Tips Blog Archives -

Pergantian tahun seringkali identik dengan resolusi. Tapi, resolusi tak harus selalu awal tahun kok. Bisa juga setiap saat, karena setiap waktu adalah kesempatan. Resolusi dibuat khususnya memang untuk menyemangati kita ya, agar setiap tahun selalu lebih baik dari sebelumnya. Nah, setiap hari sebaiknya ada evaluasi. Langkah apa yang terlepas sehingga menghambat pencapaian resolusi kita. Kali ini, resolusi saya adalah meningkatkan trafik pengunjung. Sebenarnya sudah banyak ya, tutorial agar blog banyak pengunjungnya. Tetapi, versi saya, semoga bisa juga bermanfaat buat teman-teman, adalah sebagai berikut. Continue Reading…

(0)

Ngeblog, pasti tidak lepas dari infografis berupa gambar untuk membuat tulisan semakin menarik. Selama ini saya mengandalkan 3 aplikasi untuk menunjang kegiatan ngeblog. Yaitu, PicsArt, Eraser, dan Photo & Picture Resizer. Ketiganya merupakan aplikasi gratisan yang bisa diunduh di Play Store. PicsArt digunakan untuk mengedit gambar, Eraser untuk menghapus background, sedangkan Photo & Picture Resizer digunakan untuk mengecilkan ukuran file agar tidak terlalu berat saat diunggah di website. Dua aplikasi ini saya pilih karena mudah penggunaannya. Dan, saya juga lebih suka mengedit foto di HP daripada di laptop karena lebih praktis. Continue Reading…

(0)

Tema Arisan Blog Gandjel Rel dari Mbak Irfa dan Mbak Dani terkait tentang penulis favorit tergolong gampang-gampang susah. Karena saya lebih sering membaca buku atau novel hasil rekomendasi teman-teman. Jadi, seringkali tidak melihat siapa penulisnya. Jika mengingat penulis favorit berdasarkan jumlah buku yang dibaca, maka boleh disimpulkan 2 penulis favorit saya, yaitu Habiburahman dan Hanum Rais. Saya merasa terbawa suasana setiap kali membaca karya-karya beliau-beliau ini. Dibuatnya mata saya sembab, membawa ke sebuah perenungan, hingga menjelajah dan berimajinasi ke tempat-tempat yang indah. Hampir sebagian besar karya mereka sudah saya baca semua. Melihat dari bacaan saya, sudah tahulah ya, saya tipikal orang yang bagaimana. Hehe… Continue Reading…

(5)

Tidak semua orang fasih bersuara melalui perkataan, beberapa di antaranya memilih mengungkapkan perasaan melalui aksara. Bisa dibilang, saya adalah salah satunya. Merangkai kata tak semudah mengucapkannya dan melalui aksara saya bisa meresapinya sebelum akhirnya mengungkapkannya. Sedangkan perkataan, saya tak mampu untuk menariknya kembali. Padahal, lidah yang tak bertulang ini terkadang khilaf mengucapkan perkataan setajam pedang atau yang mungkin tak ada faedahnya. Itulah sebabnya saya lebih menyukai bersuara melalui aksara karena setidaknya saya bisa memikirkan ulang sebelum saya menyebarkannya.

Sekitar tahun 2008 atau 2009 saya mulai mengenal blog melalui sebuah majalah remaja. Dahulu, blog hanya populer sebagai online diary saja belum semeriah saat ini. Setidaknya, itu yang saya tahu. Mengejar pageviews untuk nantinya tembus google adsense atau iklan banner di sidebar blog menjadi beberapa tujuan saya ngeblog. Selain tentu, untuk bersuara melalui aksara. Tak banyak yang dapat saya tulis saat itu, kehidupan kampus dan mata kuliahnya. Alih-alih sebagai pemindahan catatan dari binder agar tak bosan. Juga, sebagai ajang mengikuti lomba-lomba yang tak pernah merasakan kemenangan saat itu. Kebanyakan lomba SEO yang saya sendiri tak mengerti. Yang penting ikut berpartisipasi. Siapa tahu rejeki.

Ngeblog mengajarkan saya untuk belajar bahwa tidak ada sesuatu yang instan. Seringkali bosan memang. Apalagi kompetisi tak pernah menang. Setelah saya baca ulang tulisan saya jaman itu, ternyata cukup lucu. Kembali saya diingatkan bahwa kemampuan menulis itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi, orang bijak mengatakan bahwa kemampuan menulis itu seperti mengasah kemampuan bersepeda. Harus terus dilatih agar mahir dan terjaga keseimbangannya. Seimbang mengalirkan rasa melalui aksara yang siapa pun akan mengerti ide atau perasaan penulisnya. Pun tak cepat bosan pembaca mengeja setiap kata-katanya. Continue Reading…

(22)

Bagi sebagian besar penulis dumay alias dunia maya mengharapkan artikelnya masuk ke halaman pertama google. Kalau bisa diurutan teratas saat netizen mengetik kata kunci. Tujuannya apa? Agar artikelnya ramai pengunjung, banyak komentar, di-share di berbagai sosial media, dan bagi sebagian orang pula, hal ini bisa mendatangkan keuntungan bagi websitenya. Misalnya, mendapat tawaran job review, dikontrak brand tertentu untuk memasang banner, atau bisa juga artikel kita dibukukan oleh penerbit, dan masih banyak keuntungan lainnya. Oleh karena itu, mereka yang mendambakan page one di google sangat gencar mempelajari SEO yaitu Search Engine Optimization atau optimasi mesin pencari. Apakah wajib belajar SEO agar artikel kita muncul di halaman pertama google? It`s a must! Nah, ini beberapa cara membuat konten artikel & gambar yang SEO friendly dari hasil diskusi di grup whatsapp Warung Blogger. Silakan disimak ya, ini hasil sharing dari para mastah! Hehe Continue Reading…

(14)

Berselancar di dunia maya seperti halnya memanfaatkan sebilah pisau. Jika digunakan dengan baik, maka layaknya seorang chef dapat menyajikan hidangan yang lezat. Namun, jika tidak tepat pengguanaanya, akan melukai orang di sekitarnya. Saya rasa, semua orang setuju dengan sisi positif dan negatif dari berinternet.

Stalker, Hacker, Cracker, dan lain sebagainya tidak henti-hentinya mengintai setiap pengguna internet. Entah pada akhirnya rekening kita kebobolan, penculikan anak karena update status-nya, atau kejahatan lain akibat social media. Begitu banyak data yang terkadang kita lupa betapa sangat berharganya untuk disebar di dunia maya. Oleh karena itu, sebaiknya ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam bermain internet. Continue Reading…

(4)