9 Tips Agar Bisnis Bertahan di Masa Pandemi -

9 Tips Agar Bisnis Bertahan di Masa Pandemi

Tahun 2020 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi semua orang. Pandemi covid-19 membuat semua tatanan kehidupan berubah dan mulai penyesuaian baru. Terutama bisnis-bisnis yang terdampak langsung dengan kebijakan yang memang harus dilakukan demi keselamatan bersama. Para pengusaha harus mampu melakukan pivot bisnis demi keberlangsungan usahanya. Makmin merangkum dari berbagai ulasan praktisi bisnis tentang bagaimana bertahan di masa pandemi seperti saat ini. Yuk, simak 9 Tips Agar Bisnis Bertahan di Masa Pandemi berikut!

1. Perbanyak Database

Bagi yang sedang akan memulai usaha di masa pandemi bisa dicoba dengan menjadi dropshipper atau reseller terlebih dahulu. Makmin lihat, ada banyak yang menawarkan menjadi reseller bahkan tanpa modal seperti dropshipper. Kesempatan ini bisa teman-teman manfaatkan untuk mengumpulkan database supplier. Setelah itu, memilah-milah produk apa yang sekiranya sesuai dengan passion teman-teman. Saat ini, banyak produsen yang menawarkan kerja sama usaha bahkan dilengkapi dengan grup support, marketing kits, dan lain-lain. Tentu, hal ini menjadi poin plus bagi kita untuk memulai usaha. Dapat ilmu plus dapat penghasilan tambahan. Makmin juga sedang cari dropshipper paru pedas mitos nih. Yang berminat, langsung WA makmin saja ya, ini nomernya 0857.4228.7999!

Kemudian, kumpulkan database calon pembeli sebanyak-banyaknya. Bisa teman kerja, saudara, ataupun orang-orang baru yang belum kita kenal. Caranya bagaimana? Simak poin selanjutnya ya!

2. Penguatan Media Sosial

Kalau saran makmin, jika SDM terbatas, coba dengan fokus di salah satu media sosial terlebih dahulu. Kenapa? Agar kita bisa membangun interaksi dengan baik. Ingat, algoritma media sosial saat ini, mengedepankan interaksi. Jika tidak ada interaksi, maka kemungkinan postingan kita dilihat oleh follower atau orang lain akan sangat sedikit.

READ  Mengenal 5 Level Pengusaha. Kamu Tipe yang Mana?

Menurut Mas Ippho Santosa, dari yang beliau baca di laman kompas, karakter pengguna instagram lebih ready to buy dibandingkan media sosial yang lain. Oleh sebab itu, beliau saat ini fokus di instagram. Tentu kita harus menyediakan konten-konten yang bermanfaat. Betul, ada baiknya tidak melulu jualan agar terbangun interaksi. Apakah sudah ada gambaran?

3. Bangun Google My Business

Beberapa di antara kita masih suka mencari info produk melalui google. Algoritma google ini menurut saya sangat pro pengusaha lokal. Artinya, saat kita mencari sebuah produk dengan mengetik kata kunci, maka google akan merekomendasikan toko di sekitar kita terlebih dahulu baru kemudian disusul rekomendasi yang lain. Nah, toko yang direkomendasikan biasanya berdasarkan data google my business yang paling sering berinteraksi. Kita bisa membuat postingan, upload foto, hingga landing page sederhana. Seru kan?

4. Sampaikan dengan Story Telling

Istilah copywriting pasti bukan hal yang asing lagi di telinga kita penggiat bisa online. Untuk membangun interaksi, biasanya para pelaku usaha akan mengawali dengan cerita yang menarik. Entah itu pengalaman lucu/pahit hingga info yang sedang viral. Kemudian ditutup dengan menawarkan produk. Nanti makmin buatkan pembasahan khusus tentang copywriting ini ya!

5. Aktif Grup Aplikasi Pesan Lintas Platform

Eits, jangan sebal dulu kalau kalian kebanyakan grup ya! Cobalah aktif di dalamnya. Bukan hanya silent reader tetapi juga menjadi pribadi yang solutif. Artinya, jika ada yang sedang bertanya sesuatu, kita berusaha untuk memberikan jawaban atau solusi. Dengan begitu, kita akan mudah dikenal di beberapa grup. Nah, ini saatnya mengumpulkan database calon konsumen. Bukan asal langsung save nomer anggota grup. Dengan kita banyak berinteraksi, kemungkinan mereka menyimpan nomer kita lebih besar. Dan, kita juga wajib menyimpan nomer mereka agar terjadi interaksi saat kita membuat status.

READ  Meningkatkan Kompetensi Berbisnis di Wirausaha Muda Mandiri 2016

6. Pelajari Karakter Marketplace

Seperti membangun media sosial, membangun marketplace sebaiknya juga disesuaikan dengan SDM yang kita miliki. Plus jumlah produk yang kita punya agar kita tidak menolak pesanan karena produk habis. Mengapa? Karena kecepatan membalas pesan dan pengiriman paket dapat mempengaruhi performa toko kita. Juga, karakter tiap marketplace pastinya berbeda. Bergabung dan aktiflah di komunitas yang disediakan oleh marketplace. Dengan begitu, kita akan mendapatkan ilmu baru yang bisa meningkatkan penjualan kita. Oleh sebab itu, ukurlah kemampuan kita apakah mau mendaftarkan semua marketplace atau satu-satu. Keidealannya hanya teman-teman yang bisa menjawab.

7. Bangun Reseller

Reseller merupakan tim pemasaran terbaik menurut makmin. Mereka kita ajarkan untuk menduplikasi cara berjualan produk kita. Dengan demikian, kita memiliki banyak jaringan di banyak tempat sehingga banyak market yang bisa kita sasar. Dan, makmin juga percaya bahwa setiap reseller memiliki rejekinya masing-masing. Saat reseller kita bantu bukakan pintu rejekinya, begitu pula pintu rejeki kita terbuka.

8. Selalu Update Ilmu

Jangan pernah berhenti belajar. Selalu kosongkan gelas untuk belajar ilmu baru dari praktisi bisnis. Saat ini kita dimudahkan untuk belajar dari mana saja. Banyak praktisi bisnis yang membagikan ilmunya secara gratis di berbagai platform yang biasa kita gunakan. Plus, bangun interaksi ya. Jika memungkinkan komen, silakan komen. Siapa tahu komen kita menarik dan di pinned di sosial media mereka sehingga akan banyak yang mengenal akun kita. Ingat, komen yang sesuai ya, bukan spam. Hehe

9. Lakukan Marketing Langit

Meskipun makmin tulis di akhir, tapi poin 9 ini adalah poin terpenting dari segala resep bertahannya bisnis di masa pandemi dan di masa-masa yang akan datang. Allah adalah Sang Maha Kaya yang menjamin rejeki kita. Tempat kita meminta segala sesuatu, maka perbaiki hubungan dengan-Nya setiap saat. Marketing langit yang bisa kita lakukan seperti salat 5 waktu tepat waktu, menambah ibadah-ibadah sunah seperti rawatib, dhuha, dan tahajud. Allah juga senang dengan hamba-Nya yang rajin berpuasa, sedekah, membaca Al-Qur`an dan berdzikir.

READ  Inkubator Bisnis FWD & Dreamlab

Ingat juga untuk memperbaiki hubungan dengan sesama manusia terutama orang tua, pasangan, anak, dan tetangga atau kenalan kita. Dan, senantiasa bertaubat agar dosa-dosa penghambat rejeki kita diampuni. Aamiin