Inilah Alasan Mengapa Kamu Harus Mendaki Gunung Semeru dan Peraturan Baru Pendakian

Tak semua orang menyukai pendakian Gunung. Tapi nyatanya, Gunung Semeru menjadi salah satu tujuan favorit para pendaki di Indonesia. Dengan ketinggian 3.676 mdl, gunung ini menawarkan pemandangan dan pengalaman bagi para pendaki.

Untuk mencapai Gunung Semeru, bagi kamu pendaki luar kota, kamu harus tiba di Malang terlebih dahulu. Bila mempertimbangkan untuk terbang dengan pesawat Citilink promo, hitung berat carrier dan perlengkapan Camping kamu jangan sampai harus membayar bagasi tambahan. Sesampainya di Malang, kamu dapat menggunakan kereta api dengan tujuan Stasiun Kota Baru Malang. Jangan terkejut jika kamu akan bertemu dengan banyak pendaki lain di kereta ini, terutama jika akhir pekan tiba.

Dari stasiun, kamu masih harus meneruskan perjalanan ke Tumpang di Malang. Di sinilah para pendaki melakukan persiapan terakhir sebelum pendakian ke Semeru, kamu juga melengkapi logistik di pasar di daerah ini. Namun, perlu diingat untuk mendaki Gunung Semeru, kamu harus sudah melengkapi surat-surat yang dibutuhkan dan melakukan pendaftaran melalu online, karena sejak tanggal 1 Oktober 2017, sudah diberlakukan pendaftaran secara online. Jadi setelah mendaftar kamu bisa langsung akses https://www.traveloka.com/citilink untuk membeli tiket pulang pergi ke Malang.

sumber: mbastianoor.blogspot.co.id

Karena banyaknya pendaki yang tidak melengkapi surat-surat maka sejak April 2018, peraturan pun di perketat. Berikut beberapa syarat yang harus kamu penuhi agar dapat mendaki Gunung Semeru:

 

  1. Surat keterangan sehat yang masih berlaku, lebih bagus satu hari sebelum pendakian. Tak perlu khawatir, pihak Polres Lumajang telah menugaskan tim Kedokteran Kepolisian (Dokpol) di kawasan Resor Ranupani, untuk memudahkan para pendaki dalam memperoleh surat ini.
  2. Mengisi formulir yang telah disediakan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, dan diisi secara online di situs resmi BBTNBTS.
  3. Umur minimal pendaki adalah 10 tahun.
  4. Waktu pendakian dibatasi yaitu, 4 hari 3 malam.
  5. Jika umur pendaki kurang dari 17 tahun, harus menyertakan identitas diri, surat izin dari pihak orang tua/wali yang ditandatangani di atas materai 6000, fotokopi KTP orang tua/wali, fotokopi kartu keluarga, dan fotokopi akta kelahiran.
  6. Setiap harinya, pendaki hanya dibatasi 600 orang, setiap grup berisi minimal 3 orang dan maksimal 10 orang.
  7. kamu dapat mendaftar melalui online 3 bulan sebelum pendakian dan maksimal 3 hari sebelum waktu pendakian.

 

Meski terlihat ribet, namun semua terbayar lunas saat kamu memulai pendakian. Pemandangan yang indah. kamu akan menemukan beberapa danau yang menghampar indah seperti Danau Ranu Pani yang merupakan titik awal pendakian.

sumber:malangtoday.net

Setelah berjalan dan mendaki beberapa lama, kamu akan sampai di danau air tawar Ranu Kumbolo. Danau ini menawarkan pemandangan yang sangat indah, inilah yang menjadi salah satu alasan banyak para pendaki yang menjadikan tempat ini sebagai tempat transit sebelum melanjutkan perjalanan mendaki puncak Mahameru di Gunung Semeru. Banyak pendaki yang mendirikan tenda di pinggir danau. Warna-warni tenda dan jernihnya air danau menambah keindahan danau ini.

Setelah danau Ranu Kumbolo, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan hijau menghampar sekaligus menantang. Tanjakan cinta, tempat ini dinamakan demikian karena kemiringannya yang mencapai 45 derajat, terletak setelah Ranu Kumbolo menuju Oro-oro Ombo. Selain karena kemiringanya, ada mitos dibalik nama Tanjakan Cinta, yaitu selama pendakian, para pendaki dilarang menoleh kebelakang jika tak ingin cintanya kandas di tengah jalan.

sumber:wikipedia.org

Penasaran ingin membuktikan mitos tersebut? Segera ajak teman-teman kamu untuk mendaki, cek tiket Citilink promo untuk mendapatkan harga yang menarik untuk kamu dan teman-teman.

Setelah menaklukan Tanjakan Cinta dan tiba di Oro-oro Ombo, kamu akan semakin terpukau dengan pemandangan hamparan padang savanna yang sangat luas. Lokasi ini sering menjadi spot untuk berfoto, terutama pada musim-musim tertentu, padang savanna ini akan berubah warna menjadi ungu karena bunga Lavender yang bermekaran.

Tempat selanjutnya adalah Kalimati, dulu tempat ini merupakan tempat transit. Namun, peraturan baru membatasi pendakian hanya sampai Kalimati. Nama Kalimati berasal dari nama sungai yang tak berair. Aliran air ini hanya ada saat musim hujan. Aliran air sungai pun menyatu dengan aliran lahar Semeru. Di sini juga menghampar bunga edelweiss seluas 20 ha. Ingat, jangan pernah mengambil atau mencabut bunga ini, ya.

Selamat melakukan pendakian, dan jangan lupa agar budget semakin ramah di kantong, dapatkan tiket Citillink promo di Traveloka.

Views: (112)
Semoga artikelnya bermanfaat ya. Silakan tinggalkan jejak di kolom komentar ^.^