fbpx

Akhir-akhir ini, kaktus sedang menjadi primadona tanaman hias mini (atau makarame aja yang baru tau ya? Hehe…). Terutama untuk souvenir pernikahan, ulang tahun, anniversary, maupun acara-acara bertema go green lainnya. Mengapa kaktus? Karena mudah dirawat (walaupun tidak semua kaktus. Xixi…)

Nah, kali ini, makarame mau bahas kaktus yang bisa dimakan nih, Dear. Pasti makaramers sudah sering dengar buah naga kan? Nah, itu salah satu contoh buah kaktus yang bisa dimakan. Khasiatnya pun sangat banyak lho, misalnya mencegah diabetes, menurunkan kadar kolesterol, mencegah kanker, dan menghambat penuaan dini! Wow! Yang mau awet muda, bisa nih dicoba konsumsi buah naga. Hehe

Lalu, apalagi ya, yang bisa dimakan?

buah, naga, kaktus, dimakan

Nah, yang paling terkenal terkait tanaman kaktus yang dapat dimakan lainnya adalah kaktus jenis opuntia. Kebetulan nih, makaramers, sewaktu blogwalking, nemu blognya Mbak Endang “Just Try and Taste”  yang lagi bahas kaktus jenis ini lengkap dengan resep masakannya! Wow! Pucuk dicinta ulam pun tiba deh kalau begini. Hehe

Kali ini, Mbak Endang membuat masakan Tumis Pedas Nopales dengan Fillet Ayam & Mangga Arum Manis, jenis kaktus yang sering banget kita temui lho di sekitar kita. Seperti ini nih penampakannya. Kalau di daerah makaramers namanya apa ya?

nopales, opuntia, kaktus, makan

Kalau untuk resepnya, langsung ke blog-nya Mbak Endang saja ya. Mbak Endang benar-benar mengupasnya secara tuntas tas tas… Hehe

Sedikit bocoran, biar makaramers semakin tertarik nih mengeksplorasi kaktus tidak hanya sebagai hiasan tetapi juga makanan! Apa itu? Ternyata eh ternyata, kaktus nopales atau entong-entongan ini, cocok banget lho buat menu diet! Kok bisa? Iya, karena kaktus nopales rendah kalori dan tinggi serat. Ssstt… bagus juga buat mengatasi sembelit. Hehe

Dalam 100 gram nopales, hanya mengandung 16 kkal, namun banyak mengandung serat makanan terutama dari jenis non-karbohidrat polisakarida seperti pektin, mucilage dan hemicellulose. Eh, eh, eh, yang mau awet muda, bisa juga lho konsumsi kaktus muda ini. Karena, kaktus entong-entongan ini juga mengandung 457 IU vitamin A, beta-carotene, vitamin B-kompleks, vitamin C, dan mineral seperti kalsium, potassium, magnesium dan besi.

kaktus, nopales, makan

Gimana nih makaramers? Mau mencoba untuk menu di imlek nanti? Ditemani dengan jus buah naga yang segar sepertinya asyik juga….

(0)

Makaramers, penasaran ga sih dengan efektifitas mode airplane di HP? Kalau makarame sih, penasaran banget! Makanya, makarame langsung tanya nih ke salah satu sahabat Flight Attendant alias pramugari, Mbak Marintan Ompusunggu yang juga pemilik blog forum pramugari. Berikut jawaban mbak marintan. Semoga membantu ya, makaramers.

Setelah cruising, boleh kok mbak nyalain hape dengan airplane mode. Karena di ketinggian 30ribu kaki lebih, sinyal telekomunikasi sipil sudah tidak terjangkau lagi. Tapi pada saat take off, descend, dan landing pasti cabin crew akan meminta passenger tidak menyalakan handphone. Selain karena sinyal telepon bisa mengganggu komunikasi antara cockpit crew dengan air traffic controller juga supaya perhatian penumpang fokus tertuju selama critical 11 minutes ini (take off 3 menit, landing 8 menit) yang paling sering terjadi kecelakaan. Tapi walaupun boleh menyalakan hape dalam airplane mode, beberapa maskapai ada yg strict mengenai hal ini dan melarang sama sekali mengaktifkan hape walau tidak menyalakan mobile data dll. Karenanya mereka menyediakan inflight entertainment yang interaktif supaya penumpang bisa menghibur diri tanpa harus menyalakan alat elektroniknya.

Kalau makarame sih, nyalain HP karena pengen foto-foto negeri di atas awan gitu sih, makaramers. Hehe

Kalau pengalaman makaramers sendiri gimana?

(3)

Tampil fashionable & elegant menjadi pilihan tersendiri bagi beberapa orang dalam menghadiri sebuah acara istimewa atau bahkan mungkin dalam keseharian. Salah satu warna yang mendukung adalah warna putih. Tapi, terkadang, kekhawatiran orang akan mudahnya baju putih kotor atau kusam mengurungkan niat untuk mengoleksi baju putih.

Nah, kali ini makarame ingin berbagi tips & trick agar baju putih tetap cerah! Jadi, makaramers tidak perlu khawatir untuk membeli baju putih kesayangan. Yuk, ikuti langkah-langkah berikut ini!

  1. Perhatikan deodoran yang kita pakai! Kalau bisa sih, hindari deodoran cair karena cenderung meninggalkan noda di bagian ketiak baju. Ini pengalaman pribadi sih, ya, belum tentu sama dengan yang lain. Makarame lebih memilih deodoran sublim/padat (oles).
  2. Perhatikan tata cara perawatan pada label baju!
  3. Cuci baju secara terpisah & hindari menggunakan pemutih! Gunakan detergen yang soft/ringan sesuai takaran & cukup rendam selama 8-15 menit.
  4. Jika ada noda membandel, misalnya di kerah baju, ujung lengan baju, atau di siku, cukup disikat menggunakan sikat gigi lembut dengan campuran detergent.
  5. Rendam dengan air hangat menggunakan cairan lemon/shampoo/backing soda selama 10-15 menit jika baju sudah mulai berwarna kusam atau noda membandel. Sikat dengan sikat yang lembut.
  6. Sebaiknya, keringkan baju secara manual menggunakan tangan. Hindari menggunakan mesin cuci.
  7. Jemur secara terbalik.
  8. Setrika dengan suhu yang sedang dan pastikan alas bersih.
  9. Usahakan menyimpan baju secara menggantung dengan hanger.
  10. Usahakan jangan menyimpan baju putih terlalu lama  pada lemari dengan ditumpuk,pengap dan terhindar dari cahaya. Jamur sangat senang tempat lembab dan terhindar dari cahaya. Karena jamur akan menyebabkan bercak noda hitam yang susah dihilangkan.

Nah, bagaimana makaramers? Mudah kan cara perawatannya! Jadi, tak perlu lagi khawatir baju putih cepat pudar dan kusam.

Bicara warna putih, ada nih rekomendasi White Dress dari Zalora yang bisa dicoba untuk menambah koleksi baju putih makaramers. Modelnya keren-keren, kalau makarame suka dengan yang satu ini.

accent-festive-collection-9938-639404-1

Sumber

(0)
Semoga artikelnya bermanfaat ya. Silakan tinggalkan jejak di kolom komentar ^.^