fbpx

Ibu, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa yang Sesungguhnya

Ibu, menurut saya adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang sesungguhnya. Meskipun sekarang jarang mendengarnya, tapi lagu Kasih Ibu karya SM Mochtar benar-benar menggambarkan betapa tulusnya cinta ibu. Tak pernah mengharap kembali atas apa yang diberikan. Yang terpikirkan adalah yang terbaik untuk anak-anaknya.

Awalnya saya meragukan pepatah “Kasih Ibu Sepanjang Jalan, Kasih Anak Sepanjang Bayang,” apakah benar? Saya merasa bahwa saya menyayangi ibu saya apa adanya. Sedangkan terkadang ibu saya masih marah. Dulu, saya tidak percaya bahwa kemarahan orang tua adalah untuk kebaikan anaknya. Kalau sayang kenapa harus marah?

Namun, sekarang setelah menjadi ibu, baru saya merasakan. Betapa lelahnya untuk bersabar. Ingin rasanya kompromi dengan bayi. Tapi, saya juga paham betul bahwa bayi pun juga ingin kita paham namun belum bisa mengutarakan. Ini pula yang terkadang membuat ibu marah. Kondisi capek, tapi saya kecil tetap merajuk.

Kali ini, saya yang harus mengasihi & memahami. Ibu tak mengharap kecuali kebaikan anak-anaknya. Memaksanya sukses untuk menghindarkan anak-anaknya dari keterpurukan. Bukan soal bangga membanggakan, tetapi terutama untuk kebaikan.

Seringkali saya mendengar doa yang terucap dari ibu bahwa jangan sampai apa yang dialami oleh beliau dialami oleh anak cucunya. Ibu sering bercerita kisah masa lalunya. Perjuangan membangun usaha dari 0 hingga sekarang bisa mapan.

Semangat yang ingin beliau tularkan kepada kami anak-anaknya yang sedang merintis usaha. Sujud syukurku dititipkan oleh-Nya kepada ibu yang luar biasa.

Teruntuk ibu kandung dan ibu mertua yang sama baiknya. Semoga kami anak-anakmu memiliki kesempatan untuk membahagiakanmu dunia akhirat. Memberikan mahkota di surga kelak. Aamiin

Selamat hari ibu juga untuk Mbak Chela & Mbak Noorma. Semoga semakin disayang oleh suami & anak-anak. Aamiin

 

Views: (278)
Semoga artikelnya bermanfaat ya. Silakan tinggalkan jejak di kolom komentar ^.^