fbpx

Tidak terasa sudah memasuki hari kedua bulan Ramadhan. Bagaimana kabar puasanya? Masih harus tetap semangat dong ya! Tak hanya semangat menahan lapar, dahaga, dan emosi saja. Tetapi juga semangat dalam menjalankan ibadah di bulan suci yang Alhamdulilah masih diberi kesempatan berjumpa. Target kawan-kawan selama bulan Ramadhan apa, nih? Kalau saya, karena kebetulan lagi hamil, jadi target utama saya adalah bisa puasa 1 bulan penuh. Oya, sebelumnya saya sudah konsultasi dengan dokter kandungan untuk berpuasa dan Alhamdulilah kandungan saya tidak ada masalah. Jadi, diperbolehkan berpuasa selama kuat dan tidak dipaksakan.

Nah, berbicara soal kuat atau tidak berpuasa ibu hamil, tentu kualitas asupan gizinya harus terjaga dong ya. Kali ini saya ingin membahas asupan ibu hamil saat berbuka puasa. Untuk pembahasan menu sahur berkualitas ibu hamil akan dibahas pada artikel selanjutnya ya. Biar fokus dan tidak kepanjangan alias bosan bacanya. Hehe

Continue Reading…

(11)

Bagi sebagian orang mungkin masih bingung bagaimana menghitung zakat yang sebaiknya dikeluarkan untuk menyucikan hartanya. Atau mungkin Anda salah satunya? Kini, kita tidak perlu bingung-bingung lagi karena sudah ada aplikasi web KalkulatorZakat.com yang akan membantu memudahkan kita dalam menghitung maupun membayar zakat kita. Landing page gagasan dari Dompet Dhuafa ini resmi diluncurkan pada hari Jumat, 10 Maret 2017 lalu di Semarang. Sekarang, menghitung dan membayar zakat semudah memberikan menjentikan jari. Continue Reading…

(17)

Seperti halnya tubuh yang perlu olahraga untuk menjaga kesehatan, otak pun juga harus berolahraga untuk mencegah kepikunan, meningkatkan kemampuan & kecerdasan otak, dan lain-lain. Terdapat beberapa olahraga otak yang bisa dipraktekan, salah satunya dengan menulis manual menggunakan tangan.

Meskipun alat tulis elektronik sudah merajalela dengan aneka bentuk dan aplikasinya, namun menulis menggunakan tangan tetap tak tergantikan. Dalam beberapa kesempatan seperti tanda tangan, belajar menulis anak-anak, membuat sketsa, seni doodle art, dan melukis misalnya, akan lebih baik dilakukan secara manual menggunakan tangan. Selain itu, bonusnya pun kita sekaligus bisa melakukan olahraga otak yang memiliki banyak manfaat. Continue Reading…

(53)

Katakan dengan kaktus dan sukulen! Hmm… bumi semakin panas ya, Ecoist? Konon katanya karena global warming ini disebabkan oleh semakin berkurangnya lahan hijau. Iya sih, kalau dipikir-pikir, pembangunan kini menjamur hingga pucuk gunung tertinggi. Entah sebagai villa, kedai kopi, hingga pusat hiburan.

Ya, mungkin ini hanya langkah kecil yang bisa kita lakukan Ecoist. Yaitu, saling memberikan kado ataupun souvenir yang “hijau” kepada orang tersayang. Hitung-hitung sebagai upaya penghijauan di lingkungan terdekat yang bisa kita jangkau dulu lah. Apakah berpengaruh? Tentu dong! Jika saling memberikan kado atau souvenir berupa tanaman ini bisa menjadi viral, dan mungkin berkembang ke jenis tanaman lain, maka bisa dipastikan lahan sekitar kita jadi lebih sejuk.

Yang tidak punya lahan, bisa memulai dengan tanaman hias dan mini. Kaktus, sukulen, tambulapot, dan lain sebagainya. Sedangkan yang punya lahan, bisa dikado dengan tanaman perdu. Iya sih, kerasanya nggak sekarang, tapi  setidaknya inilah yang bisa kita wariskan ke anak cucu kita kelak. Oke, Ecoist?

Ini langkahku, mana langkahmu? Yuk berbagi di sini!

(2)

Entahlah apa istilahnya jampel dan lamping ayam ini dalam bahasa Indonesia. Mungkin ada yang bisa bantu, Ecoist?

Lamping atau jampel ini terbuat dari perca batik. Sisa industri salah satu garmen di Ungaran. Pengolahan limbah kain perca sangat penting dilakukan mengingat begitu pesatnya industri garmen saat ini. Jika tidak, mau dikemanakan perca-perca itu? Dibakar akan meracuni udara. Dikubur akan membebani bumi. Karena pakaian membutuhkan waktu 30-40 tahun untuk bisa dhancurkan. Wow! Continue Reading…

(2)

Sepertinya hampir satu tahun ini makarame tidak mengikuti kegiatan bazar dan pameran. Jadi kangen dan ingin memulai debut lagi ikut bazar dan pameran sana-sini. Tentu dengan harga stand yang terjangkau ya. Hehe…

Yup! Jumat kemarin, tepatnya tanggal 20 Maret 2015, makarame dapat kesempatan untuk mengikuti Bazar Madani Temilnas XIV yang diadakan di pelataran gedung Soedarto UNDIP Tembalang, Semarang.

pameran, bazar, madani, temilnas, undip, tembalang, makarame, kaktus, sukulen, hidrogel, mini, souvenir, murah

Dimulai dengan insiden salah keluar pintu tol, makarame tetap semangat dong memasarkan kaktus dan sukulen. Dan, alhamdulilah, tidak telat sampai di TKP. Makarame sengaja berangkat lebih awal, yaitu pukul 06.00 dari rumah di kaki gunung Ungaran, Sumowono. Dan sampai di UNDIP pukul 07.00 lebih dikit. Lupa berapa dikitnya. Hehe…

pameran, bazar, madani, temilnas, undip, tembalang, makarame, kaktus, sukulen, hidrogel, mini, souvenir, murah

Ini beberapa dokumentasi antusiasme pelanggan makarame.

pameran, bazar, madani, temilnas, undip, tembalang, makarame, kaktus, sukulen, hidrogel, mini, souvenir, murah pameran, bazar, madani, temilnas, undip, tembalang, makarame, kaktus, sukulen, hidrogel, mini, souvenir, murah pameran, bazar, madani, temilnas, undip, tembalang, makarame, kaktus, sukulen, hidrogel, mini, souvenir, murah

(0)