fbpx

Resolusi 2018: Kebun Edukasi Kaktus & Sukulen di Sumowono

Masa akhir tahun 2017 memang masih 3 bulan lagi, tapi tak ada salahnya jika kita sudah mulai menyusun resolusi untuk tahun 2018 saat ini. Ya, setidaknya sebagai langkah awal dalam menyusun strategi pencapaian agar tahun 2018 tidak berlalu begitu saja. Atau catatan resolusi hanya tertulis di selembar kertas tanpa pencapaian. Kali ini, sekaligus menjawab pertanyaan Mbak Wahyu dan BunSal terkait Bisnis Rumahan Impianmu sebagai tema Arisan Blog Gandjel Rel Semarang. Resolusi saya di tahun 2018 adalah bisa mewujudkan mimpi saya untuk memiliki Kebun Edukasi Kaktus & Sukulen di Sumowono. Mohon diaminkan ya, GRes..

Awalnya tak pernah terpikir untuk berbisnis souvenir tanaman kaktus dan sukulen karena saya tidak ada latar belakang sedikit pun tentang bisnis bunga atau tanaman hias. Saat itu yang terpikir hanyalah ingin mencari uang tambahan setelah lulus sebelum mendapatkan pekerjaan. Hingga akhirnya justru berniat untuk menekuni bisnis. Namun, dikarenakan ilmu yang terbatas, maka rasa bosan karena seolah bisnis jalan di tempat, membuat saya gonta ganti produk bisnis. Apa yang sedang trend diikuti hingga tidak ada fokus di dalam bisnis yang benar-benar ingin saya tekuni. Mungkin karena belum menemukan passion di dalam produk itu sendiri. Hingga akhirnya pencarian panjang membawa saya kembali kepada tanaman kaktus dan sukulen.

Masih menggunakan brand Makarame, saya kembali memutuskan untuk menekuni bisnis tanaman kaktus dan sukulen sejak awal Juni 2017. Ya, setelah saya bertemu dengan seorang kawan yang terlebih dahulu terjun ke dunia bisnis, menyarankan saya untuk benar-benar fokus pada satu produk dan mulai membesarkannya. Ingin dikenal sebagai apa dan siapa sih Makarame ini? Bukan sekedar bisnis palugada alias apa lu mau gua ada tetapi tidak ada “nyawa” di dalamnya. Dulu saya berpikir, apa salahnya bisnis palugada? Yang penting bisa mencapai target omset. Tetapi, semakin ke sini membuat saya tersadar bahwa dengan terbatasnya SDM maupun modal, fokus dalam satu lini bisnis, menekuninya, dan membuatnya besar serta berkembang adalah sangat penting. Mengapa? Agar bisnis tetap berjalan bukan sekedar 1 atau 2 tahun, tetapi bisa dalam jangka panjang.

 

 

Nantinya dengan adanya Kebun Edukasi Kaktus & Sukulen, konsumen tidak hanya dapat membeli tanaman kaktus dan sukulen tetapi juga bisa belajar untuk mengembang-biakkan, merangkai kaktus dan sukulen sebagai hiasan/souvenir, dan lain sebagainya. Saat ini, kios yang ada di Sumowono terbatas sebagai tempat jualan dan display beberapa contoh souvenir tanaman kaktus dan sukulen. Peluang untuk membudi-dayakan kaktus dan sukulen di Sumowono masih sangat besar mengingat belum ada tempat budidaya kaktus di Semarang dan sekitarnya. Sekali lagi mohon doanya ya, GRes.

Ini mimpi bisnis rumahan versi Makarame, kalau kamu?

Semoga artikelnya bermanfaat ya. Silakan tinggalkan jejak di kolom komentar ^.^