membuat sel beristirahat dengan baik dan kemudian mampu memaksimalkan sistem imun dan produksi zat antibodi dengan cukup. Sehingga imunitas tubuh pun bisa maksimal. Jika tubuh kurang tidur/beristirahat, maka sel pun akan melemah untuk menangkal benda asing yang masuk. Jadi, pastikan kita dan anggota keluarga tidur dengan cukup. Berikut kebutuhan tidur berdasarkan kelompok umur (sudah termasuk tidur siang):

  • Bayi usia 0–3 bulan: 14–17 jam per hari.
  • Bayi usia 4–11 bulan: 12–15 jam per hari.
  • Bayi usia 1–2 tahun: 11–14 jam per hari.
  • Anak prasekolah usia 3–5 tahun: 10–13 jam per hari.
  • Anak usia sekolah usia 6–13 tahun: 9–11 jam per hari.
  • Remaja usia 14–17 tahun: 8–10 jam per hari.
  • Dewasa muda usia 18–25 tahun: 7–9 jam per hari.
  • Dewasa usia 26–64 tahun: 7–9 jam per hari.
  • Lansia usia dia atas 65 tahun: 7–8 jam per hari.
READ  Benarkah Nasi Putih Dingin Lebih Baik Untuk Penderita Diabetes Mellitus?

Nah, bagaimana dengan kebutuhan tidur teman-teman? Apakah sudah tercukupi? Jika belum, yuk mulai mengatur waktu kembali agar pola hidup kita bisa seimbang. Bagaimanapun, kesehatan itu sangat penting bukan?

2. Konsumsi Makanan Sehat dan Bergizi

Mulai saat ini coba perhatikan asupan makan dan minum kita. Apakah sudah cukup untuk metabolisme tubuh dan kebutuhan zat gizi kita? Sudah saatnya kita menerapkan pola makan yang seimbang, menghindari junk food yang menyebabkan penyakit degeneratif, dan memastikan hidrasi tubuh kita tepat. Semata hal ini kita lakukan untuk memperingan kerja sel tubuh kita. Teman-teman pasti pernah mendengar bahwa penyakit corona atau covid-19 ini sangat berat penanganannya bagi pasien yang memiliki penyakit penyerta. Karena sel tubuh kita akan berat dalam melakukan pertahanan diri. Antara menciptakan sistem imun/antibodi untuk melawan penyakit yang ada sebelumnya atau melawan corona terlebih dahulu. Oleh sebab itu, yuk, mulai perhatian dengan segala yang masuk di tubuh. Pastikan sayur, buah, dan bahan pangan lain yang kaya antioksidan kita konsumsi dengan cukup.

3. Olahraga

Olahraga tidak harus mahal, menempuh jarak jauh, atau dilakukan dengan durasi yang lama. Olahraga bisa dilakukan dengan cara sederhana seperti berjalan, jogging, bersepeda, bulu tangkis, senam, dan lain-lain. Durasi yang disarankan oleh WHO menganjurkan bahwa olahraga sebaiknya dilakukan secara rutin setiap hari dengan durasi singkat daripada dilakukan lama namun jarang-jarang. Kita hanya perlu melakukan olahraga 45-60 menit per hari. Kalau olahraga favorit kalian apa?

4. Hindari Stress

Tidak dapat dipungkiri bahwa pandemi ini membawa dampak yang luar biasa. Ada beberapa sektor bisnis yang mengalami banyak kerugian sehingga membuat beberapa orang mengalami stress. Namun, sebaiknya stress ini tetap kita kontrol, seberat apapun masalahnya. Karena stress dapat menurunkan sistem imun karena sistem kekebalan tubuh untuk melawan antigen berkurang. Stress dapat dikendalikan dengan perbanyak dzikir, olahraga, dan balur dengan Minyak Kutus Kutus.

READ  Mengenal Lebih dalam Tentang Gangguan Menstruasi Amenorea

Minyak Kutus Kutus terbukti mampu meringankan gejala stress dengan me-rileks-kan tubuh. Cara kerja Minyak Kutus Kutus adalah dengan memicu penyeimbangan dan pengaktifan energi kehidupan atau chi di dalam tubuh. Minyak Kutus Kutus dibalurkan secara merata sambil melakukan penekanan halus atau digosok sampai minyak benar-benar meresap ke dalam pori-pori pada telapak dan jari kaki, sepanjang tulang punggung (leher hingga tulang ekor), dan daun telinga. Pembaluran ini sebaiknya dilakukan secara teratur sebanyak 2 kali sehari, yaitu setelah mandi pagi dan menjelang tidur.

Minyak Kutus Kutus juga mengandung antioksidan yang mampu meningkatkan sistem imunitas tubuh. Sehingga pembaluran rutin akan membantu kita terhindar dari berbagai macam penyakit. Bagi teman-teman yang berminat, bisa langsung menghubungi admin melalui whatsapp 0857-4228-7999 atau bisa juga melalui shopee, tokopedia, dan bukalapak.

5. Pantau Berat Badan dan Status Gizi Kesehatan

Salah satu tanda faktor risiko penyakit degeneratif adalah status gizi yang tidak pas ditandai dengan berat badan yang kurang atau berlebih. Selain menyebabkan penyakit degeneratif, berat badan yang tidak pas juga menyebabkan sistem kekebalan tubuh tidak bekerja dengan baik.

Dari kelima tips di atas apa saja yang sudah teman-teman lakukan? Atau teman-teman ada tambahan info yang perlu kami tambahkan? Silakan tambahkan di kolom komentar ya!