Cara Mengatasi Kaktus yang Busuk dengan Mudah - Makarame

Cara Mengatasi Kaktus yang Busuk dengan Mudah

Kaktus busuk adalah salah satu tantangan terbesar para pecinta kaktus. Bagaimana tidak, tak ada angin tak ada hujan tiba-tiba kaktus memberikan tanda-tanda yang tidak menyenangkan. Berubah warna menjadi kuning kecoklatan, benyek saat disentuh, dan jelas sudah diagnosa kaktus menjadi busuk. Sebetulnya ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan kaktus menjadi busuk, misalnya terlalu semangat menyiram karena melihat permukaan tanah sudah mengering padahal di dalamnya masih sangat basah, akhirnya akar kaktus terlalu sering mendistribusikan air ke tubuh dan melebihi kapasitas atau daya simpan air di dalam tubuh kaktus. Akhirnya kaktus terlalu basah dan membusuk.

Ada juga karena faktor bakteri / jamur / virus atau hama dan penyakit lainnya sehingga membuat kaktus terinfeksi dan busuk. Maka, mengetahui apa penyebab busuknya kaktus ini sangat penting untuk langkah selanjutnya dalam mengatasi kebusukan. Yuk, simak pengalaman kami dalam melakukan pertolongan pertama pada kebusukan kaktus!

Cara ini sudah kami lakukan atau praktekkan pada beberapa kasus kebusukan pada kaktus. Dan, Alhamdulilah, sejauh ini berhasil. Walaupun ada beberapa juga yang ternyata tidak dapat diselamatkan. Ya, seperti halnya kasus di rumah sakit, dokter sudah berupaya yang terbaik pada pasien, tapi takdir Tuhanlah yang menentukan. Kita hanya bisa berusaha dan semoga jodoh kebersamaan dengan tanaman kesayangan kita bisa berlangsung lama. Aamiin. Pun, kalau gagal jangan menyerah ya, jodoh pasti bertemu #eh

BIARKAN SAJA KAKTUS MENYEMBUHKAN LUKANYA SENDIRI (SELF HEALING)

Jadi, cara penanganan ini sangat mudah. Kita tidak perlu melakukan apapun terhadap kaktus yang busuk. Dilarang menyentuh, dilarang menyiram, dan dilarang melakukan tindakan pemupukan atau pengobatan apapun. Bukannya tidak sayang atau tidak cinta ya, tetapi yang bisa kita lakukan adalah menempatkannya pada tempat dengan sinar matahari cukup dan memantau apakah busuknya menjalar atau tidak. Selama area yang busuk tidak menjalar, maka biarkan saja kaktus menyembuhkan lukanya sendiri. Waktu yang diperlukan pun bermacam-macam. Ada yang dalam hitungan minggu, bulan, bahkan tahun. Selama area busuk kaktus tidak menjalar, ingat biarkan saja! Hal ini berarti area busuk pada kaktus hanya pada daging batang tidak merusak kambium, jadi kaktus tetap bertahan dengan nutrisi yang ada. Memegang atau bahkan melukai kaktus justru menyebabkan kaktus tidak bertahan.

READ  Filosofi Kaktus

Silakan play video instagramnya ya. Kami perlihatkan setiap sudut kaktus yang dulunya busuk sekarang perlahan memulihkan warnanya.

https://www.instagram.com/p/B3CSJ8qFMMW/

Jika area busuk kaktus menjalar dalam waktu yang relatif cepat dan terlihat mengkhawatirkan, maka lakukan amputasi. Langkah-langkahnya sudah pernah saya tuliskan di artikel 4 Langkah Mudah Mengatasi Batang Kaktus yang Busuk ini. Oya, langkah ini bisa juga diaplikasikan pada kaktus ownroot ya alias kaktus yang tidak disambung. Jadi, silakan meluncur pada artikel tersebut jika tanda-tanda kebusukan yang menjalar secara signifikan terlihat jelas.

Kemudian, selama pengamatan, lihat juga apakah kita menemukan tanda-tanda seperti jamur, bakteri, atau hama penyakit lainnya sehingga kita bisa menanganinya dengan tepat. Ciri-ciri hama dan penyakit kaktus bisa dibaca di artikel Mengenal Hama dan Penyakit Kaktus. Oya, hama dan penyakit ini bisa juga menjangkit pada sukulen, jadi yang merasa sukulennya ada masalah bisa juga membaca artikel tersebut ya.

Dikarenakan hama dan penyakit kaktus ini terkadang sulit dilihat secara kasat mata, maka penanganan pertama pada kebusukan kaktus yang terbaik (setidaknya untuk yang sudah kami lakukan) adalah dengan SELF HEALING dan AMPUTASI. Tentu, self healing ini adalah pilihan utama kami saat ini sambil terus memantau kondisi kaktus dan memastikan langkah selanjutnya.

https://www.instagram.com/p/B3J_nynF61N/

Apakah teman-teman ada pengalaman serupa dalam mengatasi kaktus yang busuk? Kita berbagi pengalaman di sini yuk! Atau jika ada pertanyaan boleh juga lho, kita coba cari solusi bersama. Ditunggu ya diskusinya.

WhatsApp chat