7 Protokol Kesehatan yang Sebaiknya Diterapkan Saat Resepsi -

7 Protokol Kesehatan yang Sebaiknya Diterapkan Saat Resepsi

Virus corona hingga saat ini masih menjadi ancaman bagi semua orang. Angka pasien dan kematian akibat corona masih sangat tinggi dikarena belum ditemukannya obat dan vaksin untuk melumpuhkan Covid-19. Sehingga WHO (World Health Organization atau Badan Kesehatan Dunia) secara resmi mendeklarasikan virus corona (COVID-19) sebagai pandemi pada tanggal 9 Maret 2020 lalu. Meski demikian, nyatanya resepsi pernikahan masih tetap terus berlangsung. Namun, sebaiknya tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk kebaikan bersama. Jangan sampai momen yang seharusnya penuh berkah malah berubah membawa musibah. Berikut 7 Protokol Kesehatan yang Sebaiknya Diterapkan Saat Resepsi:

1. CUCI TANGAN

Sebelum memasuki tempat resepsi, seluruh tamu undangan diharuskan cuci tangan terlebih dahulu atau minimal menggunakan han sanitizer. Siapkan pula tissue dan tempat sampah agar tidak berceceran.

2. CEK SUHU

Suhu tubuh bisa dijadikan salah satu parameter seseorang apakah terinfeksi virus corona atau tidak. Jika suhu di atas 37.5 derajat celcius maka tidak diperkenankan masuk ke venue pernikahan.

3. JAGA JARAK DAN TIDAK SALAMAN

Jumlah orang yang hadir di dalam venue sebaiknya diatur sedemikian rupa sehingga tidak berdesakan. Dan pastikan tidak salaman karena meskipun sudah cuci tangan sebelum memasuki venue namun kehati-hatian tetaplah lebih penting.

4. MASKER, SARUNG TANGAN, DAN FACE SHIELD UNTUK MEMPELAI DAN ORANG TUA DI PELAMINAN

Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) sangat dianjurkan karena kita tidak pernah tahu 100% apakah para hadirin bebas dari infeksi virus corona. Yang paling dikhawatirkan dalam acara berkumpul seperti ini adalah hadirnya orang tanpa gejala (OTG), maka kehati-hatian masih sangatlah penting.

5. HIDANGAN TAKE AWAY

Guna mempersingkat waktu, mencegah para hadirin berdesakan, dan membuka masker/face shield saat di venue, maka sebaiknya hidangan disajikan dengan sistem Take Away atau dibawa pulang. Dan, kalau pun terpaksa menggunakan sistem makan di tempat, maka pastikan makanan selalu panas dan hanya boleh diambil oleh pramusaji.

READ  4 Tips Managemen Rumah Tangga Bahagia

6. PERHATIKAN KAPASITAS RUANGAN

Jumlah tamu yang berada di venue dianjurkan adalah diisi oleh 30-50% dari kapasitas ruangan. Misalnya, jika kapasitas gedung 500 orang, maka jumlah orang yang ada di dalam ruangan adalah 150-250 orang. Dan, pastikan gedung memiliki sirkulasi udara yang bagus, jika memungkinkan akan lebih baik jika dilakukan di ruangan terbuka dengan tetap memperhatikan kapasitas venue.

7. PASTIKAN SEMUA PERALATAN TELAH DISTERILKAN

Peralatan make up, mic untuk akad nikah, kursi, meja, gedung, dekorasi, dan segala apapun yang berhubungan dengan pesta pernikahan harus disterilkan terlebih dahulu. Jangan sungkan untuk memastikan para vendor melakukannya dengan baik. Karena ini pun juga akan menguntungkan para vendor agar tetap sehat dan bisa menjalankan bisnisnya.

Jika kalian di posisi calon pengantin atau keluarga apa yang akan kalian lakukan? Menunda pernikahan, hanya melaksanakan akad dengan dihadiri keluarga inti dan saksi, atau tetap menjalankan sesuai rencana awal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan? Sharing yuk di kolom komentar!

Oya, jika kalian berencana untuk mengadakan syukuran dan membutuhkan souvenir, maka kalian bisa menggunakan Souvenir Kaktus dan Sukulen untuk pesta kalian. Silakan hubungi kami melalui WA 0857.4228.7999 atau langsung klik Katalog Souvenir Kaktus dan Sukulen Semarang. Semoga ada yang cocok ya!