Tata Cara Perawatan Kaktus Sukulen Archives - Makarame

Kalanchoe synsepala atau biasa disebut walking kalanchoe atau lebih tepatnya kalanchoe yang merambat ya. Karena memang kalanchoe ini memiliki tunas yang diawali dulu dengan sulur rambat. Tinggi kalanchoe mencapai 50 cm dan yang membuat sukulen ini menarik adalah pinggiran daunnya yang berwarna kemerahan. Sungguh cantik. Bunganya pun tak kalah cantiknya. Berikut tata cara perawatan kalanchoe synsepala yang bisa dipraktekkan agar sukulen ini rajin berbunga, tumbuh besar, dan bertunas lebat.

Continue Reading…
(1)

Crassula muscosa atau Watch Chain merupakan jenis sukulen seperti halnya dengan sifat dari sukulen kebanyakan. Pada ukuran mini, sukulen yang bentuknya mirip lumut ini lebih menyukai tempat yang teduh dan tanah yang lembab. Terlambat menyiramnya akan menyebabkan sukulen zipper ini menjadi kering dan mati.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan agar sukulen lumut bisa tumbuh sehat & berkembang:

Continue Reading…
(0)

Setelah membahas kembarannya, Opuntia Microdasys Pallida, sekarang saatnya membahas si lucu kaktus Opuntia Microdasys Albata. Secara garis besar, semuanya sama, hanya warna bulunya saja yang berbeda. Opuntia Microdasys Pallida memiliki bulu warna kuning, sedangkan Opuntia Microdasys Albata berwarna putih.

Sama-sama dijuluki kaktus telinga kelinci (bunny ears), polkadot, sayap malaikat (angel wings), mickey mouse, dan lain-lain. Namun, di Indonesia, si bulu putih ini relatif lebih populer dibandingkan si bulu kuning. Ini setidaknya dari masuknya pesanan kaktus di makarame ya. Hehe

Berikut tata cara perawatannya:

Continue Reading…
(0)

Kaktus Mickey Mouse saya suka menyebutnya, atau ada juga yang menyebutnya Kaktus Telinga Kelinci atau Bunny Ears. Karena memang seringkali kaktus ini berbentuk seperti halnya kelinci lucu sehingga menjadi salah satu jenis kaktus opuntia yang sangat digandrungi.

Tata cara perawatan kaktus yang juga dikenal dengan nama Kaktus Polkadot ini bisa dikatakan relatif mudah. Sinar matahari yang cukup, penyiraman air yang tidak berlebihan, memahami perlakuan terhadap kaktus pada periode dormansi kaktus khususnya pada musim dingin/hujan yang sangat minim cahaya matahari, dan mengkondisikan/mengatur lingkungan kaktus pada suhu ruang.

Continue Reading…
(0)

Manfaat tanaman kaktus dan sukulen sebagai penghalau radiasi dan polusi membuat tanaman ini menjadi tanaman indoor favorit yang menemani aktivitas generasi milenial. Terlebih, kaktus dan sukulen juga aman di dalam ruangan meskipun malam hari karena tanaman ini mampu menyerap CO2 di malam hari. Harganya yang relatif murah dengan jenis yang variatif, membuat tanaman kaktus dan sukulen banyak diburu tidak hanya sebagai hiasan atau koleksi, namun juga souvenir berbagai acara. Perawatannya pun relatif mudah. Seperti yang sudah saya tuliskan di artikel Mengenal Hama dan Penyakit Kaktus, tanaman kaktus dan sukulen pun tak lepas dari gangguan dari lingkungan sekitarnya. Salah satunya adalah kutu putih. Namun, teman-teman tidak perlu khawatir, karena masih bisa diatasi jika ditangani dengan tepat. Yuk, simak langkah-langkah berikut ini: Continue Reading…

(0)

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan dalam merawat sukulen adalah terbakarnya sukulen karena terlalu lama terpapar sinar matahari yang sangat terik. Seperti halnya kulit kita yang dapat terbakar sinar matahari, sukulen pun demikian. Jadi, penempatan tanaman pun harus diperhatikan baik-baik ya. Sebenarnya, sudah pernah saya ulas di artikel “Agar Kaktus Tidak Mudah Busuk.” Kurang lebihnya sebagai berikut:

Tempatkan tanaman yang cukup matahari. Jika di dalam ruangan, jemur 3-4 hari sekali. Sebaiknya terkena sinar matahari pagi/sore selama 4-6 jam. Hindari panas terik untuk menghindari sunburn terutama jenis sukulen (daun-daunan). Bisa juga dengan disiasati pemberian kanopi/plastik UV dan paranet untuk menlindungi sukulen terpapar sinar matahari secara langsung.

Nah, tapi bagaimana kalau sudah terlanjur terbakar sinar matahari? Untuk sukulen yang terkena sunburn ringan, masih bisa kembali seperti semula. Sedangkan yang sudah terlanjur kecoklatan, maka akan menjadi permanen. Namun, tetap bisa tumbuh besar dengan baik setelah dilakukan perawatan sebagai berikut: Continue Reading…

(0)

Merawat sukulen bisa jadi memiliki seni tersendiri. Seperti tata cara perawatan yang sudah dipaparkan di sini, meskipun sukulen terkenal memiliki perawatan yang mudah, namun tetap memiliki beberapa hal yang harus diperhatikan. Salah satunya tidak menyiram air secara berlebihan. Kita tahu bahwa sukulen adalah penyimpan air yang baik. Jadi, tidak usah terlalu sering menyiramnya.

Lalu apa jadinya kalau kebanyakan air?

Untuk beberapa kasus tertentu (tidak semua tanaman), daun sukulen akan mengalami keretakan/pecah karena air merusak dinding selnya. Hal ini disebabkan jumlah air yang berlebihan pada tumbuhan akan meningkatkan tekanan turgor. Tekanan turgor adalah tekanan yang mendorong membran sel terhadap dinding sel sehingga tumbuhan menjadi pecah. (Jadi belajar biologi lagi ya. Hehe) Continue Reading…

(0)

Saat kami memposting tentang water propagation atau water therapy untuk mempercepat pertumbuhan akar tanaman kaktus dan sukulen di instagram, banyak yang menanyakan terkait air apa yang digunakan. Sebenarnya kami menggunakan air biasa atau bisa juga dicampur dengan menggunakan pupuk cair organik atau larutan NPK. Untuk dosisnya, ikuti petunjuk pemakaian pada pupuk yang dipakai ya. Karena bisa jadi akan berbeda-beda takaran pelarutannya.

Kami pertama kali mengenal teknik water propagation ini dari Pinterest. Banyak sekali yang memposting teknik ini dan berhasil mempercepat pertumbuhan akar tanaman kaktus dan sukulen. Padahal biasanya kaktus dan sukulen dikenal sebagai tumbuhan yang suka media kering dan jarang disiram. Sehingga banyak yang penasaran dengan teknik terapi air ini. Khawatir justru malah membusuk. Tetapi, kenyataan berlaku sebaliknya, justru pertumbuhan akar semakin cepat menggunakan terapi air ini. Continue Reading…

(0)

Tanaman sukulen tasbih atau String of Pearls memang unik sehingga banyak sekali penggemarnya. Sukulen tasbih diberikan nama latin Senecio rowleyanus oleh ahli kaktus & sukulen asal Inggris, Gordon Douglas Rowley. Karakteristik tanaman tasbih memang tidak terlalu suka cahaya matahari terik secara langsung. Biasanya tumbuh di bawah pohon lain dan bebatuan. Tanaman tasbih merupakan tanaman yang menjalar. Tanaman tasbih juga dikenal dengan nama String of Beads termasuk keluarga Asteraceae dan merupakan tumbuhan asli Afrika Barat Daya.

Continue Reading…

(0)

Merawat kaktus dan sukulen bisa dibilang gampang-gampang susah. Jelas karena tanaman juga makhluk hidup yang memiliki karakteristik sendiri meskipun masih satu spesies. Tata cara perawatan yang dianjurkan pun terkadang tidak semuanya membuahkan hasil yang diinginkan. Banyak pertanyaan mengapa tanaman kaktus dan sukulen saya mati padahal sudah dirawat sesuai dengan anjuran tata cara perawatan? Atau pertanyaan mengapa warna kaktus saya pudar dan tumbuh kurus menjulang? Pertanyaan kedua ini lumayan sering ditanyakan. Oleh karena itu, kami coba mengulasnya semoga bisa menjadi referensi ya. Saya juga senang banget kalau dapat kiriman gambar yang indah-indah dari para pelanggan. Apalagi kalau sampai berbunga ya! Saya juga sangat menantikan momennya. Continue Reading…

(17)

Propagasi atau stek daun identik dengan perkembang-biakan tanaman cocor bebek. Ternyata, sukulen pun dapat diperbanyak dengan metode stek daun alias perkembang-biakan dengan memotek daun sukulen. Jadi, tidak perlu sedih ya, kalau ada daun sukulen kita rontok. Bisa jadi, karena dia ingin memperbanyak diri. Berikut beberapa langkah yang bisa dipraktekkan untuk memperbanyak sukulen: Continue Reading…

(11)

Hallo, Kaktus Lovers! Bagi pecinta kaktus dan sukulen, pasti sudah tidak asing lagi dengan pumice sebagai salah satu media tanam terbaik. Pumice memiliki tingkat keporosan dan kandungan mineral yang baik untuk kaktus dan sukulen. Pumice sendiri adalah batu apung yang berasal dari bebatuan vulkanik muntahan magma gunung berapi. Kelebihan batu apung untuk tanaman kaktus dan sukulen adalah strukturnya yang berongga sehingga baik untuk mengatur drainase dan kelembaban akar, kaya akan mineral, serta tahan terhadap jamur. Berikut beberapa manfaat pumice yang wajib diketahui oleh pecinta kaktus dan sukulen. Continue Reading…

(0)

Kaktus merupakan tanaman yang banyak diminati akhir-akhir ini, baik untuk koleksi, dekorasi, souvenir pernikahan/ulang tahun, hingga merchandise. Jenisnya yang bermacam-macam dengan bentuk dan rupa yang unik membuat kaktus mudah mengambil hati para pecinta tanaman. Kaktus merupakan golongan tanaman sukulen yang mampu menyimpan persediaan air di batangnya sebagaimana cara tumbuhan ini bertahan di habitat aslinya, yaitu gurun nan gersang dan tandus. Kaktus juga banyak diminati karena sebagai indoor plant atau tanaman di dalam rumah/ruangan, memiliki fungsi anti radiasi dan tetap aman di malam hari karena justru kaktus dapat mengambil CO2 dari lingkungan sekitar yang disimpan di vakuola  untuk nantinya digunakan sebagai bahan fotosintesis di siang hari. Continue Reading…

(3)

Apakah sobat salah satu penggemar tanaman kaktus? Pastinya sering sebal dan kesal ya, karena tanamannya sering mati? Itulah yang sering dikeluhkan oleh pelanggan saya. Kaktusnya cepat mati! Walaupun tak jarang pula yang memberikan kabar gembira bahwa kaktusnya masih bertahan dan bahkan tumbuh dan berkembang! Tentu, jawabannya pada ketelatenan merawatnya. Meski terkenal dengan kemudahan perawatannya, tapi kaktus sendiri juga tidak lantas terbebas dari hama dan penyakit. Nah, inilah yang harus diwaspadai.

Setidaknya terdapat 7 hama yang harus diwaspadai dan 5 jenis penyakit yang biasa menyerang kaktus. Dengan mengenali hama & penyakit yang menjangkiti kaktus, kita bisa melakuka tindakan preventif maupun kuratif. Sehingga tanaman kaktus kita bisa bertahan lebih lama. Continue Reading…

(4)

Melihat kaktus mini yang lucu-lucu, siapa pun yang melihatnya pasti akan jatuh cinta. Yup! Apalagi untuk jaman sekarang ini yang kebanyakan dari kita tidak memiliki lahan yang luas untuk bercocok tanam tetapi masih ingin melihat hijau-hijau di rumah. Kaktus merupakan salah satu pilihan yang tepat. Apalagi, kaktus juga baik untuk membersihkan udara dari polusi dan gelombang elektromagnetik!

Lantas, bagaimana sih ya, cara menyambung kaktus yang lucu-lucu itu? Salah satunya dengan teknik Grafting atau Teknik Menempel, yaitu upaya menyambung dua tanaman menjadi satu. Selain dari sisi estetika, ternyata teknik menempel ini dilakukan karena kaktus yang ditempel akan lebih cepat tumbuh bila dibandingkan dengan kaktus yang ditanam langsung di tanah.

Langkah-langkah melakukan grafting adalah sebagai berikut:  Continue Reading…

(0)

Hidrogel memang sudah tidak asing lagi bagi pecinta tanaman hias. Warna yang cantik dan juga kebersihannya, membuat hidrogel banyak dicintai oleh pecinta indoor gardening. Makarame pun terjangkit sama virus hidrogel ini nih, Dear!

Tapi, bagaimana sih sebenarnya cara memberi pupuk ke hidrogel agar tanaman tetap tumbuh subur? Berikut beberapa langkah yang biasa makarame lakukan! Continue Reading…

(14)

Pertanyaan di atas, sering banget ditanyakan sama calon customer makarame lho, Dear… Trus jawabannya apa? Sesuai yang dibilang Bapak Petaninya, konon katanya hampir semua jenis kaktus bisa berbunga. Tapi, nih, tapi, harus sabar menanti dan yang pasti rajin merawat dan memperhatikan situasi & kondisinya. Makarame pernah juga nulis artikelnya “Agar Kaktus Cepat Berbunga” 

carousell_1423822115237_1

Selamat membungakan kaktus ya, Valencia di Slawi, Tegal. Semoga bisa segera berbunga *\^o^/*

(2)

Yayay… tahun baru semangat baru resolusi baru ya, makaramers! Salah satunya dengan membuat lahan hijau di rumah yuk! Biar lebih seger & bugar nih! Karena kualitas udara di sekitar kita akan menjadi lebih baik. Ya kan? Ya dong… Hehe

Kali ini, sebagai pecinta kaktus yang awal mulanya tidak disengaja. Dan, tidak tahu sejak kapan jatuh cinta dengan kaktus, makarame mau kasih sedikit tips n tricks merawat kaktus nih! Semoga berhasil ya…. :* Continue Reading…

(0)

Makaramers, suka kesel ga sih, karena tanaman kaktus dan sukulen yang sudah kita rawat lama banget tapi ga berbunga? Sebenarnya, di negara asalnya, kaktus mudah sekali berbunga. Hal ini karena adanya suhu ekstrim di negara sub-tropis, yaitu negara 4 musim.

Saat musim dingin, kaktus berdormansi atau menghentikan proses pertumbuhannya. Nah, pada musim semi, secara serempak, kaktus akan berbunga. Pantas saja nih ya, makarame lihat di sosial media pada pamer kaktusnya yang sedang berbunga. Apalagi, saat nonton film korea, kebetulan salah dua aktor utamanya suka kaktus. Dan, sering banget saling kirim gambar kaktus berbunga. Owh… so sweet…

Eits, kembali ke topik utama ya! Hehe

Jadi, untuk membuat kaktus berbunga, diperlukan rangsangan khusus nih, makaramers! Continue Reading…

(7)
WhatsApp chat