Kesehatan Archives -

Tahun 2020 menjadi tahun penuh dengan tantangan. Dunia digemparkan dengan virus baru yang hingga saat ini belum ditemukan obat dan vaksinnya. Bahkan berhembus banyak spekulasi baik secara medis, mistis, maupun politis. Namun, terlepas dari berbagai berita dan kabar burung yang beredar, sudah waktunya kita mulai mempersiapkan diri. Hal terpenting dalam menghadapi pandemi saat ini adalah meningkatkan sistem imun yang kuat. Siapa pun berisiko terpapar virus covid-19. Maka, siapa pun wajib meningkatkan sistem imunnya masing-masing. Selain tetap menjalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker/face shield, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan tinggal di rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Setidaknya kita akan bisa memutus rantai penyebaran corona. Nah, berikut 5 Tips Meningkatkan Sistem Imun di Masa Pandemi yang bisa teman-teman ikut. Semoga kita bisa terhindar dari corona. Aamin…

Continue Reading…
(0)

Menstruasi adalah rutinitas biologis yang dialami oleh setiap wanita remaja hingga dewasa. Saat ini, bukanlah hal tabu untuk membahas topik terkait dengan menstruasi. Tentu hal ini karena berkaitan dengan kesehatan wanita, khususnya kesehatan reproduksi. Salah satu hal yang wajib diperhatikan oleh wanita pada saat menstruasi adalah pembahasan tentang pembalut. Pemilihan pembalut yang tepat bukan hanya penting untuk kesehatan wanita, tetapi juga kesehatan lingkungan. Oleh sebab itu, pembahasan tentang pembalut kini bukan hanya menjadi perhatian para wanita dan pakar kesehatan tetapi juga pakar lingkungan.

Dari kaca mata kesehatan, pembalut yang aman dan sehat harus bebas dari dioxin, klorin, dan terbebas dari parfum/pewangi. Sedangkan dari kaca mata lingkungan, sebaiknya para wanita dianjurkan menggunakan pembalut yang ramah lingkungan agar tidak menambah tumpukan sampah yang menggunung. Oleh sebab itu, banyak produsen yang kemudian memproduksi pembalut kain atau menstrual cup yang dalam beberapa akhir tahun ini sangat banyak diminati.

Namun, apakah kalian pernah penasaran bagaimana para wanita pada zaman dahulu menampung darah haidnya? Yuk, simak sejarah pembalut wanita yang akan membuat kalian merasa bersyukur hidup di zaman sekarang!

Continue Reading…
(0)

Dunia saat ini sedang bersatu melawan virus corona covid-19. Sedini mungkin pemerintah berusaha untuk menekan laju pertumbuhan covid-19 dengan melakukan beberapa kebijakan seperti social distancing, work from home, pembatasan sosial berskala besar (PSBB), larangan mudik, hingga wacana untuk melakukan tes massal bagi beberapa orang yang memiliki risiko paparan virus corona yang tinggi. Terdapat 3 metode tes corona yang perlu kita ketahui, rapid test, PCR, dan TCM. Lantas apa perbedaannya dan bagaimana prosedurnya? Simak ulasan berikut ini!

Continue Reading…
(0)

Ketika menstruasi salah satu kebutuhan yang diperlukan adalah menyiapkan pembalut. Hal tersebut merupakan kebutuhan utama yang digunakan untuk menampung darah selama menstruasi. Cara memakai pembalut sendiri sangat mudah yang akan diketahui ketika wanita sudah dalam tahap pubertas sehingga akan dapat mengetahui mengenai cara pemakaian pembalut, merek pembalut yang terbaik seperti Laurier, dan juga mengenal masalah-masalah mengenai menstruasi. Dimana salah satu masalah yang timbul dari menstruasi adalah ketika mengalami menstruasi yang tidak teratur.

Continue Reading…
(2)

Tahukah Anda bahwa stretch mark menjadi masalah kulit paling dihindari wanita? Apalagi usai melahirkan, semua cara akan dilakukan agar kulit kembali mulus, walau kadang hasilnya tak maksimal. Tapi, sama halnya mengobati diare dengan obat diare dewasa alami yang dapat bekerja secara maksimal, beberapa obat alami berikut juga akan membuat stretch mark hilang tak berbekas!

Continue Reading…
(0)

Obesitas adalah kondisi kronis yang disebabkan oleh penumpukan lemak dalam tubuh yang sangat tinggi. Obesitas dapat terjadi karena asupan kalori yang lebih banyak dibanding aktivitas membakar kalori, sehingga kalori yang berlebih menumpuk dalam bentuk lemak., sehingga kalori yang berlebih menumpuk dalam bentuk lemak. Apabila kondisi tersebut terjadi dalam waktu yang lama, maka akan menambah berat badan hingga mengalami obesitas. Masalah obesitas semakin meningkat di dunia. Hal inimenjadi tantangan yang besar dalam mencegah pertumbuhan penyakit kronis di dunia. Obesitas juga dipicu oleh pertumbuhan industri dan ekonomi yang pesat, serta perubahan gaya hidup pada zaman ini, asupan nutrisi yang semakin banyak dari makanan olahan, atau diet dengan tinggi kalori.

Continue Reading…
(0)

Menjadi ibu baru seringkali membawa kepanikan tersendiri. Apalagi belum ada pengalaman merawat anak sebelumnya. Namun, di era digital saat ini, akses informasi cukup mudah didapatkan. Salah satunya informasi seputar kesehatan dan parenting yang bisa diakses melalui SehatQ.com. Setidaknya bisa meredakan sedikit kepanikan orang tua baru dan jadi lebih bisa berpikir jernih. Apalagi, situs ini dikelola oleh para profesional. Jadi tidak khawatir kalau informasi yang kita dapat hoax atau mitos belaka.

Continue Reading…
(0)

Mulai dari keinginan untuk bergerak bebas sampai memilih pakaian sesuka kita bisa terhambat karena adanya luka bakar bekas minyak panas. Tak hanya itu, luka bakar juga bisa memberikan dampak yang lebih buruk ke organ tubuh lainnya sehingga perlu disembuhkan dengan segera. Penyembuhan luka bakar bisa dilakukan dengan menggunakan Obat Luka Bakar Kena Minyak Panas atau dengan memanfaatkan bahan-bahan alami. Apa saja bahan-bahan alami yang bisa digunakan? Inilah beberapa diantaranya.

Continue Reading…
(0)

Ada banyak sekali deterjen yang diiklankan saat ini khusus untuk baju bayi. Tidak semua deterjen tersebut baik digunakan, karena ada banyak faktor. Ada sebagian yang dapat menyebabkan alergi pada bayi yang satu dan tidak pada bayi yang lainnya. Jadi dapat dikatakan bahwa deterjen untuk baju bayi bersifat spesifik pada bayi yang satu dengan bayi lainnya.

Beberapa Kandungan Deterjen Baju Bayi yang Aman

Saat melakukan pembelian terhadap suatu jenis deterjen, maka Anda perlu untuk memperhatikan komposisinya. Salah satu hal yang pasti adalah adanya sifat anti bacterial dan banyak ditemukan pada pencuci anti bacterial khusus bayi, sehingga bersifat alami.

Continue Reading…
(8)

Selain air mineral, susu juga memiliki kandungan yang banyak nutrisi yang dibutuhkan dalam tubuh. Hadir dalam variant rasa, membuat susu selalu di konsumsi oleh banyak orang dengan berbagai kalangan. Selain itu juga susu hadir dalam jenis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, contoh susu kental manis Frisian Flag. Bagi sebagian orang susu kental manis kaleng masih menjadi pilihan utama.

Karena selain penyajiannya yang praktis, susu ini mudah ditemukan sampai ke warung eceran dekat rumah anda. Walaupun susu memberikan banyak manfaat dan kesehatan untuk tubuh, mengkonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan juga tidak baik. karena akan memberikan dampak buruk dan tubuh dan juga pola hidup anda.

Continue Reading…
(15)

Pundak meski jarang digerakkan, tetap saja bisa sering merasakan nyeri otot. Terlebih bagi Anda yang memiliki pekerjaan sebagai pekerja bangunan, pekerja borongan yang sering mengangkat benda-benda berat di pasar-pasar tradisional, atau Anda yang berjualan menggunakan gerobak. Ketiga rutinitas tersebut akan lebih sering membebani pundak, sehingga menjadikan pundak lebih rentan mengalami nyeri otot.

Nyeri otot memang bisa dihilangkan dengan cara dipijit oleh tukang pijit profesional. Namun pada kenyataannya, nyeri otot bisa muncul secara tiba-tiba di tengah aktivitas harian Anda. Misalnya saja ketika Anda sedang mengangkat benda berat atau mendorong gerobak, dan pundak Anda mendadak mengalami nyeri otot, tentu Anda pun tidak bisa serta merta meninggalkan gerobak Anda atau barang-barang yang sedang Anda pindahkan untuk kemudian datang ke tukang pijit untuk menghilangkan nyeri tersebut.

Kondisi-kondisi yang tidak terduga seperti itu harus bisa Anda waspadai dari sekarang. Terlebih ketika nyeri otot menyerang tangan ataupun pundak Anda, aktivitas Anda tentunya terhambat seketika itu juga. Pada nyeri otot yang lebih parah, bisa jadi Anda tidak dapat melanjutkan aktivitas Anda. Continue Reading…

(0)

Rata-rata rambut seseorang bisa tumbuh sepanjang setengah inci setiap bulannya. Meski demikian, faktor genetik juga berkontribusi besar terhadap perbedaan pertumbuhan rambut setiap individu. Namun, perbedaan tersebut tidaklah terlalu signifikan.

Jika kamu berencana untuk memanjangkan rambut, kamu wajib memelihara dan menjaga kesehatannya dengan secara teratur dan lebih intens dibandingkan saat kamu memiliki rambut pendek. Karena semakin panjang ukuran rambut, kemungkinan untuk mengalami masalah seperti kerontokan, rambut bercabang, hingga rambut yang mudah patah semakin besar.

Nah, jika ingin memanjangkan rambut agar tumbuh sehat dan kuat, ada beberapa tips yang bisa kamu coba di antaranya adalah: Continue Reading…

(13)

Seiring dengan perkembangan jaman yang kian maju, saat ini internet sudah bisa kita gunakan sebagai sarana yang sangat mudah dan juga cepat dalam melakukan berbagai macam hal seperti salah satu diantaranya ialah melakukan konsultasi dokter. Kegiatan atau aktivitas yang satu ini biasanya dilakukan melalui pusat layanan kesehatan baik itu klinik, Rumah Sakit dan lainnya. Ada banyak keunggulan yang bisa kita rasakan dari melakukan konsultasi melalui online ini. Berikut akan saya paparkan beberapa kelebihannya. Continue Reading…

(0)

Mungkin banyak di antara kita yang masih ragu-ragu mana yang lebih baik, sarapan atau olahraga dulu? Ternyata, menurut Prof Hardinsyah, Guru Besar Ilmu Gizi FEMA IPB dan Rektor USAHID, keduanya sama baiknya, namun hal ini ada aturannya. Tergantung kondisi tubuh, jenis, intensitas, dan tujuan olahraga. Berikut beberapa kondisi yang sebaiknya diperhatikan sebelum memutuskan sarapan atau olahraga dulu: Continue Reading…

(40)

Jumlah penderita Diabetes Mellitus (DM) di Indonesia menduduki urutan ke-4 di  dunia. Hal ini berarti bahwa perlu perhatian khusus terkait pengendalian gula darah penderita DM. Berbagai macam diet diciptakan sebagai upaya pengendalian gula darah penderita DM. Salah satunya yang menjadi kebiasaan turun temurun di Indonesia adalah sugesti bahwa konsumsi nasi dingin atau nasi kemarin baik untuk mengendalikan gula darah. Walaupun beberapa pakar kesehatan mengatakan hal ini hanya mitos, namun ternyata hal ini dapat dijabarkan secara ilmiah. Berdasarkan penelitian Afiska Prima Dewi, mahasiswi Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Semarang.

Secara ilmiah, dijelaskan bahwa perubahan suhu dapat mempengaruhi struktur pati nasi. Penurunan suhu pada nasi dapat meningkatkan jumlah pati resisten sehingga baik untuk penderita diabetes. Hal ini dikarenakan konsumsi pati resisten dalam jumlah tinggi dapat membantu mengontrol kenaikan kadar glukosa darah akibat pelepasan glukosa menjadi lebih lambat (5-7 jam). Dalam bahasa ilmiahnya, nasi dingin memiliki nilai indeks glikemik (IG) lebih rendah dibandingkan nasi yang baru matang.

Nah, bagaimana greeners? Sudah tahu kan sekarang alasan mengapa nasi dingin dianggap lebih baik daripada nasi yang masih hangat?

Untuk membaca metode penelitian lebih lengkap dapat dibaca di sini. Salam sehat ya, greeners…!!!

(0)

Alhamdulilah, sebentar lagi bulan Ramadhan ya, greeners. Selama kurang lebih 30 hari kita berpuasa. Meskipun begitu, bukan jadi alasan bagi kita untuk tidak produktif lho ya. Prof Hardinsyah, Guru Besar & Ahli Gizi IPB sudah memberikan 10 Tips Puasa Sehat dan 10 Tips Puasa Bugar untuk kita. Jadi, puasa kali ini harus lebih baik dari yang sebelum-sebelumnya ya, greeners.

Agar kita mudah memahaminya, Prof Hardin membuat akronim dari masing-masing tips. Yuk, kita bahas sat per satu mulai dari P-U-A-S-A-S-E-H-A-T & P-U-A-S-A-B-U-G-A-R berikut ini! Continue Reading…

(2)

There’s a first time for everything. Quote yang sangat saya suka untuk meredakan nervous ketika menghadapi sesuatu yang baru pertama kali saya alami. Salah satunya proses kelahiran. Sejak awal saya selalu berdoa bahwa saya bisa melahirkan normal. Saya berusaha sekali untuk mencari dokter yang pro normal. Karena menurut pengalaman saudara dan teman-teman saya sebelumnya , tipikal dokter sangat menentukan keberhasilan program kelahiran normal. Perlu digaris-bawahi ya, saya tidak menyudutkan proses kelahiran caesar (SC), karena beberapa kondisi memang mengharuskan seperti itu untuk menyelamatkan ibu dan bayi. Tetapi, rasa takut akan operasi, membuat saya sebisa mungkin melahirkan normal. Namun, ternyata jalan terkadang tidak semulus yang kita harapkan. Jani saya mengalami lilit tali pusar 3 kali dan anemia,  mungkinkah saya melahirkan normal? Continue Reading…

(1)

Bagi sebagian orang tua dan kebanyakan masyarakat pada umumnya menganggap bahwa alergi hanyalah suatu gejala biasa yang bisa terjadi kepada siapa saja terutama anak kecil. Oleh karena jarang sekali para orang yang memperhatikan dengan serius bagaimana cara mengobati alergi pada anak anda. Hanya dengan memberikannya salep atau sekedar memberikan obat dari apotek atau warung saja dianggap sudah cukup. Padahal walaupun alergi tidak seganas penyakit jantung tetapi jika pada seseorang atau anak yang sudah akut dalam alerginya bisa menimbulkan hal yang berbahaya dan mengancam keselamatan jiwa anak.

Salah satu jenis alergi yang sering sekali muncul yaitu alergi pada makanan, seperti makanan seafood atau pun dari susu. Khusus untuk anak yang alergi susu, biasa mulai terjadi pada kisaran usia tiga tahunan hingga mencapai usia cukup besar sampai belasan tahun. Pada alergi susu ini bisa terjadi tidak hanya satu jenis susu saja misalnya susu sapi, karena anak yang memiliki alergi susu sapi, cenderung juga untuk alergi terhadap jenis susu yang lain misalnya susu kambing, domba, kerbau, dan juga bisa alergi terhadap susu dari nabati seperti kacang kedelai. Continue Reading…

(6)

Balita atau bayi di bawah lima tahun membutuhkan asupan gizi yang besar karena di usia di bawah 5 tahun, anak-anak cenderung lebih aktif dan memiliki rasa keingintahuan yang besar. Sehingga tidak hanya membuatkan asupan energi, balita juga membutuhkan vitamin dan mineral yang dapat diperoleh di buah. Namun, karena perkembangan teknologi, saat ini terdapat susu balita dengan kandungan vitamin dan mineral yang ada di buah seperti SGM Eksplore 1Plus Buah dan Sayur.

sgm, eksplor, buah, sayur, presinutri, satu, plus

sgm, eksplor, buah, sayur, presinutri, satu, plus

Susu dengan kandungan buah dan sayur membantu anak Anda untuk dapat menyerap asupan gizi seperti yang ada di buah dan sayur walaupun anak Anda tidak menyukai 2 jenis makanan tersebut. Untuk memaksimalkan gizi dan buah, dari kecil sebaiknya anak Anda sudah diajari untuk mengonsumsi buah dan sayur. Buah yang dipilih sebaiknya berwarna warni misalnya merah, kuning tua yang disebabkan karena kandungan mineral dan vitamin banyak terkandung di buah-buahan yang berwarna-warni.

Pemberian buah sebaiknya disesuaikan dengan makanan dan ASI jika masih diberikan ASI. Hal ini disebabkan jika terlalu banyak makan buah, ditakutkan sistem pencernaan balita yang belum kuat dan akan memberikan masalah pencernaan seperti diare. Buah yang dipilih sebaiknya buah segar bukan buah kalengan. Agar anak menjadi suka untuk mengkonsumsi buah dan agar tidak bosan, berikan buah secara bervariasi setiap harinya.

sgm, eksplor, buah, sayur, presinutri, satu, plus

sgm, eksplor, buah, sayur, presinutri, satu, plus

Jika anak Anda berumur 1 tahun dan belum memiliki gigi yang lengkap, pilih buah yang gampang untuk dimakan dan potong kecil-kecil. Setelah makan buah, jangan lupa untuk meminum susu agar kandungan gizi yang lain seperti protein tetap dapat diserap oleh tubuh. Di SGM Eksplore 1Plus buah dan sayur, Anda dapat memperoleh kandungan seperti serat, mineral dan vitamin. Dilengkapi dengan Presinutri+ yang mengandung vitamin seperti D3, A dan C. Kandungan vitamin D dapat membantu untuk menyerap kalsium, vitamin A untuk mempertahankan keutuhan lapisan permukaan misalnya di saluran pencernaan dan vitamin C untuk meningkatkan daya tahan. Jadi, maksimalkan asupan buah dan sayur anak Anda dengan SGM Ekplore 1 Plus Buah dan Sayur sebagai susu pertumbuhan balita untuk tetap dapat berpetualang dan berkreasi!

 

(2)

Seperti halnya tubuh yang perlu olahraga untuk menjaga kesehatan, otak pun juga harus berolahraga untuk mencegah kepikunan, meningkatkan kemampuan & kecerdasan otak, dan lain-lain. Terdapat beberapa olahraga otak yang bisa dipraktekan, salah satunya dengan menulis manual menggunakan tangan.

Meskipun alat tulis elektronik sudah merajalela dengan aneka bentuk dan aplikasinya, namun menulis menggunakan tangan tetap tak tergantikan. Dalam beberapa kesempatan seperti tanda tangan, belajar menulis anak-anak, membuat sketsa, seni doodle art, dan melukis misalnya, akan lebih baik dilakukan secara manual menggunakan tangan. Selain itu, bonusnya pun kita sekaligus bisa melakukan olahraga otak yang memiliki banyak manfaat. Continue Reading…

(53)

Persiapan menjelang pernikahan memang terkadang membuat emosi naik turun. Mungkin karena hari dimana kita menjadi ratu dan raja sehari ini sebisa mungkin harus sempurna tanpa cacat. Jadi, terkadang stress karena hal-hal kecil pun terjadi. Tapi, justru hal ini bisa menjadi salah satu indikator kecocokan antar pasangan lho! Saat kita sama-sama stress bagaimana kita dan pasangan bisa mengatasinya bisa menjadi salah satu tolok ukur ke depan. Ini menurut saya, tidak ada teorinya. Hehe

Ngomong-ngomong tentang persiapan pernikahan, apa saja sih sebenarnya yang penting dan ga penting? Semua akan mendaftar keperluan pernikahan seperti undangan, catering, salon, fotografer, gedung, baju, dan lain sebagainya. Tapi, sudahkah kita memasukkan tes kesehatan di seluruh persiapan pernikahan?

Eits… pesta memang penting, tapi jangan lupa selepas pesta ya! Makanya, tes kesehatan ini sangat penting untuk antisipasi adanya gangguan kesehatan suami istri dan keturunannya. Ga mau kan nanti justru kita saling bertukar penyakit? Atau mengalami kehamilan yang bermasalah? Nah, makanya jangan abaikan tes kesehatan!

Lantas, tes kesehatan apa saja yang sebaiknya dilakukan calon pengantin? Yuk, kita bahas satu per satu. Continue Reading…

(3)

Apa pengaruh gizi seimbang pada balita? Suka bertanya-tanya ga sih kenapa bule lebih tinggi daripada kita? Mungkin banyak yang menjawab.

“Sudah dari sononya, keles!”

“Gen-nya memang tinggi, kalau kita kan gen-nya pendek!”

Dan masih banyak jawaban lain yang terkadang membuat kita pesimis untuk memiliki keturunan setinggi pemain bola pujaan, Christian Ronaldo mungkin. Atau justru menjadi terobsesi menikah dengan bule untuk memperbaiki keturunan? Hehe

Eits, jangan khawatir! Orang Indonesia seperti kita juga bisa tinggi lho! Tenang, bukan dengan obat-obatan ataupun alat-alat yang ditarik-tarik itu. Tapi dengan perbaikan gizi. Tidak percaya? Menurut Timothy J. Hatton dalam penelitiannya, How Europeans have grown to tall (2013), dikatakan bahwa baju orang Eropa di abad ke-19 yang dipamerkan di museum-museum hanya seukuran orang Indonesia saat ini. Profesor Ekonomi dari Universitas Essex ini melanjutkan berdasarkan penelitiannya di 15 negara di Eropa,  diketahui bahwa ternyata tinggi rata-rata orang Eropa mengalami kenaikan 11 cm dalam satu abad terakhir.

Hal ini sejalan dengan hasil penelitian UNICEF (2003) yang dilakukan berdasarkan studi kasus pada tahun 1990, rakyat Korea Utara yang memiliki tinggi badan lebih pendek 12cm karena krisis pangan dibandingkan rakyat Korea Selatan yang makmur. Hal ini tidak terjadi pada rakyat yang berusia 40 tahun ke atas. Jadi, bisa dipastikan bahwa taraf ekonomi dan kesehatan adalah penentu tinggi badan, bukan ras.

gizi, balita, seimbang, agar, lebih, tinggi

Nah, jelas bukan kalau kita ingin memperbaiki tinggi keturunan kita selanjutnya, tidak perlu dengan menikah dengan orang yang tinggi. Tapi, dengan perbaikan gizi. Mulai kapan? Mulai dari sekarang dong! Terutama pada saat persiapan kehamilan, hamil, menyusui, anak balita, dan seterusnya. Kali ini, kita bahas pemenuhan gizi seimbang pada balita dulu yuk!

Teman-teman pasti sudah familiar dengan istilah golden age dong ya! Dimana pertumbuhan anak sedang pesat-pesatnya yang jika terlewat, maka tidak bisa diperbaiki ke depannya. Termasuk tinggi badan yang akan optimal jika dilakukan pemenuhan gizi seimbang sejak balita. Sumber makanan ini sudah bisa mulai diberikan sebagai makanan pendamping ASI (MP-ASI) di usia 6 bulan ke atas. Lantas zat-zat gizi apa saja yang harus dipenuhi balita?

Vitamin A

Balita usia 0-6 bulan membutuhkan vitamin A per hari sebanyak 400 mikrogram yang masih bisa didapatkan dari ASI. Sedangkan usia 7 bulan – 1 tahun membutuhkan 500 mikrogram dan 300 mikrogram untuk balita usia 1-3 tahun. Sumber vitamin A yang baik bisa didapatkan dari makanan seperti telur, susu, kentang, wortel, bayam, dan mangga.

Vitamin C

Balita berusia 1-3 tahun membutuhkan vitamin C per hari untuk menyintesis atau menyusun komponen struktural penting pada pembuluh darah, otot, jaringan ikat, dan tulang. Vitamin C juga bermanfaat untuk proses pertumbuhan, antioksidan, serta sistem kekebalan tubuh. Sumber yang baik misalnya jambu biji, jeruk, strawberry, tomat, brokoli, dan kentang.

Vitamin D

Seperti yang kita ketahui bahwa vitamin D ini sangat berkaitan dengan kadar kalsium dalam tubuh. Vitamin D berperang penting dalam penggunaan kalsium di dalam tubuh secara efisien. Sehingga tubuh tidak kekurangan kalsium dimana hal ini penting untuk menjaga sistem saraf, pertumbuhan, dan mempertahankan kepadatan tulang. Kebutuhan per hari balita berusia 0-3 tahun adalah 5 mikrogram. Vitamin D banyak terdapat di sina matahari pagi, salmon, makarel, dan kuning telur.

Seng (Zn)

Zat mikro ini banyak ditemukan di tiram, almond, sereal whole grains, telur, ikan, dan daging. Seng sangat penting untuk memperbaiki pertumbuhan, mempercepat penyembuhan luka, dan mempertahankan kekebalan tubuh. Balita usia 0-6 bulan membutuhkan 2 miligram seng per hari yang bisa didapatkan melalui ASI. Sedangkan kebutuhan seng per hari balita usia 7 bulan sampai 3 tahun adalah 3 miligram.

Kalsium (Ca)

Tulang dan gigi sangat membutuhkan kalsium untuk tumbuh dan berkembang. Sebanyak 99% kalsium di dalam tubuh ditemukan di tulang dan gigi. Makanan yang banyak mengandung kalsium adalah susu, keju, yoghurt, kacang merah, brokoli, dan bayam. Kebutuhan kalsium per hari balita berusia 0-6 bulan yaitu 210 miligram, meningkat menjadi 270 miligram pada usia 7 bulan sampai 1 tahun, dan usia 1-3 tahun menjadi 500 miligram.

Yodium

Kekurangan yodium ternyata tidak hanya membuat anak menderita gondok, lebih dari itu ternyata bisa mengakibatkan anak mengalami stunting atau perlambatan pertumbuhan. Yodium berguna untuk menyintesis hormon tiroid yang berperan dalam banyak di dalam tubuh seperti reproduksi, metabolisme, pertumbuhan, dan perkembangan. Yodium banyak ditemukan di makanan laut seperti udang, tuna, dan rumput laut. Kebutuhan per hari yaitu 110 mikrogram (0-6 bulan), 130 mikrogram (7 bulan-1 tahun), dan 90 mikrogram (1-3 tahun).

Fosfor (P)

Kebutuhan per hari balita 0-6 bulan yaitu 100 miligram dan 275 miligram pada balita 7 bulan sampai 3 tahun. Fosfor bersinergi dengan kalsium membentuk matriks tempat asal tulang dan gigi tumbuh. Makanan yang kaya akan fosfor adalah susu, yoghurt, keju, telur, daging, dan ikan.

Magnesium (Mg)

Magnesium banyak ditemukan di bahan pangan seperti beras merah, sereal, kacang, dan bayam. Zat mikro ini berfungsi untuk membantu pembentukan tulang dan merupakan bahan esensial dari cairan sel. Kebutuhan magnesium meningkat seiring dengan pertambahan usia. Per hari balita usia 0-6 bulan membutuhkan 30 miligram, meningkat di usia 7 bulan sampai 1 tahun dengan kebutuhan per hari menjadi 75 miligram, dan 80 miligram saat usia 1-3 tahun.

Pemenuhan zat gizi mikro di atas sangat penting untuk proses pertumbuhan. Meskipun terkadang banyak dilupakan oleh kita yang fokus hanya di pemenuhan kebutuhan zat gizi makro seperti karbohidrat, lemak, dan protein. Padahal, zat gizi mikro pun harus dipenuhi secara optimal agar balita mendapatkan asupan gizi seimbang untuk pertumbuhannya. Jika balita mendapatkan gizi seimbang baik makro maupun mikro, maka pencapaian tinggi badan seperti orang Eropa maupun Amerika bukan lagi sebuah mimpi.

Kekurangan zat gizi makro dapat menyebabkan anak mengalami KEP (Kekurangan Energi Protein). Hal ini berarti asupan gizi anak sangat rendah. Selain itu, KEP juga disebabkan karena tingkat kebersihan makanan yang kurang sehingga dapat menyebabkan infeksi pada anak. Anak yang mengalami KEP akan mengalami gangguan pertumbuhan karena kurangnya asupan gizi dan penyerapan zat gizi di dalam tubuh. Berikut kebutuhan zat gizi makro yang sebaiknya dipenuhi ketika balita.

Energi

Kebutuhan energi atau kalori pada anak balita dapat diukur dengan rumus 1000 + (100 x usia dalam tahun). Misalnya, anak usia 1 tahun, maka membutuhkan asupan kalori sebanyak 1.100 kkal.

Protein

Kebutuhan proteinnya balita dalam sehari adalah 10% dari kebutuhan kalorinya. Yaitu, misalnya anak balita usia 1 tahun memerlukan 1.100 kkal, maka kebutuhan proteinnya adalah 110 kkal atau setara dengan  27.5 gram protein. Karena dalam 1 gram protein mengandung 4 kkal.

Sumber protein yang baik bagi balita adalah tempe, tahu, ikan, daging, telur, dan lain sebagainya.

Lemak

Kebutuhan lemak harian balita adalah 20% dari jumlah kebutuhan kalorinya. Yaitu setara dengan 220 kkal untuk kebutuhan balita 1 tahun. Satu gram lemak setara dengan 9 kkal, jadi dalam sehari balita mengonsumsi lemak sebanyak 55 gram. Sumber lemak dapat diperoleh baik secara nabati seperti alpukat, almond, kacang-kacangan, dan lain-lain; maupun lemak hewani yang terdapat pada ikan, daging, telur, susu, dan sebagainya.

Karbohidrat

Selanjutnya, kebutuhan kalori dipenuhi sebagian besar oleh karbohidrat, yaitu sebanyak 70% atau 770 kkal untuk balita usia 1 tahun. Satu gram karbohidrat setara dengan 4 kkal sehingga dalam sehari, balita usia 1 tahun membutuhkan karbohidrat sebanyak 192.5 gram. Sumber karbohidrat tidak hanya nasi dan mie ya, tetapi sebaiknya selalu divariasi dengan kentang, gandum, roti, dan yang lainnya.

Pemberian ASI Eksklusif selama 6 bulan juga termasuk dalam program pencapaian tinggi badan ideal dan optimal ya! Pemberian ASI hingga usia 2 tahun ini penting untuk pemenuhan mikronutrien dan makronutrien yang notabene zat gizi dari ASI lebih mudah terserap di dalam tubuh dibandingkan makanan lain. Baru kemudian disusul makanan pendamping ASI (MP ASI) setelah usia 6 bulan. Tidak boleh lebih cepat maupun lebih lambat.

Makanan bergizi seimbang hanya bisa didapat dari makanan yang beragam. Karena tidak ada satu pun makanan yang paling sempurna memenuhi semua kebutuhan zat gizi yang dibutuhkan oleh anak. Jadi, pemberian makanan seperti yang tercantum dalam piramida gizi sangat baik untuk pengoptimalan pertumbuhan tinggi badan anak.

gizi, balita, seimbang, agar, lebih, tinggi

Membicarakan gizi seimbang pada balita untuk mencapai pertumbuhan tinggi badan yang ideal dan optimal tidak hanya berbicara tentang pemenuhan zat gizi makro dan mikro. Akan tetapi, seperti yang tercantum dalam piramida gizi, aktivitas fisik juga memegang peranan penting. Oleh karena itu, olahraga menjadi syarat wajib bagi pertumbuhan berat badan yang optimal.

Lantas olahraga apa yang tepat untuk balita? Ajak balita untuk jalan-jalan berkeliling kompleks atau taman misalnya. Bisa juga berenang, bermain tangkap bola, bersepeda, berlari, dan permainan sejenis. Pernah mendengar istilah Bunny Jumping? Yup! Lompat kelinci! Anak-anak sangat senang melakukan hal ini bukan? Ternyata bisa menjadi salah satu faktor penentu tinggi badan lho!

Selain itu, olahraga juga bisa menghindarkan anak dari obesitas sehingga badan anak menjadi lebih sehat. Obesitas selain memberikan dampak kesehatan yang buruk bagi anak, juga dapat menghambat pertumbuhan. Hal ini dikarenan jaringan lemak yang terlalu banyak di bawah permukaan kulit sehingga mengganggu penyerapan kalsium. Seperti yang kita ketahui bukan bahwa kalsium memegang peranan penting bagi pertumbuhan tulang dan gigi.

Pastikan anak juga memiliki kualitas tidur yang baik dan dalam jumlah yang cukup. Balita memerlukan kurang lebih 10-12 jam per hari untuk tidur. Mengapa harus tidur cukup dengan kualitas yang baik? Karena pada saat anak tidur, hormon pertumbuhan bekerja secara maksimal. Hampir mencapai dua per tiga dari jumah total hormon pertumbuhan yang diproduksi dalam sehari. Hal ini terjadi akibat terjadinya proses perombakan dan perbaikan sel tubuh ketika tidur. Jika perbaikan sel berjalan lancar, maka hormon pertumbuhan pun ikut bekerja secara optimal.

Kecukupan tidur, olahraga, dan gizi seimbang pada balita menjadi faktor penting terpacunya pertumbuhan tinggi badan anak yang optimal. Hal lainnya yang perlu diketahui adalah pastikan anak tidak terlalu sering sakit. Anak yang sering sakit, pertumbuhan tinggi badannya tidak optimal. Mengapa? Karena seringkali nafsu makan anak menurun sehingga asupan gizi tidak optimal. Beberapa penyakit kronis tertentu juga dapat mengganggu penyerapan zat gizi di dalam tubuh. Yang pada akhirnya mengganggu produksi hormon pertumbuhan. Karena itu gizi seimbang pada balita dan faktor lainnya harus diperhatikan dengan baik.

(1)

Hingga saat ini pemberian ASI dan menyusui dalam jangka panjang terutama menyusui dengan posisi berbaring miring (side lying) saat malam hari dipercaya menjadi salah satu penyebab kerusakan gigi pada anak-anak.

Sehingga banyak Mama yang menghindari untuk menyusui dengan posisi berbaring miring bahkan menghentikan menyusui pada malam hari. Padahal menyusui dengan posisi berbaring miring sangat membantu Mama untuk beristirahat serta manfaat menyusui pada malam hari juga banyak baik bagi bayi dan juga Mama.

Umumnya masyarakat berpendapat bahwa menyusui bayi pada malam hari hingga bayi tertidur akan sama efeknya (merusak gigi) seperti pada bayi / anak yang menyusu dengan botol dot.

Sebelum ditemukannya botol dot, kerusakan gigi pada gigi bayi/anak sangat jarang. Drg Brian Palmer dan Harold Torney telah melakukan penelitian panjang dan mendalam terhadap tengkorak manusia (sampel hidup pada 500-1.000 tahun yang lalu) dan berdasarkan hasil penelitian mereka disimpulkan bahwa menyusui tidak menyebabkan kerusakan gigi.

Jadi faktanya ASI dan menyusui dapat melindungi bayi/anak dari kerusakan gigi, dan kebalikannya, pemberian susu formula dan penggunaan botol dot sebagai media asupan bayi/anak (bottle feeding) berperan dalam perkembangan kerusakan gigi bayi/anak sejak dini. ASI mengandung antibodi (Secretory IgA & IgG) yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri jahat seperti Steptococcus mutans (S.mutans) yang menyebabkan kerusakan gigi.

Selain itu ASI mengandung protein Laktoferin yang dapat membunuh S.mutans. Hal lainnya, S.mutans menggunakan sukrosa yang terkandung dalam susu formula untuk menghasilkan asam yang akan merusak gigi, sementara ASI mengandung laktosa dan tidak dapat digunakan (S.mutans) untuk menghasilkan asam. Susu formula juga berperan dalam pengikisan enamel gigi, secara signifikan mengurangi pH dan meningkatkan perkembangan bakteri-bakteri jahat lainnya.

AAP (the American Academy of Pediatrics) pada tahun 2007 telah mempublikasikan penelitian yang menyatakan tidak ada hubungan antara menyusui dan Early childhood caries (ECC).

Terdapat perbedaan mencolok antara menghisap botol dot dan menghisap payudara (menyusu). Bila bayi menghisap botol, maka isi botol akan keluar di mulut bagian depan dan sekitar gigi, sementara saat menyusu, puting Mama akan meregang, tertarik jauh ke dalam mulut sehingga ASI akan dilepaskan langsung ke arah kerongkongan dan menstimulasi bayi untuk menelan.

Perbedaan kedua, ketika bayi tertidur dengan kondisi botol dot di dalam mulut bayi maka botol dot akan terus mengalirkan isi botol ke dalam mulut bayi/anak, sementara payudara Mama tidak akan mengeluarkan ASI bila tidak dihisap dengan aktif.

Walau bayi menyusui secara eksklusif dan setelah menerima MPASI tetap menerima ASI/disusui, bayi bisa menderita kerusakan gigi karena berbagai faktor.

Faktor-faktor tersebut diantaranya :

1. Bayi mengkonsumsi makanan minuman dengan kadar gula tinggi

2. Steptococcus mutans (S.mutans) yang masuk ke mulut bayi karena ditularkan oleh orang tua, pengasuh, dll. Beberapa tindakan yang dapat menularkan kuman ini misalnya mencium mulut bayi/anak, memakai sikat gigi bersama, sendok/garpu yang digunakan bersama, mengunyahkan makanan bayi, dll.

3. Kelainan produksi air liur (saliva). Seperti yang telah diketahui bahwa air liur membantu tubuh melawan S.mutans dengan cara membersihkan gula dari gigi dan menyediakan lapisan yang dapat melindungi gigi dari asam. Air liur berkurang produksinya secara alamiah selama tidur dan pada beberapa kondisi seperti menderita asma, diabetes, bayi preterm/prematur, malnutrisi, penggunaan beberapa jenis obat (obat asma, antihistamin, anti mual, dll).

4. Riwayat trauma kehamilan dan penyakit selama kehamilan sehingga Mama perlu mengkonsumsi obat-obatan seperti Antibiotik

5. Mama yang merokok selama kehamilan

6. Pola makan (diet) yang buruk di keluarga

7. Keluarga yang tidak terbiasa menjaga kesehatan gigi dan mulut

7, Tips, Mencegah, Kerusakan, Gigi, Anak

Langkah-langkah mencegah kerusakan gigi bayi/anak sedini mungkin (selain menyusui dan tidak memberikan asupan melalui botol dot) adalah sebagai berikut :

1. Ketika gigi bayi pertama muncul (yang umumnya terjadi sejak usia bayi 6 bulan hingga 1 tahun) mulailah membersihkan gigi bayi dengan sikat gigi khusus bayi.

Bagaimana dengan pasta gigi mengandung fluoride? Panduan lama menyatakan bahwa pasta gigi mengandung fluoride baru boleh diberikan setelah anak berusia 2 tahun. Tetapi panduan ADA (American Dental Association) terbaru tahun 2014 menyatakan sejak gigi pertama bayi muncul maka sikatlah gigi bayi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride sebesar kira-kira 1 butir beras. Sementara untuk anak berusia 3 tahun atau lebih berikan pasta gigi berfluoride sebesar 1 butir kacang polong.

2. Buat jadwal kunjungan pertama ke dokter gigi paling lambat saat bayi berusia 1 tahun

Banyak orang tua yang merasa tidak perlu untuk berkonsultasi dan memeriksakan gigi anak-anaknya, karena dianggap belum lengkap. Padahal dengan berkonsultasi dengan dokter gigi sejak dini, para orang tua bisa mendapatkan informasi status kesehatan gigi-mulut anak dan memahami cara membersihkan gigi-mulut dengan baik dan benar.

3. Beri minum air putih setelah bayi makan MPASI

Bayi yang sudah menerima MPASI (usia 6 bulan ke atas) boleh diberi air putih (bisa dimulai dengan kuantitas 60 ml per hari) setelah makan sehingga membantu membersihkan gigi dan mulut bayi dari sisa makanan yang menempel.

4. Tidak membiarkan dan membiasakan bayi/anak membawa botol minum/cup dalam jangka waktu lama

Walaupun bayi/anak tidak menerima asupan melalui botol dot, seringkali bayi/anak memegang botol minum , cup, training cup dll yang berisikan berbagai macam (bisa jus, susu, teh,dll). Hal inipun dapat menyebabkan kerusakan gigi karena gigi secara konstan bersentuhan dengan sukrosa.

5. Hindari makanan tinggi gula dan jenisnya lengket & perlu waktu lama berada di dalam mulut seperti permen karet, lollipop.

6. Mama Papa menjadi contoh & teladan pola makan & minum yang sehat serta menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Orang tua adalah contoh pertama dan utama yang akan ditiru anak-anak. Jadi orang tua mencontohkan memakan makanan sehat seperti sayur dan buah, membatasi makanan tinggi gula seperti permen, kue-cake, minuman bersoda, syrup dll.

Orang tua juga dapat membuat aktivitas menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut bersama, yang utama membuat rutinitas menyikat gigi dengan cara yang menyenangkan. Bila gigi anak sudah makin banyak maka mulai diajarkan cara memakai benang gigi (dental floss) untuk membersihkan sela-sela gigi.

7. Hindari kontak mulut, memakai peralatan makan dan sikat gigi bersama jika Mama-Papa atau pengasuh memiliki masalah dengan gigi dan mulut.

Semoga bermanfaat, happy breastfeeding 🙂

Sumber: Fatimah Berliana Monika Purba

(0)