Menumbuhkan Fitrah Bakat Anak dengan ASUS ExpertBook B3 Flip

Menumbuhkan fitrah bakat anak sebaiknya dilakukan sejak dini agar proses pendidikan bisa terfokus pada pengembangan potensi anak secara maksimal. Sebab, setiap individu lahir dengan peran masing-masing yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Tugas orang tualah menemukan minat, bakat, dan potensi anak melalui observasi sejak dini. Kita bisa mengadopsi 4 fase pendidikan sesuai umur yang terbukti efektif sejak era kenabian sebagai berikut.

Menumbuhkan Fitrah Bakat Anak Melalui 4 Fase Pendidikan dalam Era Kenabian

Fokus kita pada penumbuhan fitrah bakat anak sejak dini jangan sampai membuat kita lalai terhadap proses perkembangan kematangan usianya. Jadi, orang tua dan anak tidak perlu terburu-buru dalam menjalankan prosesnya. Namun, tetap fokus pada proses yang membahagiakan bagi anak.

At Thufulah (0-6 tahun) = Pra-Latih

Pada usia ini, anak belum memiliki kewajiban untuk belajar. Dunianya masih dunia bermain. Dan yang terpenting adalah menumbuhkan fitrah keimanan, yaitu menumbuhkan kecintaannya kepada Allah SWT sebagai penciptanya. Anak yang memiliki iman dan cinta yang kuat terhadap Allah SWT, diharapkan nantinya anak akan paham maksud peran penciptaannya. Anak akan berusaha sekuat tenaga atas dasar cinta kepada Rabbnya untuk berperan sebaik mungkin. Sebagaimana kita saat mencintai seseorang, pasti ingin memberikan yang terbaik kepada orang yang kita cintai bukan?

Di usia ini, kita bisa mengajak anak untuk bermain sambil belajar bersumber pada Al-Qur`an dan Hadist. Dan, pilihkan ayat atau hadist yang bermakna positif. Sebab di usia ini, kita harus menumbuhkan imaji yang positif dan tidak boleh menakut-nakuti. Misalnya kita mendalami arti QS Yasiin ayat 38-40 tentang pergantian siang dan malam yang bisa kita kembangkan pula pembahasan tentang tata surya. Pastinya akan lebih menyenangkan saat anak dilibatkan pula dalam membuat alat peraga sederhana. Banyak hal yang bisa dikembangkan dari anak. Melalui permainan-permainan ini, kita bisa menemukan minat dan potensi anak secara bertahap.

Berikan aktivitas dan wawasan yang beragam dan sebanyak-banyaknya. Jangan lupa untuk membuat portofolio anak berupa dokumentasi dan penilaian sederhana dari setiap permainan.

Tamyiz (7-10 tahun) = Usia Latih / Fase Belajar / Pra Aqil Baligh 1

Ingat ya AyBun, di usia ini anak masih dalam tahap belajar, jadi wajar jika anak tidak langsung paham terhadap instruksi yang diberikan. Atau, wajar pula jika anak melakukan kesalahan-kesalahan dari eksperimen yang dia lakukan. Semuanya berproses dan tugas kita memastikan anak bahagia dengan proses belajarnya.

menumbuhkan, fitrah, bakat, anak, asus, expertbook, b3, flip

Berdasarkan portofolio yang kita buat di usia anak 0-6 tahun, pasti akan kita dapati minat dan potensi anak. Maka, pada usia 7-10 tahun, kita mulai masukkan anak-anak pada klub/komunitas berdasarkan minat anak. Evaluasi kembali kegiatan-kegiatan anak dengan rumus 4E –  Enjoy, Easy, Excellent, dan Earn. Yaitu aktivitas yang benar-benar membuat anak bahagia, mudah melakukannya, merasa hebat, dan banyak manfaatnya baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain. Cirinya kegiatan anak sudah sesuai dengan potensi unik anak adalah anak akan selalu antusias untuk melakukan aktivitas itu kembali. Antusias dengan tahapan “apa lagi ya setelah ini?” atau “kapan lagi ya melakukan ini?” dan seterusnya.

See also  Management University Singapore Best

Lalu, hati-hati menyimpulkan kehebatan anak melakukan sesuatu karena hebat belum tentu bakat. Potensi bakat selain ditandai dengan Excellent, anak juga harus Enjoy dan Easy melakukannya. Serta pastikan ada Earn juga. Jadi, tidak masalah jika anak gonta-ganti klub/komunitas saat anak mulai turun minatnya. Tetap buat portofolio anak dan ajak anak untuk mulai mendeskripsikan mimpinya saat dia dewasa nanti.

Murohaqah (11-14 tahun) = Masa Transisi / Pra Aqil Baligh 2

Pastikan kita sudah menemukan bakat anak di usia 10 tahun atau maksimal 12 tahun. Sebab di usia ini, sudah saatnya kita memagangkan anak sesuai dengan potensi bakat. Apa maksud magang di sini? Yaitu, mengajak anak mengembangkan bakat lebih dalam dengan mengenalkan profesi yang ada secara langsung. Misalnya, anak ingin menjadi Ahli IT, maka kita kenalkan anak pada seorang programmer, web developer, dan profesi lain yang berhubungan dengan IT. Ajak anak untuk melakukan tanya jawab bagaimana perjalanan beliau sampai di profesi saat ini. Lalu, apa saja yang dikerjakan di profesinya saat ini. Kemudian, magangkan anak pada seseorang di profesi tersebut. Tugas orang tua adalah mencarikan Ahli IT yang mau menerima anak untuk magang menjadi asistennya. Jadi, anak betul-betul belajar langsung kepada ahlinya. Sehingga anak tahu betul apa kesulitan yang dihadapi dan hal apa saja yang harus dipersiapkan untuk meraih mimpinya.

Asyabab (15 tahun ke atas) = Post Aqil Baligh

Berikan anak kepercayaan untuk terjun langsung memperdalam bakatnya tanpa intervensi kita lagi. Di usia ini, orang tua berperan sebagai sahabat atau partner anak. Kedudukan kita dan anak sudah setara di sini. Saatnya anak berjuang mewujudkan bakat dan profesinya sendiri.

ASUS ExpertBook B3 Flip Sebagai Sarana Menumbuhkan Fitrah Bakat Anak Secara Maksimal

Dalam segala proses menumbuhkan fitrah bakat anak sejak dini tentu membutuhkan sarana yang mumpuni. Salah satu sarana yang bisa kita sediakan adalah laptop ASUS ExpertBook B3 Flip sebagai penunjang belajar di era digital. Pembelajaran Hybrid tentu sudah tidak bisa kita elakkan lagi. Dan sebetulnya menjadi salah satu kelebihan proses belajar mengajar. Karena kini belajar sudah tidak terbatas wilayah, namun bisa kita akses dari mana pun. Contohnya seperti Aira, akhir-akhir ini dia menunjukkan minat yang tinggi terhadap Bahasa Inggris. Sedangkan tempat les dengan native di sini belum ada. Mau tidak mau, harus memanfaatkan kelas online. Oleh sebab itu, kami ingin memberikan sarana terbaik untuk proses belajarnya.

Laptop Hybrid dengan Konektivitas Pribadi 4G LTE untuk Pembelajaran Daring Anak Lebih Aman dan Lancar

Aira tidak memiliki gawai pribadi. Sejauh ini jika ada pembelajaran daring masih bergantian dengan milik ayah atau bunda. Dengan laptop hybrid ASUS ExpertBook B3 Flip, ayah dan bunda sudah tidak perlu lagi mengeluarkan budget ekstra. Karena dengan engsel 360o-nya, ASUS ExpertBook B3 Flip bisa digunakan menjadi laptop maupun tablet. Apalagi dilengkapi dengan slot sim card sehingga tidak perlu tethering atau membelikan modem lagi. Sungguh luar biasa. Pembelajaran hybrid pun makin aman dan lancar dengan laptop pintar!

Tenang, ASUS ExpertBook B3 Flip tetap dibekali dengan teknologi WiFi 6 terbaru dari ASUS Wifi Master. Jadi, tidak perlu khawatir jika sewaktu-waktu terkendala jaringan internal. Karena masih bisa memanfaatkan WiFi yang andal.

Kesehatan Mata Anak Terjaga dengan Panel TÜV Rheinland

Saat ini usia Aira 5 tahun, terkadang saya membutuhkan bantuan video untuk menjelaskan sesuatu yang masih sulit diterima. Misalnya tentang matahari terbit dan terbenam, dalam benak Aira, matahari terbit berarti mataharinya naik. Kalau matahari terbenam, berarti mataharinya jatuh. Maka, selain saya buatkan peraga pergantian siang dan malam dari kardus, saya putarkan pula video tentang pergantian siang dan malam. Terkadang saya memilih menggunakan laptop untuk memutar video karena layarnya lebih lebar sehingga lebih nyaman di mata. Dengan layar yang lebih besar dibandingkan HP, saya merasa jarak pandang Aira dengan laptop juga lebih bisa diatur. Yaitu, berjarak 60cm agar kesehatan mata tetap terjaga.

Salah satu kekhawatiran orang tua terhadap anaknya yang menggunakan laptop untuk pembelajaran pastinya kesehatan mata. Kita cenderung khawatir kalau-kalau mata anak cepat minus karena kerusakan akibat sering menggunakan laptop. Oleh sebab itu, penting memilihkan laptop yang peduli akan kesehatan mata anak. ASUS ExpertBook B3 Flip menggunakan panel yang disertifikasi oleh TÜV Rheinland untuk emisi cahaya biru yang rendah. Sehingga membantu melindungi mata dari potensi bahaya dari cahaya biru yang terpancar dari laptop.

Sebagai tambahan, untuk menghindari mata tegang dan kelelahan, kita bisa menggunakan metode 20:20:20. Yaitu, setelah 20 menit menatap gawai, lekas istirahatkan mata selama 20 detik dengan melihat objek sejauh 20 feet (6 meter). Dan, sebisa mungkin tetap menerapkan anjuran screen time dari WHO, yaitu sekitar 1 jam per harinya.

See also  Cara Beli Pulsa yang Mudah di Era Digital Ini

Tetap Higienis dengan ASUS Antibacterial Guard standar ISO 22196

Laptop bisa juga menjadi salah satu sarana perpindahan bakteri berbahaya. Sehingga ASUS ExpertBook B3 Flip datang dengan terobosan baru, yaitu ASUS Antibacterial Guard standar ISO 22196 yang diakui secara internasional menghambat pertumbuhan bakteri lebih dari 99% selama periode 24 jam. Sebagai orang tua, kita menjadi tenang karena laptop ini cukup aman untuk anak balita. Kabar baiknya, ASUS Antibacterial Guard ini tahan terhadap produk pembersih berbasis alkohol dan air asam hipoklorit. Jadi kita tidak perlu khawatir jika ingin membersihkan laptop agar tetp higienis.

Stylus Pen Meningkatkan Kreativitas Anak & Garaged Stylus Pen Menjaganya Tetap Dekat dan Aman

Jujur dari hati yang terdalam, bawaan stylus pen sekaligus slot penyimpanan ini yang membuat makin jatuh hati. Sebab, Aira sangat suka corat-coret, menggambar, dan menulis. Selain paperless, juga bisa menyimpan gambar Aira lebih aman, teratur, dan mudah dicari kembali. Berbeda dengan kertas yang akan sangat menumpuk jika disimpan dan berakhir di loakan. Sedangkan gambar digital, akan tetap tersimpan rapi. Memudahkan saat membuat portofolio menumbuhkan fitrah bakat anak secara bertahap. Pun tetap dapat manfaat menulis tangan untuk tumbuh kembangnya.

Garaged Stylus Pen juga menjadi fitur yang sangat menarik karena pastinya jadi lebih mudah menyimpan stylus pen dan minim risiko kehilangan. Manfaat lainnya, bisa digunakan untuk mengisi daya stylus pen yang super cepat. Yaitu, 15 detik dapat memberikan daya yang cukup untuk penggunaan 45 menit. Sangat cocok ya untuk anak-anak yang kadang tidak sabar menunggu. Apalagi kalau sedang asyik menggunakan stylus pen.

Dual Camera & Teknologi Noise-reducing Camera untuk Eksplorasi Lebih Berwarna

Kegiatan belajar Aira seringkali saya bawa jalan-jalan ke alam terbuka seperti sawah, sungai, alun-alun, kebun, dan lain sebagainya. Kita bereksplorasi bersama tentang apa yang bisa kita temukan. Maka, dual camera tentu saja sangat bermanfaat untuk mendokumentasikan pembelajaran Aira. Sebab, kamera tidak hanya ada di layar depan (webcam) tetapi juga layar belakang pada model tablet (di atas keyboard pada model laptop). Kamera yang disematkan pun tidak tanggung-tanggung, yaitu 13 MP. Mupeng banget nggak sih, bestie?

Canggihnya lagi, kamera pada ASUS ExpertBook B3 Flip juga dilengkapi teknologi 3D noise-reduction (3DNR). Teknologi ini dapat mengurangi hingga 94% noise acak, terutama saat cahaya redup. Sehingga sangat meningkatkan kualitas gambar tanpa memengaruhi tingkat eksposur atau detail. Juara!

Teknologi Two-way AI Noise-canceling Membuat Suara Pembelajaran Daring Lebih Jernih

Pembelajaran daring tentunya sangat mengandalkan kualitas speaker dan audio pada laptop. Dengan teknologi peredam bising AI dua arah, maka suara audio lawan bicara bisa kita dengarkan dengan jernih. Pun dengan suara yang kita ucapkan dapat terdengar dengan lebih jelas oleh lawan bicara. Pembelajaran daring jadi lebih nyaman dan menyenangkan. Sebab, rumah kami pun di pinggir jalan, jadi meskipun sudah di dalam kamar tertutup, terkadang suara kendaraan masih terdengar. Dengan teknologi ini, pastinya akan lebih terbantu menyaring suara masuk dan keluar selama pembelajaran.

Performa Terjamin dengan Prosesor Intel® Core™ Generasi Ke-11 Terbaru dan Intel® Iris® Xᵉ Graphics

Pembelajaran multimedia dengan segala fitur yang ditawarkan pastinya membutuhkan mesin yang mumpuni juga.  Laptop Bisnis ASUS ExpertBook B3 Flip (B3402) sudah diperkuat oleh prosesor Intel® Core™ generasi ke-11 terbaru dan juga Intel® Iris® Xᵉ graphics. Hal ini membuat komputasi menjadi lebih cepat dan responsif serta kinerja grafis yang lebih hidup dan nyata. Performa yang sungguh terjamin yang dilengkapi dengan memori onboard dan slot SO-DIMM untuk meningkatkan memori hingga 48 GB. Terlebih lagi, diperkuat dengan SSD PCIe® hingga 1 TB. Laptop canggih yang anti lemot nih, bestie!

Daya Tahan Sekuat Militer AS MIL-STD 810H, Tetap Awet Meskipun Dipakai Anak-Anak

Salah satu alasan mengapa ASUS ExpertBook B3 Flip cocok untuk anak-anak adalah data tahannya yang sekuat militer Amerika. Sebab, keingintahuan anka yang besar, terkadang membuat anak melakukan sesuatu di luar dugaan. Misalnya dalam hal laptop flip engsel 360o ini, anak penasaran dengan buka tutup dan lipat berbagai posisi tablet, tent, dan berbagai posisi lainnya. Yang namanya anak-anak antusias, terkadang bisa lembut, terkadang juga cepat/kasar memainkan engselya. Saya sempat khawatir bagaimana kalau cepat rusak atau bermasalah, namun Hinge Test terhadap ASUS ExpertBook B3 Flip menunjukkan daya tahan luar biasa hingga 30.000 siklus buka-tutup. Jadi, kekhawatiran itu bisa dihalau deh!

Pun dengan kekhawatiran akan risiko jatuh yang jika kita mau jujur, pasti ada rasa was-was saat anak membawa laptop kita bukan? Hehe. Setidaknya kita akan bilang “Hati-hati ya, Kakak/Adek bawa laptopnya. Nanti kalau jatuh rusak.” Pengujian ekstrim pada Drop Test, Vibration Test, dan Shock Test menunjukkan ASUS ExperBook B3 Flip aman terjatuh dari ketinggan 120 cm sekalipun dalam kondisi dihidupkan. Meskipun bukan berarti kita membiarkan anak seenaknya, tetapi setidaknya kita bisa membebaskan anak untuk bereksplorasi tanpa menunjukkan rasa ketidakpercayaan pada anak.

See also  Dompet Dhuafa Jawa Tengah Meluncurkan KalkulatorZakat.com untuk Memudahkan Masyarakat Berzakat

Oya, tapi fitur kekuatan yang sangat saya sukai adalah lapisan kedap airnya yang menjamin keamanan keyboard saat ketumpahan cairan hingga 330 cc. Luar biasa kan, fitur ini pastinya sangat berguna terutama saat mode tablet. Yang seringkali keyboard diposisikan ke bawah/permukaan.

Keamanan Tingkat Tinggi Menjaga Anak dari Kejahatan Siber

Memberikan kepercayaan kepada anak untuk menggunakan laptop di era digital ini pastinya seperti dua mata pisau ya. Meskipun banyak manfaatnya, tetapi juga terdapat kekurangannya. Sehingga keamanan anak selama penggunaan laptop tetap harus kita perhatikan. Kejahatan siber seringkali tidak terasa hingga tiba-tiba terjadi kejadian tidak diinginkan. ASUS ExpertBook B3 Flip membekali dengan keamanan tinggi.

Di usia Aira saat ini, saya selalu mendampingi saat dia menggunakan laptop. Karena khawatir seandainya ada link yang tidak sengaja dia klik dan ternyata malware. Namun, dengan ditambahkannya chip Trusted Platform Module (TPM) 2.0 yang dapat memberikan proteksi keamanan tambahan pada hardware (perangkat keras). TPM 2.0 ini dapat menyimpan kata sandi, kunci enskripsi, dan data sensitif lainnya. Sehingga jika secara tidak sengaja laptop kita terkena malware, maka penjahat siber tidak bisa mengakses, membaca, merusak atau memindahkan data-data tersebut, baik secara online maupun offline.

Dilengkapinya Webcam Shield dan Microphone Mute Key pada laptop ini, juga membuat kita sebagai orang tua terbantu. Sebab, bisa jadi anak belum siap mengikuti kelas tetapi sudah terhubung, kita bisa tetap menjaga privasi anak.

Untuk membatasi penggunaan laptop pada anak, kita juga bisa memanfaatkan fitur sensor sidik jari. Sehingga anak tidak bisa menghidupkan laptop tanpa ijin dari kita. Atau kita juga bisa memanfaatkan Kensington Lock untuk menyimpan laptop. Hehe

ASUS Management Memudahkan Laptop Anak dan Orang Tua Tetap Terhubung

Pekerjaan suami yang terkadang mengharuskan suami keluar kota, membuat beliau tidak bisa hadir secara langsung dalam pembelajaran anak. Namun, dengan adanya solusi manajemen ASUS, suami masih tetap bisa memantau tumbuh kembang anak jarak jauh. Salah satunya dengan memanfaatkan MyASUS App. Semoga dengan ini, orang tua tetap bisa berperan serta untuk menumbuhkan fitrah bakat anak di mana pun dan kapan pun.

Layanan Purna Jual yang Menguntungkan

Menghadirkan produk yang luar biasa akan makin sempurna dengan layanan purna jual yang istimewa pula.  ASUS menyediakan paket layanan yang menawarkan serangkaian solusi purna jual berupa:

  • Layanan komprehensif 24×7 jam dengan pakar hardware dan software.
  • My ASUS App untuk mengakses tutorial, status perbaikan, hingga menghubungi customer service.
  • Pick Up & Return / Onsite Service sehingga kita tidak perlu kemana-mana untuk memperbaiki kerusakan.
  • Three-Year International Warranty dengan layanan 100% gratis, tanpa biaya tersembunyi; mencakup lebih dari 50 negara.
  • Accidental Damage Protection yang memungkinkan kita digratiskan biaya perbaikan.