Trivia Archives - Makarame

Tak dapat dipungkiri, instagram merupakan salah satu sosial media yang berkembang pesat beberapa tahun belakang. Mulai sebagai media ajang eksistensi diri hingga sebagai katalog produk bagi para penjual online. Tentu, bagi penjual online maupun influencer, follower sangat penting. Selain meningkatkan traffic yang artinya semakin banyak orang yang melihat postingan kita, juga meningkatkan penjualan tentunya. Nah, tapi sebelumnya, saya tekankan JANGAN BELI FOLLOWER! Mengapa? Saya sendiri sudah membuktikan bahwa FOLLOWER BAYARAN tidak berpengaruh signifikan dalam meningkatkan engagement apalagi pembelian produk kita. Entah robot atau akun bodong hasil ternakan. Hehe

Terutama bagi influencer, jangan lakukan hal ini karena justru akan memperburuk citra kamu di penilaian agensi atau klien. Kecuali kamu mengejar fasilitas URL Link di insta story (minimal follower 10K), itu lain cerita ya. Ini yang saya kejar beberapa bulan terakhir. Dengan cara ini, dalam satu hari akun IG @makarame pernah mendatangkan ratusan follower secara organik entah ini kebetulan atau memang efektif, berikut cara yang saya lakukan dan mungkin bisa juga kamu praktekkan! Continue Reading…

(21)

Kehidupan sebagai ibu baru memang menarik ya. Idealnya sih, persiapan itu jauh dilakukan sebelumnya. Yah, semacam practice makes perfect lah ya! Jadi, sebelum menikah, belajar ilmu pernikahan. Setelahnya belajar seluk beluk kehamilan. Selanjutnya, memahami ilmu parenting. Tujuannya, agar tidak bingung & bisa memberikan peran maksimal. Kalau saya, learning by doing, tapi ternyata ini nggak bener ya, ada baiknya berilmu dulu sebelum bertempur. Biar nggak gampang galau kayak saya. Seringkali merasa selalu kurang dalam mendampingi tumbuh kembang anak setelah mendapat cerita dari yang lain. Hehe. Salah satunya ilmu toilet training. Sebenarnya, kapan sih waktu yang tepat untuk mengajarkan anak toilet training? Continue Reading…

(0)

Pergantian tahun seringkali identik dengan resolusi. Tapi, resolusi tak harus selalu awal tahun kok. Bisa juga setiap saat, karena setiap waktu adalah kesempatan. Resolusi dibuat khususnya memang untuk menyemangati kita ya, agar setiap tahun selalu lebih baik dari sebelumnya. Nah, setiap hari sebaiknya ada evaluasi. Langkah apa yang terlepas sehingga menghambat pencapaian resolusi kita. Kali ini, resolusi saya adalah meningkatkan trafik pengunjung. Sebenarnya sudah banyak ya, tutorial agar blog banyak pengunjungnya. Tetapi, versi saya, semoga bisa juga bermanfaat buat teman-teman, adalah sebagai berikut. Continue Reading…

(0)

Mungkin banyak di antara kita yang masih ragu-ragu mana yang lebih baik, sarapan atau olahraga dulu? Ternyata, menurut Prof Hardinsyah, Guru Besar Ilmu Gizi FEMA IPB dan Rektor USAHID, keduanya sama baiknya, namun hal ini ada aturannya. Tergantung kondisi tubuh, jenis, intensitas, dan tujuan olahraga. Berikut beberapa kondisi yang sebaiknya diperhatikan sebelum memutuskan sarapan atau olahraga dulu: Continue Reading…

(40)

Jumlah penderita Diabetes Mellitus (DM) di Indonesia menduduki urutan ke-4 di  dunia. Hal ini berarti bahwa perlu perhatian khusus terkait pengendalian gula darah penderita DM. Berbagai macam diet diciptakan sebagai upaya pengendalian gula darah penderita DM. Salah satunya yang menjadi kebiasaan turun temurun di Indonesia adalah sugesti bahwa konsumsi nasi dingin atau nasi kemarin baik untuk mengendalikan gula darah. Walaupun beberapa pakar kesehatan mengatakan hal ini hanya mitos, namun ternyata hal ini dapat dijabarkan secara ilmiah. Berdasarkan penelitian Afiska Prima Dewi, mahasiswi Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Semarang.

Secara ilmiah, dijelaskan bahwa perubahan suhu dapat mempengaruhi struktur pati nasi. Penurunan suhu pada nasi dapat meningkatkan jumlah pati resisten sehingga baik untuk penderita diabetes. Hal ini dikarenakan konsumsi pati resisten dalam jumlah tinggi dapat membantu mengontrol kenaikan kadar glukosa darah akibat pelepasan glukosa menjadi lebih lambat (5-7 jam). Dalam bahasa ilmiahnya, nasi dingin memiliki nilai indeks glikemik (IG) lebih rendah dibandingkan nasi yang baru matang.

Nah, bagaimana greeners? Sudah tahu kan sekarang alasan mengapa nasi dingin dianggap lebih baik daripada nasi yang masih hangat?

Untuk membaca metode penelitian lebih lengkap dapat dibaca di sini. Salam sehat ya, greeners…!!!

(0)

Alhamdulilah, sebentar lagi bulan Ramadhan ya, greeners. Selama kurang lebih 30 hari kita berpuasa. Meskipun begitu, bukan jadi alasan bagi kita untuk tidak produktif lho ya. Prof Hardinsyah, Guru Besar & Ahli Gizi IPB sudah memberikan 10 Tips Puasa Sehat dan 10 Tips Puasa Bugar untuk kita. Jadi, puasa kali ini harus lebih baik dari yang sebelum-sebelumnya ya, greeners.

Agar kita mudah memahaminya, Prof Hardin membuat akronim dari masing-masing tips. Yuk, kita bahas sat per satu mulai dari P-U-A-S-A-S-E-H-A-T & P-U-A-S-A-B-U-G-A-R berikut ini! Continue Reading…

(2)

Setelah berhasil diolah menjadi makanan yang enak dan bergizi, kini bekicot naik pamor sebagai salah satu kosmetik perawatan wajah. Lendir bekicot ternyata berkhasiat untuk menghilangkang kerutan di wajah dan menghaluskan kulit. Lendir bekicot mengandung glycosaminoglycan (GAG) yang dipercaya dapat mengikat senyawa copper peptide.

Glycosaminoglycan (GAG) merupakan sejenis karbohidrat yang penting dalam menjaga jaringan penghubung antar sel sehingga kulit tampak lebih kencang. Senyawa ini juga termasuk dalam komponen penyusun hyalorunat, yaitu senyawa yang menjaga kelembapan kulit. Continue Reading…

(1)

Indonesia memang kaya akan ragam budaya. Entah berapa banyak aneka aksara dan bahasa yang ada berdasarkan hasil intelektual suku bangsa dari Sabang sampai Merauke. Hingga akhirnya hari ini saya membaca sebuah artikel tentang Aksara Incung milik Suku Kerinci, Provinsi Jambi. Jujur saja, baru hari ini lho, saya tahu ada Aksara Incung. Bagaimana dengan greeners? Sudah pernah tahu sebelumnya?

Penasaran dengan Aksara Incung, saya menjelajah ke dunia maya terkait aksara ini. Ternyata banyak ulasan tentang Aksara Incung Kerinci. Sekilas, Aksara Incung ini hanya berupa guratan-guratan garis, checklist, sama dengan, gelombang, plus, minus, dan lain sebagainya. Tidak terlihat seperti sebuah aksara seperti halnya Aksara Jawa yang selama ini saya pelajari. Tapi, ternyata, Aksara Incung ini tidak kalah menariknya untuk dihayati. Continue Reading…

(2)

Sudah pernah mendengar wisata Bantir Hills? Ekowisata yang kekinian dan instagramable banget. Menurut saya, ekowisata akan menjadi potensi wisata kekinian yang akan terus diburu sampai kapan pun. Pasalnya, begitu banyak lahan hijau yang beralih fungsi menjadi pohon beton. Sehingga orang-orang akan berbondong-bondong mencari udara segar di saat waktu senggangnya. Terjawab sudah dengan siklus kemacetan arah puncak setiap kali libur panjang atau weekend. Potensi inilah yang akhirnya terbaca oleh KelompokSadar Wisata Gentur Cahaya Gumintang untuk membuat ekowisata Bantir Hills di areal seluas 3 hektar termasuk KPH Kedu, yang secara administrasi pemerintahan terletak di Kabupaten Semarang Kecamatan Sumowono Desa Losari. Eko wisata ini terletak pada ketinggian 1000 m dpl, konfigurasi lapangan berupa perbukitan. Kawasan ini mempunyai curah hujan 2.700 mm/th dengan suhu udara 15-25 0C. Dan, jika beruntung, kamu bisa menikmati sejuknya kabut khas Gunung Ungaran. Brrr…. Continue Reading…

(6)

Menjual (Selling) adalah bagian terpenting dalam sebuah bisnis. Cashflow bisnis akan jelek jika aktivitas penjualannya buruk.

Produk itu sifatnya netral.

Jadi, produk bagus dipasarkan secara kacau hasilnya merusak value produk, konsumen akan beranggapan produk tersebut jelek.

Produk jelek, dipasarkan secara baik hasilnya menambah value produk, konsumen akan beranggapan produk tersebut bagus.

Tujuan akhir dalam selling adalah closing (terjadinya transaksi). Maka, jika fokus closing, yang diutak-atik adalah teknik menjualnya.

Ingatlah, produk boleh sama, penjualnya beda, hasil transaksinya akan beda.

Bagi pengusaha, belajar cara jualan yang baik adalah sebuah keharusan bukan pilihan. Kali ini, agar jualan teman-teman lebih powerful. Ingatlah 3 inti jualan ini.

Continue Reading…

(0)

Every journey, begins with a single step – Maya Angelou. Setiap orang sukses pasti mengawalinya dari bawah. Mulai membangun pondasi sedikit demi sedikit hingga kuat menopang setiap hal yang ada di atasnya. Bisa dibayangkan bukan apa yang akan terjadi jika sebuah bangunan kokoh berdiri di atas pondasi yang rapuh? Begitu juga bisnis, sebagai seorang pengusaha, kita harus memiliki pondasi yang kuat. Setelah kita belajar tentang 4 Mindset yang Harus Dimiliki Seorang Pebisnis, sekarang kita belajar tentang tahapan atau level seorang pengusaha. Setidaknya terdapat 5 Level Pengusaha. Kamu sudah di level mana?

Continue Reading…

(0)

Tidak ada bedanya antara bisnis online dan offline. Yang membedakan hanyalah medianya saja. Nah kenapa dalam bisnis online kita harus memiliki mindset yang tepat? Karena banyak orang yang beranggapan ketika berbisnis secara online hasilnya banyak dan cepat. Ketika hasilnya tidak sesuai anggapan, maka lemas, loyo, down. So, mindset apa saja yang harus dimiliki oleh pebisnis online? Berikut 4 mindset penting yang harus dimiliki oleh pebisnis online:

Continue Reading…

(0)

Mendidik anak memiliki tantangan tersendiri di setiap jamannya. Tantangan membesarkan kids jaman now salah satunya adalah akses internet yang sudah sangat bebas. Seperti dua sisi mata uang, internet juga memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Sebagai orang tua, kita wajib mengarahkan anak untuk berinternet sehat. Parental control terbaik adalah kita harus senantiasa mengawasi anak bermain gadget. Namun, tidak selamanya kita bisa 24 jam nonstop mengawasinya bukan? Berikut 9 aplikasi yang bisa kita install untuk membantu kita membatasi anak dalam mengakses hal-hal yang tidak kita inginkan. Tentunya, jangan lepas anak tanpa pemahaman berinternet sehat ya.

Continue Reading…

(1)

There’s a first time for everything. Quote yang sangat saya suka untuk meredakan nervous ketika menghadapi sesuatu yang baru pertama kali saya alami. Salah satunya proses kelahiran. Sejak awal saya selalu berdoa bahwa saya bisa melahirkan normal. Saya berusaha sekali untuk mencari dokter yang pro normal. Karena menurut pengalaman saudara dan teman-teman saya sebelumnya , tipikal dokter sangat menentukan keberhasilan program kelahiran normal. Perlu digaris-bawahi ya, saya tidak menyudutkan proses kelahiran caesar (SC), karena beberapa kondisi memang mengharuskan seperti itu untuk menyelamatkan ibu dan bayi. Tetapi, rasa takut akan operasi, membuat saya sebisa mungkin melahirkan normal. Namun, ternyata jalan terkadang tidak semulus yang kita harapkan. Jani saya mengalami lilit tali pusar 3 kali dan anemia,  mungkinkah saya melahirkan normal? Continue Reading…

(1)

Ngeblog, pasti tidak lepas dari infografis berupa gambar untuk membuat tulisan semakin menarik. Selama ini saya mengandalkan 3 aplikasi untuk menunjang kegiatan ngeblog. Yaitu, PicsArt, Eraser, dan Photo & Picture Resizer. Ketiganya merupakan aplikasi gratisan yang bisa diunduh di Play Store. PicsArt digunakan untuk mengedit gambar, Eraser untuk menghapus background, sedangkan Photo & Picture Resizer digunakan untuk mengecilkan ukuran file agar tidak terlalu berat saat diunggah di website. Dua aplikasi ini saya pilih karena mudah penggunaannya. Dan, saya juga lebih suka mengedit foto di HP daripada di laptop karena lebih praktis. Continue Reading…

(0)

Film The Billionare yang berasal dari Negeri Gajah Putih ini memang sudah lama dirilis, yaitu tahun 2012. Tapi kisah inspiratifnya sepertinya tidak akan pernah usang dimakan zaman. Kisah nyata perjalanan seorang anak muda yang sukses menjadi seorang pengusaha makanan ringan yang mungkin saja kalian pernah merasakannya. Yup! Snack rumput laut Tao Kae Noi yang kini banyak diikuti produknya oleh pengusaha dalam negeri. Setidaknya terdapat 3 nilai-nilai yang bisa ambil dari film ini. Apa saja? Yuk, kita ulas satu per satu. Semoga kita kembali tercambuk oleh semangatnya dan menyusul sebagai pengusaha sukses. Amin. Continue Reading…

(6)

Bagi para traveller, khususnya pendaki gunung, pasti sudah tak asing dengan Nyoman Sakyarsih, seorang dokter hewan yang hobbi naik gunung. Beberapa waktu lalu sempat menghebohkan media sosial karena beliau seringkali membawa anaknya yang masih balita mendaki gunung. Max, anak Mbak Nyomie, sudah mendaki 15 gunung dalam usianya yang baru menginjak 3 tahun. Bahkan saat usianya belum genap 2 tahun, Max sudah berhasil di Puncak Rinjani. Wow! Bahkan di usia yang hampir menginjak kepala 3 saja belum pernah mendaki gunung. Hehe

Dari pengalaman Mbak Nyomie dan beberapa traveller yang sering mengajak anaknya travelling serta dari beberapa artikel yang saya baca, ternyata mengajak anak travelling sejak dini itu banyak manfaatnya, lho! Saya rangkum dalam beberapa poin berikut ini sebagai pengingat bahwa suatu saat jika sudah memungkinkan, saya akan mengajak anak saya untuk travelling. Tidak harus jauh-jauh, kok! Bahkan sekedar jalan-jalan di lingkungan sekitar saja sudah akan banyak memberikan manfaat. Continue Reading…

(12)

Terkadang, justru orang sekitar tidak terlalu mengenal wisata di daerahnya sendiri. Atau mungkin hanya saya saja? Jujur saja, eksplorasi wisata Salatiga kali ini benar-benar baru saya ketahui melalui website seorang kawan wartawan yang kebetulan update berita tentang salatiga. Batik bambu yang sebenarnya sudah ada sejak jaman penjajahan, baru saya ketahui beberapa waktu lalu. Pun dengan tempat makan hits singkong keju D9 yang super duper ramai padahal bukan di pinggir jalan lho, outletnya. Bahkan untuk mendapatkan parkir saja susah sekali. Wilayahnya terhitung masuk ke dalam, namun rejekinya tak kalah dengan yang di tempat strategis. Keduanya, baik workshop bambu batik maupun D9 berada di wilayah Ledok, Salatiga. Yuk, kenalan dengan aset berharga Salatiga kali ini. Continue Reading…

(5)

Tidak terasa sudah memasuki hari kedua bulan Ramadhan. Bagaimana kabar puasanya? Masih harus tetap semangat dong ya! Tak hanya semangat menahan lapar, dahaga, dan emosi saja. Tetapi juga semangat dalam menjalankan ibadah di bulan suci yang Alhamdulilah masih diberi kesempatan berjumpa. Target kawan-kawan selama bulan Ramadhan apa, nih? Kalau saya, karena kebetulan lagi hamil, jadi target utama saya adalah bisa puasa 1 bulan penuh. Oya, sebelumnya saya sudah konsultasi dengan dokter kandungan untuk berpuasa dan Alhamdulilah kandungan saya tidak ada masalah. Jadi, diperbolehkan berpuasa selama kuat dan tidak dipaksakan.

Nah, berbicara soal kuat atau tidak berpuasa ibu hamil, tentu kualitas asupan gizinya harus terjaga dong ya. Kali ini saya ingin membahas asupan ibu hamil saat berbuka puasa. Untuk pembahasan menu sahur berkualitas ibu hamil akan dibahas pada artikel selanjutnya ya. Biar fokus dan tidak kepanjangan alias bosan bacanya. Hehe

Continue Reading…

(11)

Bagi sebagian orang mungkin masih bingung bagaimana menghitung zakat yang sebaiknya dikeluarkan untuk menyucikan hartanya. Atau mungkin Anda salah satunya? Kini, kita tidak perlu bingung-bingung lagi karena sudah ada aplikasi web KalkulatorZakat.com yang akan membantu memudahkan kita dalam menghitung maupun membayar zakat kita. Landing page gagasan dari Dompet Dhuafa ini resmi diluncurkan pada hari Jumat, 10 Maret 2017 lalu di Semarang. Sekarang, menghitung dan membayar zakat semudah memberikan menjentikan jari. Continue Reading…

(17)

Hallo, Ecoist! Bagaimana kabar hari ini? Semoga dalam keadaan baik-baik saja, ya! Kali ini meme akan membagikan tips & trick untuk membuat studio mini sederhana agar produk kamu jadi lebih menarik. Tahu sendiri kan, kalau dalam memasarkan sebuah produk secara online, kekuatan gambar adalah salah satu hal terpenting dalam menarik minat pembeli. Gambar yang detail dengan mengedepankan unsur natural alias editan yang wajar sehingga menampakkan potret asli produk, akan membuat konsumen percaya bahwa produkmu layak untuk dibeli dan tidak akan mengecewakan karena tidak sesuai dengan yang mereka harapkan.

Beberapa online shop sudah memberikan alternatif pilihan studio mini lipat yang praktis untuk bisa dibawa kemana-mana. Namun, kamu pun bisa membuatnya sendiri dengan memanfaatkan barang-barang di sekitarmu. Kalau meme menggunakan kotak box container seperti di bawah ini atau kamu bisa menggantinya dengan kardus yang sisi-sisinya kamu ganti dengan karton. Beberapa hal yang penting untuk diperhatikan adalah sebagai berikut: Continue Reading…

(9)

Pertumbuhan populasi yang tidak diikuti oleh pertumbuhan lahan membawa dampak tersendiri terhadap lingkungan. Jika dahulu kita masih terbiasa dengan jarak antar rumah yang berjauhan (bagi anak 90-an seperti saya masih mengalami), bahkan kepemilikan halaman rumah yang luas, kini kita terbiasa menjumpai rumah yang temboknya menjadi satu dengan rumah orang lain. Bahkan seringkali tak ada halaman rumah di depannya, buka pintu langsung jalan atau lorong bagi yang tinggal di apartemen/rusun.

Dulu, saya mengalami menanam biji buah di halaman, menyirami dan merawatnya walaupun tidak sampai tumbuh besar dan berbuah. Sekarang saya harus puas dengan menanam tanaman di dalam pot di teras rumah. Continue Reading…

(6)

Bagi sebagian orang tua dan kebanyakan masyarakat pada umumnya menganggap bahwa alergi hanyalah suatu gejala biasa yang bisa terjadi kepada siapa saja terutama anak kecil. Oleh karena jarang sekali para orang yang memperhatikan dengan serius bagaimana cara mengobati alergi pada anak anda. Hanya dengan memberikannya salep atau sekedar memberikan obat dari apotek atau warung saja dianggap sudah cukup. Padahal walaupun alergi tidak seganas penyakit jantung tetapi jika pada seseorang atau anak yang sudah akut dalam alerginya bisa menimbulkan hal yang berbahaya dan mengancam keselamatan jiwa anak.

Salah satu jenis alergi yang sering sekali muncul yaitu alergi pada makanan, seperti makanan seafood atau pun dari susu. Khusus untuk anak yang alergi susu, biasa mulai terjadi pada kisaran usia tiga tahunan hingga mencapai usia cukup besar sampai belasan tahun. Pada alergi susu ini bisa terjadi tidak hanya satu jenis susu saja misalnya susu sapi, karena anak yang memiliki alergi susu sapi, cenderung juga untuk alergi terhadap jenis susu yang lain misalnya susu kambing, domba, kerbau, dan juga bisa alergi terhadap susu dari nabati seperti kacang kedelai. Continue Reading…

(6)

Seperti halnya hati, bumi kita juga cuma satu. Maka harus dijaga dengan baik dan jangan disakiti. Andai semesta mulai rapuh dan tak mau lagi menerima kita, tamatlah riwayat kita. Karena tak ada lagi tempat untuk ditinggali. Meskipun banyak ilmuwan yang meneliti planet di galaksi bima sakti ini sebagai alternatif migrasi.

Berbagai upaya gerakan pecinta lingkungan dilakukan untuk mengingatkan masyarakat untuk menyayangi semesta lebih baik lagi. Pemadaman lampu serentak selama satu jam di seluruh dunia dilakukan tepat pada Hari Bumi Sedunia 22 April untuk mengingatkan kepada kita betapa pentingnya menghemat energi sebagai warisan anak cucu kita kelak. Tentu bukan hanya pada Hari Bumi Sedunia saja penghematan energi dilakukan. Pada saat kita tidur misalnya, memadamkan lampu bisa menghemat energi juga bukan? Continue Reading…

(4)

Seperti halnya tubuh yang perlu olahraga untuk menjaga kesehatan, otak pun juga harus berolahraga untuk mencegah kepikunan, meningkatkan kemampuan & kecerdasan otak, dan lain-lain. Terdapat beberapa olahraga otak yang bisa dipraktekan, salah satunya dengan menulis manual menggunakan tangan.

Meskipun alat tulis elektronik sudah merajalela dengan aneka bentuk dan aplikasinya, namun menulis menggunakan tangan tetap tak tergantikan. Dalam beberapa kesempatan seperti tanda tangan, belajar menulis anak-anak, membuat sketsa, seni doodle art, dan melukis misalnya, akan lebih baik dilakukan secara manual menggunakan tangan. Selain itu, bonusnya pun kita sekaligus bisa melakukan olahraga otak yang memiliki banyak manfaat. Continue Reading…

(54)

Setiap daerah pasti memiliki landmark yang menarik setiap orang untuk mengunjunginya. Sebut saja Jam Gadang Bukittinggi. Setiap harinya mampu menarik banyak pengunjung. Tak terkecuali saya yang datang jauh-jauh dari Pulau Jawa untuk melihatnya lebih dekat. Jika dulu hanya dapat saya lihat dari buku pelajaran, sekarang saya telah berhasil menjejakkan kaki di landmark tersohor Sumatera Barat ini.

Jam Gadang memiliki ketinggian mencapai 26 meter dengan luas dasar bangunan 13 x 4 meter. Di setiap sisi menara terdapat 4 jam dengan ukuran besar, yaitu berdiameter 80 cm. Oleh karena itu, menara jam ini dinamakan Jam Gadang atau dalam bahasa Minangkabau berarti Jam Besar. Continue Reading…

(17)

Tidak dapat dipungkiri jika kuliner merupakan salah satu daya tarik wisata. Kuliner memiliki cara tersendiri dalam mengartikan Bhinneka Tunggal Ika. Yaitu, menyatukan beragam perbedaan suku bangsa dan agama melalui lidah dan perut. Lidah yang menarik minat wisatawan untuk mencicipi. Perut yang memberikan kekenyangan yang menenangkan. Ya! Bukankah pepatah mengatakan bahwa “Dari Perut Turun Ke Hati?” Sehingga banyak orang yang jatuh cinta pandai memasak? Hehe

Menu pertama saya di Padang adalah Soto Kering. Hah? Soto kok kering? Soto kan berkuah? Eits, Soto Padang ini memang lain dai yang lain. Penyajian soto yang baru pertama kali saya temui. Kalau biasanya daging soto empuk dan basah, kali ini soto bening yang dilengkapi dengan soun, emping, dan kentang goreng ini disajikan dengan daging yang berbeda. Benar-benar kering seperti keripik. Continue Reading…

(47)

Beberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi dan melihat langsung proses peledakan (blasting) batu kapur di Tambang PT Semen Padang (PTSP). Seperti yang sudah saya ulas sebelumnya di sini bahwa PTSP memiliki komitmen untuk mengimplementasikan asas triple bottom line, yaitu meskipun sebagai perusahaan bisnis PTSP mengejar adanya keuntungan (Profit), akan tetapi PTSP akan senantiasa memperhatikan aspek sosial (Social) dan lingkungan (Planet).

Kali ini, saya akan membahas terkait dengan komitmen PTSP dalam mengelola/mengendalikan dampak negatif secara fisik terhadap lingkungan terkait dengan kegiatan penambangan. Terutama terkait dengan proses blasting. Sebelum melihat proses blasting, kami diwajibkan untuk mengenakan safety helmet and vest terlebih dahulu. Sebenarnya, kita wajib menggunakan safety shoes juga saat mengunjungi areal penambangan. Tetapi, karena belum diinfokan sebelumnya, maka kami menggunakan alas kaki seadanya. Alhamdulilah, kebanyakan dari kami sudah mengenakan sepatu tertutup. Jadi, sudah cukup aman. Namun, kami tetap harus hati-hati, tidak boleh terlalu jauh dari tempat yang sudah disediakan untuk melihat peledakan, dan tidak boleh terpisah dari rombongan. Continue Reading…

(55)

Alhamdulilah, akhirnya, saya bisa mengulas perjalanan saya bersama komunitas WEGI menjelajahi wisata heritage dan green industry di Padang setelah dua minggu berlalu. Ya, jadwal yang padat ditambah dengan badan yang kurang fit membuat saya harus beristirahat cukup lama untuk memulihkan stamina. Semoga, kenangan akan keceriaan dan ilmu yang saya dapatkan dari WEGI dan Semen Padang masih bisa saya kemas dan bagikan kepada Ecoist ya! Aamiin…

Oke, perjalanan saya mengarungi kota Padang dimulai dari Stasiun Gambir pada kamis malam (17/03/15) menuju Hotel IBIS Budget Soekarno-Hatta dengan bus Damri. Perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 1 jam. Ditemani suami dengan iringan lagu-lagu nostalgia di bawah rintik hujan Ibu kota semakin membuat suasana semakin syahdu. Membuat pikiran saya melayang jauh membayangkan keindahan alam Tanah Minang. Dan, tentu dengan membawa sejuta pertanyaan seberapa hijaukah industri Semen Padang. Meskipun saya pernah juga mengulasnya di sini, tapi melihat lebih dekat bukankah lebih nyata? Continue Reading…

(10)

Apa kabar, Ecoist? Semoga tetap sehat dan semangat untuk selalu mencintai dan menjaga lingkungan kita ya! Aamiin…

Beberapa hari terakhir ini sedang marak pro dan kontra terkait peraturan plastik berbayar. Bagi kubu yang pro, kebijakan ini merupakan salah satu upaya yang bagus untuk mengurangi penumpukan sampah plastik. Saya sendiri, memilih menggunakan kardus jika berbelanja ke swalayan dan sejenisnya. Selain kardus bisa melindungi belanjaan saya dan mudah menatanya di mobil, juga kardus ini bisa saya jual ke tukang rosok jika sudah banyak. Kan, lumayan bisa buat uang tambahan belanja. Haha… Continue Reading…

(7)

Membahas masalah liburan seringkali tidak terlepas dengan masalah penginapan. Begitu juga saat liburan ke Solo kemarin. Masih ingat ulasan saya tentang Museum Keraton Solo kan? Kalau lupa, boleh lah ditengok lagi di sini. Hehe

Menemani suami menghadiri resepsi sahabatnya di Solo, tak afdhol rasanya jika tidak sekalian liburan. Ya, hitung-hitung quality time berdualah setelah satu bulan berpisah. Padahal, alasannya capek kalau harus langsung balik. Xixi

Mengingat perjalanan kami pada saat libur panjang Imlek, maka kami memesan hotel jauh-jauh hari. Setelah searching sana searching sini, akhirnya kita memutuskan untuk menginap di Hotel Syariah Azizah by Horison karena saya sudah lama sekali saya ingin merasakan menginap di hotel syariah. Saya ingin tahu saja, sebenarnya bedanya apa sih dengan hotel-hotel yang lain. Continue Reading…

(19)

Bengawan Solo…

Riwayatmu kini…

Sedari dulu jadi…

Perhatian insani…

Siapa yang tidak tahu lagu keroncong legendaris ciptaan alm. Gesang ini. Bahkan dunia pun mengakui betapa indahnya lagu Bengawan Solo hingga dicover dalam berbagai versi. Dulu, semasa kecil, saya sangat senang sekali kalau lewat sungai Bengawan Solo di samping taman Jurug dan Universitas Sebelas Maret a.k.a. UNS. Rasanya seru sekali melewati jembatan yang khas dengan besi-besi segi tiganya yang menjulang tinggi. Wow banget saat itu! Sampai sekarang pun kalau lewat sana, serasa ada kenangan tersendiri. Hehe

Okey, kali ini saya bukan mau bercerita tentang sungai Bengawan Solo, tetapi kisah perjalanan saya kemarin ke Museum Keraton Solo. Walaupun sering melewati atau berkunjung ke Solo, tapi ini kali pertama saya berkunjung ke Museum Keraton Solo. Antusias? Pasti! Seperti apa sih, Museum Keraton Solo yang hits dan instagramable ini. Hehe Continue Reading…

(6)

Berbicara tentang hobi, sebagian orang membutuhkan tabungan yang tidak sedikit untuk mewujudkannya. Tetapi, bagi sebagian orang, hobi justru menambah tabungan yang tidak sedikit pula.

Traveller Writer

Kamu hobi jalan-jalan? Jangan hanya kebanyakan selfie ya.. tapi, belajar juga mengambil momen yang seru untuk dibagikan ke khalayak ramai. Tak hanya pemandangannya saja kok, foto-foto kegiatan penduduk lokal juga bisa jadi cerita seru.

Kamu bisa berbagi kisahmu di segala media, mulai dari blog, instagram, facebook, twitter, path, dan lain-lain. Ada baiknya juga kamu berbagi mulai dari persiapan, itinerary, rekomendasi tempat makan di sana, sampai harga tiket perjalanan maupun tiket wisata.

Pokoknya, kemas semenarik mungkin. Siapa tahu ada pihak ketiga yang mau membiayai kamu jalan-jalan atau justru menerbitkan tulisanmu menjadi sebuah buku. Seru kan? Apalagi kalau sampai difilmkan. Bisa numpang tenar juga kan… Hehe Continue Reading…

(4)

D’EcoPen (Decorative & Eco-Friendly Ballpoint Pen) adalah sebuah produk dari Makarame Eco Friendly Crafts, yaitu pulpen yang sekaligus dapat digunakan sebagai hiasan, pincushion, photo/card holder, dan manfaat lain sesuai kreasi Ecoist. D’EcoPen merupakan produk recycle yang memanfaatkan aneka limbah anorganik seperti pulpen, perca, kaleng, kemasan plastik, busa, dan lain sebagainya.

ballpoint,pen,flower,bunga,cactus,kaktus,makarame,fabric,scrap,foam,handmadeballpoint,pen,flower,bunga,cactus,kaktus,makarame,fabric,scrap,foam,handmadeballpoint,pen,flower,bunga,cactus,kaktus,makarame,fabric,scrap,foam,handmadeballpoint,pen,flower,bunga,cactus,kaktus,makarame,fabric,scrap,foam,handmade

Gagasan pengolahan limbah anorganik ini sendiri bermula dari keprihatinan para penjahit di Desa Sumowono yang memilih membakar perca ataupun membuangnya di tempat sampah karena tidak laku dan tak ada tempat jika terus disimpan. Padahal, pembakaran sampah sendiri dapat menimbulkan pencemaran udara. Bumi sendiri membutuhkan waktu 30-40 tahun untuk mengurai perca-perca ini. Tak hanya sampai di situ, penurunan harga & lesunya jual beli sampah anorganik yang terjadi ±8 bulan belakangan ini juga mempengaruhi peningkatan penumpukan sampah. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pengolahan yang lebih tepat. Salah satunya dengan menjadikannya kerajinan D’EcoPen. Continue Reading…

(0)

Bagi sebagian besar penulis dumay alias dunia maya mengharapkan artikelnya masuk ke halaman pertama google. Kalau bisa diurutan teratas saat netizen mengetik kata kunci. Tujuannya apa? Agar artikelnya ramai pengunjung, banyak komentar, di-share di berbagai sosial media, dan bagi sebagian orang pula, hal ini bisa mendatangkan keuntungan bagi websitenya. Misalnya, mendapat tawaran job review, dikontrak brand tertentu untuk memasang banner, atau bisa juga artikel kita dibukukan oleh penerbit, dan masih banyak keuntungan lainnya. Oleh karena itu, mereka yang mendambakan page one di google sangat gencar mempelajari SEO yaitu Search Engine Optimization atau optimasi mesin pencari. Apakah wajib belajar SEO agar artikel kita muncul di halaman pertama google? It`s a must! Nah, ini beberapa cara membuat konten artikel & gambar yang SEO friendly dari hasil diskusi di grup whatsapp Warung Blogger. Silakan disimak ya, ini hasil sharing dari para mastah! Hehe Continue Reading…

(14)

Akhir-akhir ini, seringkali saya mendengar pembahasan tentang passion. Konon katanya, sebaiknya kita bekerja atau berkarya sesuai dengan passion kita. Karena, saat kita melakukan sesuatu karena passion, maka kita akan melakukan dengan sangat baik dan maksimal. Tak mengenal lelah atau stress karena kita sedang malakukan pekerjaan yang sangat kita cintai. Seperti kata pepatah yang mengatakan cinta tak mengenal kata lelah. Hehe

Lantas, sebenarnya passion itu apa sih? Beberapa kali saya mendapatkan pertanyaan tentang definisi passion. Menurut saya, passion itu adalah sesuatu yang amat sangat kita dambakan sehingga kita enjoy mencapainya. Misalnya, seseorang punya passion untuk keliling dunia, maka dia akan dengan senang hati mempersiapkan bekal untuk menjadi traveller sejati. Entah menabung atau bahkan membuat usaha di bidang paket perjalanan wisata yang unik agar dia senantiasa jalan-jalan tetapi tidak mengeluarkan uang dan justru dibayar. Ada juga yang akhirnya menjadi traveller writer dan mendapatkan paket perjalanan gratis demi sebuah liputan plus uang saku! Seru kan? Haha Continue Reading…

(6)

Persiapan menjelang pernikahan memang terkadang membuat emosi naik turun. Mungkin karena hari dimana kita menjadi ratu dan raja sehari ini sebisa mungkin harus sempurna tanpa cacat. Jadi, terkadang stress karena hal-hal kecil pun terjadi. Tapi, justru hal ini bisa menjadi salah satu indikator kecocokan antar pasangan lho! Saat kita sama-sama stress bagaimana kita dan pasangan bisa mengatasinya bisa menjadi salah satu tolok ukur ke depan. Ini menurut saya, tidak ada teorinya. Hehe

Ngomong-ngomong tentang persiapan pernikahan, apa saja sih sebenarnya yang penting dan ga penting? Semua akan mendaftar keperluan pernikahan seperti undangan, catering, salon, fotografer, gedung, baju, dan lain sebagainya. Tapi, sudahkah kita memasukkan tes kesehatan di seluruh persiapan pernikahan?

Eits… pesta memang penting, tapi jangan lupa selepas pesta ya! Makanya, tes kesehatan ini sangat penting untuk antisipasi adanya gangguan kesehatan suami istri dan keturunannya. Ga mau kan nanti justru kita saling bertukar penyakit? Atau mengalami kehamilan yang bermasalah? Nah, makanya jangan abaikan tes kesehatan!

Lantas, tes kesehatan apa saja yang sebaiknya dilakukan calon pengantin? Yuk, kita bahas satu per satu. Continue Reading…

(3)

Boleh tahu ga, sih, kesan pengalaman pertama sobat makarame bertemu calon mertua? Emm.. mungkin ada yang biasa saja karena ternyata sudah kenal lama jauh sebelum kenal anaknya? Hehe… Atau tiba-tiba tidak bisa tidur semalaman dan nervous berlebihan? Sebenarnya seberapa besar sih peluang keberhasilan pertemuan dengan calon mertua ke jenjang yang lebih serius? Nah, yang sudah pernah mengalami dan berhasil melewati tahap ini pasti bisa senyum lega sambil mengenang masa lalu dong ya. Yang belum, bisa lho, beberapa tips ala makarame ini dicoba! Continue Reading…

(9)

“Kapan nikah?” Bagi sebagian orang, pertanyaan ini sangat menyakitkan. Terutama bagi perempuan yang sudah berumur lebih dari 25 atau 30 tahun. Di Indonesia, predikat perawan tua dibubuhkan di kisaran usia tersebut. Setidaknya jika kita hidup di daerah. Kalau kota-kota besar seperti Jakarta, mungkin hal ini tidak terlalu memberikan efek.

Nah, lantas kamu termasuk ke dalam golongan “Capek ditanya kapan menikah??” ga greeners? Kalau iya, mungkin 5 Jawaban jitu ditanya kapan nikah berikut bisa diterapkan. Kalau tidak, coba deh diteruskan ke kawan kalian yang merasa risih ditanya kapan nikah. Hehe

Continue Reading…

(0)

Berbicara tentang bisnis online memang tidak ada habisnya. Maraknya internet yang kini menjangkau seluruh pelosok negeri menjadi faktor penting berkembangnya bisnis online. Mulai dari anak-anak hingga lansia sudah akrab dengan belanja online. Didukung oleh gadget murah dan paket selancar dunia maya yang terjangkau, kini siapa pun bisa berbisnis ataupun berbelanja online. Belanja online umumnya lebih dipiliha karena orang tidak perlu lagi berpanasan maupun berdesakan untuk mendapatkan barang yang mereka inginkan. Semua tinggal klik dan barang pun siap diantar.

Mengingat persaingan bisnis online semakin ketat, penggiat bisnis online sebaiknya perhatikan deh tips-tips berikut ini. Agar bisnis main hits dan dikenal oleh khalayak dan dagangan pun makin ramai pembeli! Continue Reading…

(4)

Dulu, saat saya masih kecil, melihat wanita yang bisa menyetir mobil itu rasanya WOW banget. Dan, saya bercita-cita harus bisa kalau besar nanti. Maklum, di era 90-an, saya masih jarang melihat wanita yang bisa menyetir. Palingan lihat di tivi. Hehe

Mimpi masa kanak-kanak ternyata kini sudah saya raih. Kurang lebih dua setengah tahun ini saya sudah bisa menyetir. Rasanya bukan kebanggaan seperti masa kecil dulu ya, tetapi lebih ke kemandirian. Saya tidak perlu lagi merepotkan keluarga kalau mau pergi-pergi. Walaupun untuk itu semua saya harus berjuang keras melawan rasa takut dan grogi saya. Benar lho, cukup lama ternyata saya belajar menyetir. Kalau di lapangan sih, lancar jaya ya. Haha Continue Reading…

(6)

Menurut makarame, selain dikenal sebagai Kota Pelajar dan Kota Budaya, Yogyakarta juga cocok menyandang Kota Kreatif! Yup! Begitu banyak seniman tinggal di Yogyakarta. Bahkan sudah ter-cluster. Misalnya, kita tinggal pergi ke Kasongan untuk melihat kerajinan Gerabah atau Ke Kotagede untuk melihat kerajinan perak. Nah, awal Juni kemarin, makarame main nih ke Kotagede, lihat-lihat kerajinan perak di sana. Pulangnya mampir ke Malioboro. Sepertinya, Malioboro memang destinasi wisata yang nggak boleh dilewatkan kalau lagi ke Jogja ya, guys!

Festival Ruwahan Apeman Malioboro #VI, Ruwatan Sampah Cokro Manggilingan Continue Reading…

(9)

Berselancar di dunia maya seperti halnya memanfaatkan sebilah pisau. Jika digunakan dengan baik, maka layaknya seorang chef dapat menyajikan hidangan yang lezat. Namun, jika tidak tepat pengguanaanya, akan melukai orang di sekitarnya. Saya rasa, semua orang setuju dengan sisi positif dan negatif dari berinternet.

Stalker, Hacker, Cracker, dan lain sebagainya tidak henti-hentinya mengintai setiap pengguna internet. Entah pada akhirnya rekening kita kebobolan, penculikan anak karena update status-nya, atau kejahatan lain akibat social media. Begitu banyak data yang terkadang kita lupa betapa sangat berharganya untuk disebar di dunia maya. Oleh karena itu, sebaiknya ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam bermain internet. Continue Reading…

(4)

Setiap orang pasti memimpikan pernikahan yang harmonis hingga akhir hayat. Bahkan berlangsung kembali di surga yang hakiki. Namun, terkadang, rintangan dan ujian diberikan Tuhan untuk menguji seberapa besar cinta kedua pasangan Bumbu-bumbu cinta orang bilang sehingga keduanya menjadi makin mesra. Tapi, tak jarang pula yang berakhir pada perceraian.

Ibarat kapal yang sedang berlayar di tengah samudra yang terkadang harus menerjang badai meskipun cuaca cerah, kemampuan serta kerja sama nahkoda dan awak kapal sangat dibutuhkan. Begitu pula dalam sebuah rumah tangga. Ketika menghadapi masalah, maka kerja sama kedua belah pihak memegang peranan penting.

Sebenarnya, tanda-tanda atau gejala pernikahan di ambang perceraian sudah bisa dirasakan. Hanya terkadang, pasangan masa bodoh dan menyerahkan semua kepada waktu. Padahal, ibarat orang dengan gejala sakit magh akan lebih baik berobat sebelum akhirnya menjalar menjadi tipus bukan? Akan lebih mudah sembuh dan murah. Continue Reading…

(0)

Networking berbanding lurus dengan peningkatan omset sebuah usaha. Semakin banyak kenalan kita, maka semakin tinggi pula peluang usaha kita dikenal. Hal ini pula mengapa banyak penggiat bisnis yang melebarkan sayap ke dunia online yang identik dengan reseller. Semua ini dilakukan agar bisnis semakin dikenal di era digital ini. Plus, reseller sebagai perpanjangan tangan dari pemilik bisnis. Ibarat kata, sebagai toko cabang atau sales di dunia nyata (offline). Lantas, bagaimana caranya? Berikut beberapa tips dari seorang pakar bisnis dan praktisi hypnotherapy, Bapak Bambang Nugroho.

Sebelumnya, mari kita pahami terlebih dahulu ilustrasi berikut. Dikatakan bahwa setiap orang, rata-rata memiliki kenalan 250 orang. Sungguh luar biasa jika setiap orang menjalin hubungan baik, maka kenalan mereka akan menjadi sumber aset yang luar biasa. Oleh karena itu, mengapa setiap pakar menekankan betapa pentingnya membangun jaringan.

Continue Reading…

(0)

Bagi sebagian orang, presentasi terasa sangat sulit. Tak jarang dari kita bahkan mendadak lupa dan stuck saat melakukan presentasi di depan banyak orang. Padahal, tadinya sangat lancar jika sedang bercerita dengan kawan tentang suatu hal. Nah, kali ini Winda Arum Nugraheni, salah satu pakar presentasi yang bekerja di Learning Development Officer di Indomobil Learning & Development Center (ILDC) akan berbagi rahasia tentang presentation skill. Agar presentasi kita memukau para audience.

Sebelumnya, kenalan dulu yuk dengan presentasi. Apa itu Presentasi? Secara garis besar, presentasi adalah salah satu cara yang dilakukan untuk menyampaikan ide-ide kita agar dimengerti oleh orang lain. Sebuah langkah yang atraktif dan menarik untuk menyampaikan pesan agar mudah dimengerti oleh lawan bicara.

Selling Your Idea. Selling Your Message”

Persiapan Presentasi!

“Barang siapa naik mimbar tanpa persiapan, maka ia akan turun tanpa penghormatan” – Cicero

Menilik apa yang dipesankan oleh Cicero, maka sudah sepatutnya kita mempersiapkan dengan matang setiap presentasi kita. Emm, bukan hanya presentasi sebenarnya, tetapi segala sesuatu yang kita kerjakan hendaknya tetap dipersiapkan dengan baik.

Terdapat setidaknya 5 tahap persiapan presentasi, yaitu: 
  • What?

Sebelum melakukan presentasi, list tujuan kita presentasi. Kemudian, ikuti dengan pertanyaan “apa yang akan disampaikan saat presentasi?” Hal ini sangat penting untuk menjaga kita tidak keluar dari outline materi yang akan disampaikan. Terkadang, kita terlalu asyik berbicara sehingga keluar dari alur dan justru lupa dengan apa yang akan disampaikan.

“Tujuan Presentasi adalah mengomunikasikan inspirasi kepada peserta”

  • Who?

Identifikasi dengan baik siapa peserta presentasi kita, beda penyimak beda pula cara kita berpresentasi.

Misalnya, bahasa yang akan kita gunakan untuk presentasi di depan ibu-ibu puskesmas akan berbeda jika dihadapan dosen. Meski dengan topik yang sama, masalah reproduksi misalnya.

Setiap peserta presentasi, datang dengan membawa berjuta harapan tentang materi yang akan kita sampaikan. Coba pikirkan dan analisis apa saja harapan mereka. Semoga membantu kita menemukan gaya penyampaian yang tepat.

  • When?

Outline! Pastikan kita sudah membuat outline yang jelas terhadap waktu presentasi kita. Berapa lama waktu presentasi keseluruhan, ada berapa topik, waktu presentasi per topik, selingan, dan sebagainya. Hal ini bisa membantu kita untuk bisa menyampaikan materi dengan lebih efektif sebelum peserta merasa bosan. Hal ini juga bisa menjadi pegangan kita terhadap suatu topik jangan sampai justru kita terlalu banyak selingan, tetapi topik yang akan disampaikan justru tidak tersampaikan karena banyak waktu tersita untuk selingan.

  • How?

Buatlah teknik bagaimana pesan kita dapat tersampaikan dan dimengerti oleh peserta. Setelah kita tahu siapa peserta kita, apa yang akan kita sampaikan, dan berapa lama waktu yang ada akan sedikit memudahkan kita untuk menemukan teknik yang tepat.

Seperti disampaikan di awal bahwa presentasi adalah upaya kita menyampaikan gagasan kita kepada lawan bicara dengan cara yang atraktif dan menarik sehingga lawan bicara mengerti. Oleh karenanya, teknik itu sangat penting.

“Oleh karena peserta tidak dapat membaca kembali atau mengulang apa yang kita katakan, maka kita perlu untuk menyampaikan kembali hal-hal penting dari presentasi kita. Pengulangan merupakan poin esensial dalam sebuah presentasi. Ulang poin utama materi kita sehingga materi kita selalu terdengar peserta..”

  • Practice!

Nah, sobat MakaraMe pasti seringkali mendengar kalimat bijak ini “Practice makes perfect.” Hal ini sangat berlaku untuk sebuah presentasi. Pelajari materi dan visualisasikan di depan cermin. Koreksi apa yang menurut kita kurang atau justru berlebihan.

Latih juga waktu penyampaian per topik yang sudah kita buat. Sekali lagi, jangan sampai materi kita tidak tersampaikan karena kita kekurangan waktu sebab tidak efektif memanfaatkan waktu yang ada.

 teknik, presentasi, memukau, sukses, tips, trik

Tips-tips Presentasi

Prinsip dalam sebuah pembelajaran adalah semakin banyak yang dapat kita lihat, dengar, katakan, dan lakukan sesuatu, semakin mudah sesuatu itu kita pelajari.

Sehingga, dalam sebuah presentasi, faktor visual (55%), vocal (38%), dan verbal (7%) menjadi sangat penting.

  • Visual

Bill Irwin mengatakan bahwa the physical language of the body is so much more powerful than words. Jadi, body language presentator sangat berpengaruh besar terhadap pemahaman peserta. Apa saja?

1. Ekspresi wajah

Berlatihlah presentasi di depan cermin! Lihat apakah cara penyampaian kita sudah cukup menarik. Senyum yang mengembang secukupnya, wajah optimis yang tersaji, atau justru mimik muka yang melankolis? Sesuaikan dengan materi presentasi kita.

2. Kontak Mata

Usahakan melakukan kontak mata dengan peserta secukupnya. Hal ini penting karena orang akan merasa diperhatikan. Tapi, secukupnya saja. Terdapat beberapa tipe orang yang mungkin ada yang suka dengan kontak mata, ada pula yang tidak nyaman yang jika diteruskan justru akan membuat audience memberi jarak.

3. Gerakan Kaki

Jika ruang presentasi kita memungkinkan, coba dekati peserta sampai jarak terdekatnya. Jangan melakukan blocking yang berarti bahwa kita hanya berdiam di satu tempat. Sesekali berjalanlah mendekati peserta.

Jika tidak memungkinkan coba perhatikan gerakan kaki kita, jangan sampai kita terlihat nervous hanya karena kita tidak dapat mengendalikan posisi kaki kita dengan elegan.

4. Gerakan Tangan

Hati-hati! Jangan menunjuk salah satu peserta saat menyatakan hal-hal yang negatif. Mengapa? Berbahaya jika yang tidak sengaja kita tunjuk adalah seseorang yang sensitif, maka setelah itu, mereka tidak akan tertarik dengan materi kita karena merasa terintimidasi. Lain halnya jika hal-hal positif yang kita lakukan.

Kemudian, berikan gerakan tangan sesuai dengan apa yang kita ucapkan. Hindari tangan disembunyikan di belakang, berpaku di depan dada atau perut, atau memainkan atribut yang tidak perlu seperti pulpen misalnya.

  • Vocal & Verbal

Intonasi dan gaya berbicara menjadi faktor penting dalam sebuah presentasi karena suara kitalah yang menjadi fokus perserta. Oleh karenanya, perhatikan hal-hal berikut:

1. Volume : Naik dan turunkan volume suara kita mengikuti materi yang akan kita sampaikan. Nada yang datar-datar saja terkesan tidak menarik. Tak jarang yang membuat orang menjadi mengantuk dan tertidur.

2. Speed : Kecenderungan orang yang gugup adalah berbicara terlalu cepat atau juga terlalu lambat. Begitu pun untuk yang tidak menguasai materi. Oleh karena itu, berlatih menjadi sangat penting untuk mengetahui apakah penyampaian materi kita sudah sesuai. Berbicara terlalu cepat membuat peserta tidak dapat menangkap yang kita sampaikan. Sedangkan terlalu lambat membuat peserta merasa sedang didongengkan kemudian pulas ke alam mimpi.

3. Pronouncation atau pelafalan: beberapa candaan mengatakan bahwa seorang pemateri berbicara seperti kumur-kumur. Begitulah untuk menggambarkan pelafalan yang tidak jelas.

4. Bahasa Einstein vs Bahasa Peserta: pilih bahasa yang tepat untuk peserta kita. Jangan gunakan bahasa ilmiah jika memang peserta kita adalah orang awam. Sebaliknya jangan menggunakan bahasa umum jika kita sedang presentasi di depan ahlinya. Pengalaman MakaraMe sendiri saat menjawab pertanyaan dosen di kelas dan dijawab oleh beliau “Bagus. Tapi bahasa kamu seperti majalah ******….” Tet tot! Niat hati menggunakan bahasa sederhana, ternyata justru salah. Hehe

Oke, cukup sekian ya, sharing MakaraMe kali ini. Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu ^^
teknik, presentasi, memukau, sukses, tips, trik
(0)

Hallo greeners… hari minggu kemarin kemana aja nih? Kalau makarame main-main nih ke Galeri Bank Sampah Makmur di Ngampel, Blotongan, Salatiga. Hmm… seru banget lho greeners! Pasti kalian bakal betah berlama-lama deh di sana.

Nah, pertama kali masuk kompleks Galeri Bank Sampah Makmur, makarame langsung tertarik sama plang yang terpampang di pertigaan kompleks. Yang ini nih…

galeri, bank, sampah, makmur, ngampel, blotongan, salatiga

Yup! Dalam benak makarame “Duh, managemen-nya pasti bagus banget nih!” Apalagi nih greeners, didukung pula dengan kondisi kompleks yang sangat bersih dan rapi. Hampir setiap rumah pun punya tambulapot. Potnya pun dibuat dari sampah lho! Luar biasa bukan? Masalah pupuk, tenang, say no to pestisida atau pupuk kimia deh! Semua organik dari sampah sayur dan buah. Plus, media tanamnya pun dari campuran kompos, sekam, dan tanah dengan perbandingan 2:2:1

galeri, bank, sampah, makmur, ngampel, blotongan, salatiga

Kenalin nih greeners, namanya Pak Sugito. Beliau ini pionir dari Galeri Bank Sampah Makmur. Pak Sugito lagi menjelaskan proses pembuatan kompos dan pupuk cair menggunakan EM4 dan tetes tebu. Harus sabar ya, greeners, paling tidak membutuhkan waktu 1 bulan! Tapi tenang, kompos ini tidak berbau kok, dan pupuk cairnya juga berbau seperti buah atau sayur aslinya. Yang ini dibuat dari mangga. Sstt… jangan diminum ya. Hehe

galeri, bank, sampah, makmur, ngampel, blotongan, salatiga

galeri, bank, sampah, makmur, ngampel, blotongan, salatiga galeri, bank, sampah, makmur, ngampel, blotongan, salatiga galeri, bank, sampah, makmur, ngampel, blotongan, salatiga galeri, bank, sampah, makmur, ngampel, blotongan, salatiga

Dari pembuatan kompos, kita diajak mengunjungi Galeri. Pameran dari segala macam olahan sampah anorganik. Duh, sebenarnya, kita di sini disuguhi jus jambu, pisang goreng, dan rolade daun singkong. Tapi, saking senengnya lihat kerajinan, jadi lupa foto. Tapi, ga lupa makannya. Xixi… T-O-P-B-G-T deh makanan dan minumannya! Nah, mau pamer beberapa karya mereka dulu ya…

galeri, sampah,bank, makmur, ngampel, blotongan, salatiga galeri, bank, sampah, makmur, ngampel, blotongan, salatiga galeri, bank, sampah, makmur, ngampel, blotongan, salatiga galeri, bank, sampah, makmur, ngampel, blotongan, salatiga galeri, bank, sampah, makmur, ngampel, blotongan, salatiga galeri, bank, sampah, makmur, ngampel, blotongan, salatiga galeri, bank, sampah, makmur, ngampel, blotongan, salatiga

Gimana greeners? Keren kan? Karya mereka ini selain digemari turis lokal, juga sudah sampai ke Singapura dan Belgia lho! Wow! Hebat kan? Kapan ya, makarame bisa ekspor juga? Hmm… harus meniru semangat berkarya dan kerja keras mereka ya, greeners.

Asyik di galeri, kita diajak lagi berkeliling ke Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Seperti di awal tadi makarame cerita kalo di depan rumah masing-masing, sudah mulai menanam sayuran. Nah, yang sekarang ini semacam rumah kacanya greeners…

galeri, bank, sampah, makmur, ngampel, blotongan, salatiga

Sayang, tadi belum bisa panen ya. Rasanya pengen mencicipi sayuran organik. Lebih sehat dan pastinya lebih nikmat dong ya..

Selesai dari KRPL, kita langsung cus ke gudang. Seperti apa sih gudang penyimpanan sampahnya?

galeri, bank, sampah, makmur, ngampel, blotongan, salatiga

Hmm… tumpukan sampah ini, ternyata kalau diolah seperti di galeri tadi, sangat bernilai jual tinggi. Dan, sisanya yang tidak sempat diolah, dijual ke pengepul. Pun dengan harga yang sangat fantastis! Luar biasa bukan? Dari sampah akhirnya menjadi berkah.

Makasih banyak Galeri Bank Sampah Makmur sudah mau direpotin rombongan kami. Sebelum pulang, foto-foto dulu dong.galeri, bank, sampah, makmur, ngampel, blotongan, salatiga

(2)

Pembangungan Pasar Sumowono sebentar lagi akan dilaksanakan. Konon katanya akan dibangun megah dengan 2 lantai. Wuah, tidak sabar loh menunggu Pasar Sumowono yang baru. Kabar burung sih, dengar-dengar renovasi ini membutuhkan waktu 1 tahun. Alhamdulilah, seluruh pedagang mengikuti himbauan dari Pemerintah untuk direlokasi di Bumen. Ya, para pedagang berpikir daripada dibakar pasarnya kalau melawan dan menimbulkan kerugian yang lebih besar, lebih baik manut (menurut) sama Pemerintah saja. Walaupun, kalau boleh jujur, para pedagang mengharapkan relokasi yang lebih layak. Bukan di tanah sawah yang sewaktu-waktu musim hujan akan membuat pasar becek. Tentu, direlokasi di tempat yang strategis pula.

relokasi, renovasi, pasar, sumowono

Ya, walaupun begitu, kita sama-sama positive thinking saja ya, greeners bahwa Pemerintah sudah berupaya yang terbaik. Meskipun tempat yang sekarang lebih jauh, tapi kalau sudah rejeki semoga tak kan kemana. Dan, meskipun musim hujan, semoga tidak becek berlebihan seperti yang dikhawatirkan.


relokasi, renovasi, pasar, sumowono

Ini, penampakan Pasar Sumowono saat ini. Satu tahun lagi semoga bisa update penampakan barunya ya, greeners…

pasar, sumowono, relokasi, renovasi pasar, sumowono, relokasi, renovasi pasar, sumowono, relokasi, renovasi pasar, sumowono, relokasi, renovasi pasar, sumowono, relokasi, renovasi

(2)

Menjalankan bisnis memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi, asalkan ada kemauan untuk terus belajar dan berjalan, bukan mustahil dunia bisnis akan berhasil dalam genggaman. Teori bisnis bisa membantu kita melakukan percepatan bisnis lho, greeners. Tentu dengan eksekusi yang disiplin ya…

Nah, Alhamdulilah, makarame dapat kesempatan mengikuti pelatihan bisnis yang diadakan oleh INOTEK, Sampoerna pada hari Selasa, 12 Mei 2015 lalu. Lumayan untuk menyentil makarame yang selama ini hibernasi. Bertemu dengan pebisnis senior lainnya dan belajar jatuh bangunnya mereka menjalankan bisnis bisa jadi motivasi tersendiri. Bahwa ada harga untuk kesuksesan itu sendiri. Yup! Tak lepas dari DUIT alias Doa, Usaha, Ihklas, dan Tawakal.

Kali ini, makarame ingin mengulas materi “Mengembangkan Merek dan Strategi Pemasaran” oleh Bapak Rizal Hari dari Inkubator Universitas Diponegoro, Semarang.

rizal, hari, inkubator, undip, semarang, inotek

Perlu kita ketahui bahwa terdapat 3 langkah utama dalam mengembangkan merek dan meluaskan pemasar, yaitu KOMUNIKASI – SERVICE – KOMUNITAS.

  • KOMUNIKASI

Hal yang harus diperhatikan di langkah pertama ini adalah bagaimana kita sebagai pebisnis memperkenalkan brand atau produk yang kita jual. Contohnya, jika kita adalah pemain bisnis online, maka buatlah jadwal promosi kita setiap harinya. Promosi yang akan kita posting di sosial media. Pelajari juga prime time target market kita.

  • SERVICE

Bagian kedua ini menjadi sangat penting untuk memberikan kesan yang baik bagi konsumen yang tujuannya untuk membuat konsumen melakukan repeat order dan atau merekomendasikan produk kita kepada orang lain. Hal yang bisa kita lakukan pada langkah ini misalnya dengan memberikan garansi produk kita. Sehingga konsumen yakin untuk membeli karena ada garansi jika produk tidak cocok bisa diperbarui.

  • KOMUNITAS

Untuk pemain bisnis lama, pasti sudah tahu tentang teori 20/80 Paretto Law. Apa artinya? Artinya adalah hanya akan ada 20% dari seluruh konsumen yang mendatangkan 80% keuntungan.

Oleh karena itu, penting artinya kita fokus kepada 20% konsumen kita dalam membuat database. Apa pentingnya database konsumen? Yaitu, untuk mendapatkan konsumen yang loyal terhadap produk kita.

Lantas bagaimana cara memilih 20% dari sekian banyak konsumen kita? Setidaknya terdapat 3 langkah mudah yang bisa ikuti, yaitu RECENCY, FREQUENCY, dan MONETERY.

  • RECENCY

Buatlah database berdasarkan waktu belanja terakhir konsumen. Misalnya, konsumen premium adalah konsumen yang paling tidak melakukan belanja selama 1 bulan terakhir.

  • FREQUENCY

Buatlah database berdasarkan seberapa sering konsumen belanja produk kita.

  • MONETERY

Siapa konsumen yang paling banyak belanja dalam jumlah hitungan rupiah? Maka mereka berhak menjadi konsumen premium Anda.

Lantas, setelah membuat database, apa langkah selanjutnya? Buatlah KOMUNITAS! Entah itu melalui grup atau bisa langsung secara personal. Misalnya, mendapatkan surprise setiap ulang tahunnya. Bisa juga dengan mengirimkan informasi ter-update secara rutin.

Bagaimana greeners? Semoga bermanfaat ya artikelnya….

(0)

Saya rasa semua orang pernah berorganisasi. Ya, setidaknya organisasi di dalam keluarganya. Jabatannya bisa sebagai ayah, ibu, anak, kakak, adik, menantu, ipar, dan lain-lain. Tugasnya, sesuai dengan jabatannya masing-masing dan pembagian tugas atas kesepakatan anggota keluarga lainnya yang pasti.

Nah, keluar dari keluarga, mungkin ada yang bergabung dengan Pramuka, OSIS, BEM, atau yang paling dekat adalah organisasi dusun tempat kita tinggal. Yup! Salah satunya adalah IMMDN alias Ikatan Muda Mudi Dusun Nyampuran. Emm… mungkin saya bergabung hampir 2 tahun ini. Setelah saya melanglang buana kesana kemari. Akhirnya saya memilih menetap di Dusun Nyampuran Desa Sumowono Kabupaten Semarang Jawa Tengah.

Nah, kali ini, saya akan membahas tentang logo IMMDN. Sebenarnya apa sih artinya? Yang pasti jelas, setiap pembuatan logo, meskipun sederhana. Tetapi selalu saja ada nilai filosofi dan tentu harapan ke depan tentang organisasi yang dilambangkan dalam sebuah simbol atau logo.

logo, immdn, ikatan, muda, mudi, dusun, nyampuran, sumowono, makarameSimbol

Segi lima                     : Pancasila

Warna dasar biru    : Kepulauan

Tali                                : Ikatan/tali silaturahim

Bintang                        : Ketuhanan YME

Pita Kuning                : Kesejahteraan bersama

Arti

Segi lima                     : Pangkal Jiwa dan Semangat Pancasila

Warna dasar Biru        : Hidup dan Kehidupan yang Sejahtera dalam Negara Kepulauan

Tali                              :  Persatuan yang kokoh menegakkan persatuan/tali silaturahim dan Mengikat Spirit Membangun Cita-cita yang Luhur

Bintang                       :  Keteguhan dalam Menggapai Cita-cita yang Tinggi menuju Keberhasilan Berdasar pada KeTuhanan YME

Pita (Motto/Slogan)    : Muda Jaya Sakti Bhakti Praja (Jayalah Pemuda Berkerja Keras Membangun Bangsa dan Negara)

Arti Global

Semangat Ikatan Kepemudaan dengan Jiwa Pancasila untuk Membangun Cita-cita Bangsa Dalam Pencapaian Kesejahteraan yang Berdasar KeTuhanan Yang Maha Esa.

Bagaimana sobat? Luar biasa bukan maknanya? Semoga kami semua bisa menjadi pribadi yang baik demi kemajuan lingkungan tempat kami tinggal. Aamiin…

Bagaimana dengan arti lambang dusunmu?

(0)

Sepertinya hampir satu tahun ini makarame tidak mengikuti kegiatan bazar dan pameran. Jadi kangen dan ingin memulai debut lagi ikut bazar dan pameran sana-sini. Tentu dengan harga stand yang terjangkau ya. Hehe…

Yup! Jumat kemarin, tepatnya tanggal 20 Maret 2015, makarame dapat kesempatan untuk mengikuti Bazar Madani Temilnas XIV yang diadakan di pelataran gedung Soedarto UNDIP Tembalang, Semarang.

pameran, bazar, madani, temilnas, undip, tembalang, makarame, kaktus, sukulen, hidrogel, mini, souvenir, murah

Dimulai dengan insiden salah keluar pintu tol, makarame tetap semangat dong memasarkan kaktus dan sukulen. Dan, alhamdulilah, tidak telat sampai di TKP. Makarame sengaja berangkat lebih awal, yaitu pukul 06.00 dari rumah di kaki gunung Ungaran, Sumowono. Dan sampai di UNDIP pukul 07.00 lebih dikit. Lupa berapa dikitnya. Hehe…

pameran, bazar, madani, temilnas, undip, tembalang, makarame, kaktus, sukulen, hidrogel, mini, souvenir, murah

Ini beberapa dokumentasi antusiasme pelanggan makarame.

pameran, bazar, madani, temilnas, undip, tembalang, makarame, kaktus, sukulen, hidrogel, mini, souvenir, murah pameran, bazar, madani, temilnas, undip, tembalang, makarame, kaktus, sukulen, hidrogel, mini, souvenir, murah pameran, bazar, madani, temilnas, undip, tembalang, makarame, kaktus, sukulen, hidrogel, mini, souvenir, murah

(0)

Toko online akan selalu menjadi trend belanja masa kini mengingat kemudahan teknologi semakin merata hampir ke seluruh penjuru dunia. Kemudahan belanja online semakin memanjakan mata. Di samping tentu terkait kesibukan para buyer yang terkadang tak memungkinkan mereka belanja secara lansung ke toko-toko offline. Hanya dengan memasukkan keywords di search engine, maka akan keluar seluruh rekomendasi yang dicari. Nah, mengingat persaingan toko online yang semakin ketat, maka memilih penyedia website yang profesional dan terpercaya adalah hukum wajib bagi para seller. Berikut ini adalah hal – hal yang harus diperhatikan dalam memilih jasa penyedia website.

1. Cari Info Siapa Orang Dibalik Jasa Penyedia Website Tersebut

Kamu bisa melihat apakah penyedia jasa pembuatan website itu bisa dipercaya atau tidak dari siapa orang yang berada dibalik jasa penyedia website tersebut. Reputasi suatu bisnis bisa dilihat dari reputasi orang yang menjalankan bisnis tersebut.

2. Cek Layanan Yang Ditawarkan

Jangan hanya pernah memilih karena harganya murah tapi lihat juga layanan yang ditawarkan. Jangan sampai kamu pakai jasa abal-abal yang hanya menawarkan harga murah tapi kualitasnya tidak bisa dipertanggungjawabkan.

3. Lihat Siapa Saja Yang Sudah Jadi Kliennya

Pilihlah jasa pembuatan website yang sudah jelas siapa kliennya dan bagaimana hasilnya. Semakin banyak klien yang sudah dilayani maka semakin bisa dipercaya jasa penyedia website tersebut.

4. Cari Info Lebih Lanjut Dari Klien Yang Sudah Pakai

Sekalipun jasa penyedia website sudah memiliki banyak klien tapi hal itu belum tentu menjadi ukuran bahwa penyedia jasa tersebut memiliki layanan yang baik. Kamu harus tetap berusaha mendapatkan info terkait bagaimana layanan penyedia website tersebut dari kliennya langsung.

(1)

Bank sampah. Sudah pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita kan ya! Secara bak jamur di musim penghujan, kegiatan peduli sampah dan lingkungan ini hampir dapat kita temukan dimana-mana. Terlebih, setelah seorang dokter muda yang mendapat penghargaan langsung oleh Pangeran Charles di London terkait klinik sampahnya. Dimana setiap orang bisa berobat hanya dengan membayar menggunakan sampah! Wow! Luar biasa memang dr. Gamal Al Bin Said ini. Inspirator bagi para pemuda.

COKROWONO: PENGGERAK MASA DEPAN SUMOWONO

Nah, kali ini, giliran pemuda pemudi Sumowono yang tergerak hatinya untuk meluangkan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk membuat bank sampah yang diberikan nama COKROWONO. Nama ini diambil dari filosofi cerita pewayangan. Cokro adalah senjata Kresna, sedangkan Wono sendiri diambil dari nama SUMOWONO (nama desa kita tercinta) yang berarti hutan. Dimana diharapkan, Cokrowono ini dapat menjadi penggerakan kemakmuran dan kesejahteraan sumowono melalui pemuda pemudinya. Bukankah Ir. Soekarno pernah mengatakan bahwa beliau akan mengguncangkan dunia jika diberikan 10 pemuda? Begitu dahsyat bukan!

immdn, nyampuran, sumowono, ikatan, muda, mudi, makarame

Cokrowono sendiri digawangi oleh sekumpulan muda mudi yang tergabung dalam Ikatan Muda Mudi Dusun Nyampuran (IMMDN). Mulai dari anak-anak, remaja, ibu-ibu, bapak-bapak, bahkan kakek-kakek dan nenek-nenek pun ikut berpartisipasi! Semoga bisa berjalan lancar hingga berkembang suatu saat nanti ya, guys. Aamiin…

POSBINDU = TES KESEHATAN NASABAH COKROWONO

Nah, di kegiatan bank sampah ini. Kita tidak hanya peduli masalah sampah dan lingkungan saja lho. Tetapi juga kesehatan para nasabahnya. Kita sediakan tensimeter GRATIS untuk mengecek tekanan darah. Dan, ada juga ke depannya timbangan badan dan lingkar perut. Yup! Harapannya kita bisa mencegah berkembangnya penyakit degeneratif di Sumowono. Ya, bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati bukan?

bank, sampah, cokrowono, posbindu, nyampuran, sumowono, ikatan, muda, mudi, makarame
Tensi salah satu nasabah Cokrowono. Sehat selalu ya, Mbah…

Lingkungan bersih, dapat tabungan untuk bekal lebaran, plus badan jadi sehat! Minat melihat kegiatan Cokrowono lebih lanjut? Yuk, main ke Sumowono…!!!

bank, sampah, cokrowono, posbindu, nyampuran, sumowono, ikatan, muda, mudi, makarame
Ngangkut Sampah Pakai Truk Tetangga. Makasih Om…
(1)

Hingga saat ini pemberian ASI dan menyusui dalam jangka panjang terutama menyusui dengan posisi berbaring miring (side lying) saat malam hari dipercaya menjadi salah satu penyebab kerusakan gigi pada anak-anak.

Sehingga banyak Mama yang menghindari untuk menyusui dengan posisi berbaring miring bahkan menghentikan menyusui pada malam hari. Padahal menyusui dengan posisi berbaring miring sangat membantu Mama untuk beristirahat serta manfaat menyusui pada malam hari juga banyak baik bagi bayi dan juga Mama.

Umumnya masyarakat berpendapat bahwa menyusui bayi pada malam hari hingga bayi tertidur akan sama efeknya (merusak gigi) seperti pada bayi / anak yang menyusu dengan botol dot.

Sebelum ditemukannya botol dot, kerusakan gigi pada gigi bayi/anak sangat jarang. Drg Brian Palmer dan Harold Torney telah melakukan penelitian panjang dan mendalam terhadap tengkorak manusia (sampel hidup pada 500-1.000 tahun yang lalu) dan berdasarkan hasil penelitian mereka disimpulkan bahwa menyusui tidak menyebabkan kerusakan gigi.

Jadi faktanya ASI dan menyusui dapat melindungi bayi/anak dari kerusakan gigi, dan kebalikannya, pemberian susu formula dan penggunaan botol dot sebagai media asupan bayi/anak (bottle feeding) berperan dalam perkembangan kerusakan gigi bayi/anak sejak dini. ASI mengandung antibodi (Secretory IgA & IgG) yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri jahat seperti Steptococcus mutans (S.mutans) yang menyebabkan kerusakan gigi.

Selain itu ASI mengandung protein Laktoferin yang dapat membunuh S.mutans. Hal lainnya, S.mutans menggunakan sukrosa yang terkandung dalam susu formula untuk menghasilkan asam yang akan merusak gigi, sementara ASI mengandung laktosa dan tidak dapat digunakan (S.mutans) untuk menghasilkan asam. Susu formula juga berperan dalam pengikisan enamel gigi, secara signifikan mengurangi pH dan meningkatkan perkembangan bakteri-bakteri jahat lainnya.

AAP (the American Academy of Pediatrics) pada tahun 2007 telah mempublikasikan penelitian yang menyatakan tidak ada hubungan antara menyusui dan Early childhood caries (ECC).

Terdapat perbedaan mencolok antara menghisap botol dot dan menghisap payudara (menyusu). Bila bayi menghisap botol, maka isi botol akan keluar di mulut bagian depan dan sekitar gigi, sementara saat menyusu, puting Mama akan meregang, tertarik jauh ke dalam mulut sehingga ASI akan dilepaskan langsung ke arah kerongkongan dan menstimulasi bayi untuk menelan.

Perbedaan kedua, ketika bayi tertidur dengan kondisi botol dot di dalam mulut bayi maka botol dot akan terus mengalirkan isi botol ke dalam mulut bayi/anak, sementara payudara Mama tidak akan mengeluarkan ASI bila tidak dihisap dengan aktif.

Walau bayi menyusui secara eksklusif dan setelah menerima MPASI tetap menerima ASI/disusui, bayi bisa menderita kerusakan gigi karena berbagai faktor.

Faktor-faktor tersebut diantaranya :

1. Bayi mengkonsumsi makanan minuman dengan kadar gula tinggi

2. Steptococcus mutans (S.mutans) yang masuk ke mulut bayi karena ditularkan oleh orang tua, pengasuh, dll. Beberapa tindakan yang dapat menularkan kuman ini misalnya mencium mulut bayi/anak, memakai sikat gigi bersama, sendok/garpu yang digunakan bersama, mengunyahkan makanan bayi, dll.

3. Kelainan produksi air liur (saliva). Seperti yang telah diketahui bahwa air liur membantu tubuh melawan S.mutans dengan cara membersihkan gula dari gigi dan menyediakan lapisan yang dapat melindungi gigi dari asam. Air liur berkurang produksinya secara alamiah selama tidur dan pada beberapa kondisi seperti menderita asma, diabetes, bayi preterm/prematur, malnutrisi, penggunaan beberapa jenis obat (obat asma, antihistamin, anti mual, dll).

4. Riwayat trauma kehamilan dan penyakit selama kehamilan sehingga Mama perlu mengkonsumsi obat-obatan seperti Antibiotik

5. Mama yang merokok selama kehamilan

6. Pola makan (diet) yang buruk di keluarga

7. Keluarga yang tidak terbiasa menjaga kesehatan gigi dan mulut

7, Tips, Mencegah, Kerusakan, Gigi, Anak

Langkah-langkah mencegah kerusakan gigi bayi/anak sedini mungkin (selain menyusui dan tidak memberikan asupan melalui botol dot) adalah sebagai berikut :

1. Ketika gigi bayi pertama muncul (yang umumnya terjadi sejak usia bayi 6 bulan hingga 1 tahun) mulailah membersihkan gigi bayi dengan sikat gigi khusus bayi.

Bagaimana dengan pasta gigi mengandung fluoride? Panduan lama menyatakan bahwa pasta gigi mengandung fluoride baru boleh diberikan setelah anak berusia 2 tahun. Tetapi panduan ADA (American Dental Association) terbaru tahun 2014 menyatakan sejak gigi pertama bayi muncul maka sikatlah gigi bayi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride sebesar kira-kira 1 butir beras. Sementara untuk anak berusia 3 tahun atau lebih berikan pasta gigi berfluoride sebesar 1 butir kacang polong.

2. Buat jadwal kunjungan pertama ke dokter gigi paling lambat saat bayi berusia 1 tahun

Banyak orang tua yang merasa tidak perlu untuk berkonsultasi dan memeriksakan gigi anak-anaknya, karena dianggap belum lengkap. Padahal dengan berkonsultasi dengan dokter gigi sejak dini, para orang tua bisa mendapatkan informasi status kesehatan gigi-mulut anak dan memahami cara membersihkan gigi-mulut dengan baik dan benar.

3. Beri minum air putih setelah bayi makan MPASI

Bayi yang sudah menerima MPASI (usia 6 bulan ke atas) boleh diberi air putih (bisa dimulai dengan kuantitas 60 ml per hari) setelah makan sehingga membantu membersihkan gigi dan mulut bayi dari sisa makanan yang menempel.

4. Tidak membiarkan dan membiasakan bayi/anak membawa botol minum/cup dalam jangka waktu lama

Walaupun bayi/anak tidak menerima asupan melalui botol dot, seringkali bayi/anak memegang botol minum , cup, training cup dll yang berisikan berbagai macam (bisa jus, susu, teh,dll). Hal inipun dapat menyebabkan kerusakan gigi karena gigi secara konstan bersentuhan dengan sukrosa.

5. Hindari makanan tinggi gula dan jenisnya lengket & perlu waktu lama berada di dalam mulut seperti permen karet, lollipop.

6. Mama Papa menjadi contoh & teladan pola makan & minum yang sehat serta menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Orang tua adalah contoh pertama dan utama yang akan ditiru anak-anak. Jadi orang tua mencontohkan memakan makanan sehat seperti sayur dan buah, membatasi makanan tinggi gula seperti permen, kue-cake, minuman bersoda, syrup dll.

Orang tua juga dapat membuat aktivitas menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut bersama, yang utama membuat rutinitas menyikat gigi dengan cara yang menyenangkan. Bila gigi anak sudah makin banyak maka mulai diajarkan cara memakai benang gigi (dental floss) untuk membersihkan sela-sela gigi.

7. Hindari kontak mulut, memakai peralatan makan dan sikat gigi bersama jika Mama-Papa atau pengasuh memiliki masalah dengan gigi dan mulut.

Semoga bermanfaat, happy breastfeeding 🙂

Sumber: Fatimah Berliana Monika Purba

(0)

It’s not just what you say but HOW you say it that creates power. Selisih paham sering kali muncul bukan karena isi percakapan melainkan dari cara penyampaiannya. Maka penting bagi kita untuk belajar cara berkomunikasi, agar tidak mengganggu hal penting yang ingin kita sampaikan.

Awali dengan kesadaran bahwa aku dan kamu adalah 2 individu yang berbeda dan terima hal itu. Pasangan kita dilahirkaan oleh ayah ibu yang berbeda dengan kita, tumbuh dan berkembang pada lingkungan yang berbeda, belajar pada kelas yang berbeda, mengalami hal-hal yang berbeda dan banyak lagi hal lainnya. Maka sangat boleh jadi pasangan kita memiliki Frame of Reference (FoR) dan Frame of Experience (FoE) yang berbeda dengan kita.

  • FoR adalah cara pandang, keyakinan, konsep dan tata nilai yang dianut seseorang. Bisa berasal dari pendidikan ortu, buku bacaan, pergaulan, indoktrinasi dll.
  • FoE adalah serangkaian kejadian yang dialami seseorang, yang dapat membangun emosi dan sikap mental seseorang.

Continue Reading…

(1)

Memiliki anak yang beranjak remaja memang gampang-gampang susah. Karena di usia ini, anak-anak sudah mulai mencari jati diri sendiri melalui lingkungan dan mungkin peer group-nya. Tetapi, menjadi orang tua sekaligus sahabat bagi anak-anak adalah jalan terbaik untuk mempertahankan hubungan tetap harmonis. Eits, tidak hanya berlaku untuk orang tua terhadap anak ya, tetapi juga bisa lho diterapkan oleh guru, atau mungkin kakak, sepupu, om, dan tante. Agar jiwa kita tetap muda dan mudah bergaul serta terpenting adalah mengarahkan anak-anak remaja ini menuju masa depan yang lebih baik.

Berikut 4 ON yang harus kita kuasai dan terapkan terhadap anak-anak remaja. Jangan sampai keluarga kita terjangkit penyakit cabe-cabean atau bahkan terong dicabein. Hehe…

Materi ini disampaikan oleh Ibu Dhian ‘Motivateens’ Fatmasari. Penulis buku Move On Nggak Pake Lamadengan tema “mengajak remaja untuk move on.” Moderator : dewi bunda afkacenna dan Notulen : dewi mustika rini.

Pertama : VISION

Saya tidak akan menjabarkan teori tentang visi, karena saya yakin ibu-bu semua memiliki pehaman yang lebih dalam tentang makna visi. Tapi, yang ingin saya garis bawahi, pernahkah dan sudahkah ibu-ibu secara rutin berbicara tentang masa depan anak-anak bersama anak-anak? Atau bahkan, sudahkah diskusi tentang visi anak-anak dan dituangkan secara tertulis dalam bentuk ‘life map’?

Pengalaman saya, semua remaja yg ‘out of control’ krn mereka tidak memiliki visi atau panduan dalam mengarahkan hidupnya. Visi yang tertulis juga membantu kita untuk ‘stay focus forward’ ketika menghadapi kondisi-kondisi yang tidak diharapkan dari remaja2 kita. Maksudnya, vision membantu menjaga pikiran-pikiran kita untuk fokus pada kebaikan-kebaikan atau kekuatan-kekuatan remaja kita. Dengan demikian, remaja-remaja kita tumbuh dengan self esteem yang kuat.

Kedua : ACTION

Ibu-ibu, sebelum take ACTION untuk membantu remaja-remaja kita mencapai impian mereka. Hal terbesar yang dibutuhkan remaja,  yaitu :

  1. Kebebasan dan ruang untuk menjadi diri mereka sendiri
  2. Dipercaya
  3. Dicintai
  4. Dihargai
  5. Diberi kesempatan untuk lebih leluasa

Dengan demikian langkah-langkah untuk ACTION adalah :

  1. Perkuat keyakinan dan terus memupuk penghargaan diri serta rasa percaya diri remaja-remaja
  2. Kenalkan remaja dengan strategi-strategi efektif untuk ‘sukses di sekolah dan berhasil di kehidupan (contoh strategi sukses di sekolah : mencatat dengan metode mind map, menghafal dengan metode magasing (MAtematika Gampang Asyik dan Ga Bikin Pusing). Contoh strategi berhasil dalam kehidupan : belajar mengelola emosi negatif,  belajar berkata ‘tidak’ terhadap teman yang negatif, membangun hubungan yang sehat dengan ortu dan guru)

Ketiga : PASSION

Untuk langkah teknis menemukan passion remaja saya rasa banyak metode di luar sana. Yang penting untuk kita     lakukan adalah menghargai setiap kekuatan remaja2 kita dan membantu mereka untuk mengembangkannya.     Saat ini kan banyak tuh fenomena sarjana teknik tapi malah jd guru, sarjana ekonomi malah buka bengkel. Hehe… Semoga tidak terjadi pada remaja kita. Arahkan passion mereka dari awal sehingga menghasilkan sesuatu yang maksimal.

Keempat : COLLABORATION

Yuukks kita bekali remaja-remaja kita dengan kemampuan bekerja sama yg baik. Caranya? Mari sebagai ortu bekali diri dengan kemampuan ‘mendengar’ dan ‘memberi teladan’.

passion, action, motivation, motivateen

TANYA JAWAB

  1. Bagaimana bila kita sendiri masih dalam proses belajar untuk mengelola emosi negatif. Sementara kita sudah harus melatih anak-anak remaja kita untuk mengelola emosi negatif mereka. Bagaiman agar kita sebagai ortu dapat belajar lebih cepat untuk mengelola emosi negatif tsb. Terimakasih.

>> So, ibu-ibu  yang dirahmati Allah. Kita-kitanya dulu yang mesti belajar handle emosi-emosi negatif. Caranya ???

  1. Praktek pertama : tips ini saya dapatkan dari mas Krishnamurti. Pindahkan semua emosi negatif dari dalam tubuh ke tangan yang lebih lemah (biasanya tangan kiri)
  2. Langkah kedua : pindahkan semua emosi positif ke tangan    kanan. Bayangkan,  rasakan, dengarkan saat2 ibu-ibu benar-benar happy or dalam kondisi peak performance
  3. Ketiga : sesuai hitungan ibu-ibu sendiri, lakukan dengan sangat cepat,  satukan kedua tangan dengan sangat keras. Bisa sambil teriak YEZZZZZ…!!! Boleh sambil digosok-gosok kedua telapak tangannya. Terus lakukan sampai menjadi sebuah kebiasaan, sehingga saat ibu-ibu merasa ketidaknyamanan ibu-ibu bisa dengan cepat kembali pada suasana positif.

Untuk remaja, saat mereka pada kondisi kurang nyaman ada beberapa tips :

  1. Rubah fisiologi tubuh. Misalnya, saat marah dalam kondisi berdiri, cobalah untuk duduk. Kemudian berbaring atau hingga mendapatkan posisi yang menyenangkan.
  2. Rubah fokus / gambaran di pikiran
  3. Rubah ucapan, kalo terbiasa ngomong ‘mati gw….’ ato ‘sial…..sial…..’ ya begitu lah diri mereka. Jadi biasakan bahkan pada kondisi-kondisi yang menantang, ucapan
    mereka selalu positif.  Co : aku pasti bisa !!!

 

  1. Tanya bun, saya ingin memberi kepercayaan pada anak saya, tapi saya juga ingin mengontrolnya. Karena sebuah pengalaman pribadi di keluarga saya sebelumnya, kakak saya yang diberi kepercayaan tanpa kontrol ortu akhirnya malah jadi orang yang cuek dengan keadaan, dan ortu pun kaget ktika mngetahui anaknya tidak seperti yang diharapkan. Bagaimana strateginya?

>> Bunda, sesungguhnya kunci utama ‘pengendalian’ remaja adalah strategi komunikasi. Saya beri kutip kata pengendaliannya, karena pengendalian pada anak-anak dan remaja sedikit berbeda.    Bagaimana caranya ??

  1. Fokus pada kekuatan dan kelebihan anak. Bukan berarti remaja tidak pernah melakukan kesalahan.  Tapi sikap kita menentukan seperti apa remaja-remaja itu kelak.
    Co : ini true story…. 2 orang remaja tertangkap basah mengutil di swalayan. Ayah anak A, begitu tiba di kantor polisi langsung memeluk dan berkata,’ Ayah sayang padamu, nak !! Apa yang bisa ayah bantu?. Ayah anak B langsung menempeleng si anak hingga dia terjatuh dari kursinya. Beberapa tahun kemudian, A menyelesaikan kuliahnya dan menjadi profesional, dan B mati tertembak pada usaha perampokan bersenjata. Naudzubillah…..
  2. Belajar untuk mendengarkan dengan aktif. Beri perhatian dan fokus 100% saat anak menyampaikan apa pun yang terjadi dan gigit lidah ibu-ibu untuk tidak mudah memotong atau berkomentar. Pahami dan hargai dulu perasaannya dan bahkan bila perlu tidak usah memberikan nasehat, tapi beri pertanyaan-pertanyaan yang memberdayakan.
  3. ..langkah ketiga….bertanya dengan cara yang tepat. Co sederhana : bertanya dengan kata tanya ‘ bagaimana’ bukan ‘mengapa’. Bagaimana caranya supaya kamu bisa menepati janji untuk pulang sebelum jam 9 malam?? Bukan ‘mengapa kamu pulang terlambat’?
  4. Jadilah teman….sesekali ajak teman-teman mereka untuk nonton bioskop bersama atau menginap di rumah. Dengan demikian, kita bisa mengenal teman-teman remaja-remaja kita.

Tambahan sedikit, fokus pada kelebihan dan kekuatan remaja sangat membantu mereka untuk tahan pada tantangan-tantangan kehidupan. Caranya? Ijinkan mereka untuk melakukan kesalahan dan bantu mereka untuk mengubah kesalahan menjadi pembelajaran besar. Tahan pula untuk tidak mengritik teman-teman mereka, seaneh apa pun. Karena, bagi remaja, teman-teman adalah sumber penghargaan diri yang cukup besar.

  1. Bu mau nanya? Untuk membuat life map visi bisa mulai usia berapa? Untuk anak remaja yang sudah mulai punya seabrek kegiatan bagaimana bisa mengarahkan supaya fokus?

>> Tiger wood belajar membuat visi sejak usia 3 tahun. Muhammad al fatih sejak 2 tahun ( bahkan ada yang mengatakan sejak 13 bulan ). So, menurut saya sih tidak ada usia yang terlalu dini untuk mengarahkan anak untuk punya visi. Hanya yang perlu menjadi catatan, bedakan ambisi ortu dengan visi anak. Kita itu hanya berperan sebagai pengarah bukan raja or ratu di rumah yang rakyat-rakyatnya cuma nurut saja.

Kayak tiger wood, dengan bimbingan dan arahan ortu, dia sendiri yang memutuskan untuk menjadi juara dunia. Keputusan itu dia ambil saat usianya masih 8 tahun, makanya nggak heran saat dia sweet seventin…hehe 17 thn maksudnya, dia sudah jadi juara nasional loga pro USA.

Bunda, supaya remaja menjadi fokus, langkah pertamanya adalah temukan passionnya. Kecenderungan alami remaja adalah mencoba hal-hal baru. So, kita sebagai ortu mesti bijak mengarahkan remaja. Nah, biar sama-sama nyaman, ajak dia untuk fokus pada passionnya.
Sebetulnya, kalo belum sempat untuk uji ilmiah tentang find passion, ibu-ibu bisa menggunakan 3 formula sederhana :

  1. Temukan bidang-bidang yang mereka ENJOY.
  2. Setelah itu check lagi, mana di antara aktifitas-aktifitas tersebut yang mereka ada PERTUMBUHAN kemampuan.
  3. Saringan terakhir, mana yg di antara aktifitas-aktifitas yang mengalami pertumbuhan tersebut. Mereka juga DIAKUI kemampuannya oleh orang lain. Selain itu, bantu remaja-remaja tersebut untuk memahami bahwa fokus pada passion akan membuat mereka menjadi orang di atas rata-rata yang memiliki spesialisasi unik atau punya pembeda kalo bahasanya Ippho Santoso, bukan hanya sekedar
  1. Bu dian bagaimana menangani remaja yang bermasalah? Sekarang ini dua keponakan tinggal dirumah orang tua karena sekolah di tempat tinggal ortu saya. SMU kelas satu (cewek) dan tiga (cowok). Sementara ortu keponakan (kakak saya tinggal di kota lain). Bermasalahnya belum mandiri, pilih-pilih makanan, kurang bertanggung jawab untuk kebutuhan diri sendiri. Karena ortunya (kakak saya) biasa mengurus semuanya. Bagaimana sikap ortu saya (sebagai kakek neneknya)?

>> Wah…..selamat bunda….ini artinya bunda mendapat kesempatan untuk belajar lebih banyak. Terutama terkait dengan penanganan remaja. Menangani remaja sesungguhnya bila tahu kuncinya lebih sederhana dibanding anak-anak. Karena mereka sudah mulai tumbuh otak berpikir logisnya, hanya yang menjadi tantangan adalah merubah kebiasaan, butuh kesungguhan semua pihak. Langkah praktis untuk menumbuhkan kemandirian pada remaja:

  1. Lakukan pembicaraan yang sehat dan berkualitas dengan masing-masing anak, kalau bisa sih secara terpisah. Gali dulu perasaan mereka, siapa tahu mungkin mereka merasa terluka dengan perpisahan terhadap ortu atau mereka hanya mencari perhatian dari orang lain.
  2. Bantu anak-anak tersebut untuk menemukan visi hidupnya, dan beri pertanyaan-pertanyaan yang menggugah.

Contoh: kan kamu mau jadi ilmuwan, kira-kira dengan sikap kamu yang cuek begini bisakah kamu mencapai target hidup kamu? Apa yang bisa tante bantu supaya kamu lebih bertanggung jawab?

  1. Buat kesepakatan-kesepakatan tentang tata tertib. Kuncinya : hargai dulu perasaan mereka dan ajak mereka untuk berpikir ke depan . Ini ada tips dari mas adam khoo, bagaimana membuat tatib dengan remaja :
    1. Hargai dan tunjukkan kalau anda peduli
    2. Bangun kebutuhan
    3. Gambarkan tantangan yang dihadapi
    4. Buat alternatif-alternatif solusi, dan beri mereka kepercayaan untuk memilih
    5. Beri insentif
    6. Tentukan konsekuensi
    7. Bangun komitmen dan rasa dipercaya
    8. Eksplorasi kemungkinan munculnya gangguan
  1. Jadi ingin cerita pengalaman pribadi. Dulu saya kuliah di arsitektur. Sebuah jurusan yang saya pilih setelah mengikuti orientasi jurusan teknik ugm. Tapi saya pilih universitas lain dengan jurusan sama. Ternyata, meski jurusan sama, tapi cara pengajaran dan mata kuliah yang diajarkan di dua perguruan tinggi ini berbeda. Dan ternyata juga, meskipun saya suka menggambar, ternyata saya kurang memiliki sikap kerja yang cocok untuk pekerjaan arsitek, yaitu bisa bekerja di bawah tekanan dan deadline, serta PD dalam menyampaikan gagasan/ide rancangan. Sehingga, setelah lulus, saya merasa saya tidak cocok untuk bekerja sebagai arsitek meski menyukai desain dan membuat karya art and craft. Dan ternyata dunia arsitektur itu, agak keras juga buat type perempuan yang seperti saya.

Yang menjadi pertanyaan, sekarang anak perempuan pertama saya ingin menjadi arsitek. Dia suka menggambar, mendesain bentuk dan bangunan, serta PD. Saya sebenarnya khawatir kalo dia pilih jurusan araitektur, nanti dia malah tidak bisa berprofesi sesuai bidangnya. Sekarang dia masih kelas 6 SD dan teman dan gurunya sudah mengenal cita-citanya untuk menjadi arsitek dan mendukungnya. Bahkan gurunya berkata: ini mah sudah jadi arsitek. Sambil sang guru melihat gambar rancangan rumahnya.

Apa yang harus saya lakukan? Apakah mendukung sepenuhnya cita-cita tersebut atau juga harus memberi dia wawasan lebih tentang dunia profesi arsitek yang agak berat itu dan membuka wawasannya untuk jurusan lain.

>> Oke, bunda, Sebaiknya sih bunda lakukan test psikologi dulu deh. Dan sekarang ada banyak merek. Sebaiknya juga untuk nemu the real passion pake test yang bukan harus nulis-nulis, tapi pakai test sidik jari misalnya. Soalnya test yang dilakukan dengan menulis, biasanya tingkat akurasinya kurang oke. Tergantung kondisi mood anak soalnya.

Untuk putri bunda yang luar biasa, bunda bisa melakukan ‘perjalanan cita-cita’. Maksudnya, bunda sudah tepat sekali dengan mengenalkan dunia profesi tertentu secara mendetail. Mendetail ya, bund. Bukan menakuti. Pisahkan ketakutan dan hambatan bunda dengan kondisi anak. Dan sudah tepat sekali, mumpung masih kelas 6 SD, perkenalkan dengan profesi-profesi lain. Caranya gampang kok. Saat bepergian bersama tunjukkan juga profesi-profesi lain. Ini lho dokter gigi, pekerjaannya begini, bla bla bla…. Tapi, kalo setelah itu anak tetap kuat kehendak untuk menjadi arsitek. Ya, makin gampang tho, apalagi kalo hasil test juga mendukung. suiiippp kan?

(3)

Bagi sebagian orang, komitmen dalam sebuah ikatan pernikahan teramat sangat berarti dan sakral. Sekali seumur hidup sudah pasti menjadi cita-cita semua orang yang berkomitmen. Walaupun tidak jarang, pernikahan bukan menjadi hal yang khusus dalam sebuah hubungan dan mereka bisa menghabiskan sisa waktu berdua. Semua tergantung pilihan masing-masing pasangan. Yang jelas, hampir semua agama menganjurkan janji ikatan suci di hadapan Tuhan ini. Kalau kamu termasuk yang mana, Sob?

Pernikahan yang didasari cinta saja, ternyata tidak cukup untuk mempertahankan rumah tangga lho. Iya, karena benturan-benturan pendapat atau sikap sudah pasti akan dialami oleh dua insan dalam ikatan cinta ini. Lantas bagaimana untuk mempertahankan sebuah hubungan kasih sayang agar bernilai ibadah dan tentu langgeng hingga surganya kelak? Plus dikaruniai anak-anak yang baik dan berprestasi. Sungguh keluarga bahagia bukan? Orang tua dan anak menjadi sebuah tim menciptakan kebahagiaan bersama. Berikut ini ada beberapa tips yang di share oleh Ibu Mira Julia dalam sebuah forum diskusi yang dipandu oleh Mbak Yeyen, Estri, dan Weni. Semoga bermanfaat ya, Sob!

Mengelola rumah tangga adalah sebuah kehormatan dan karunia. Kalau kita bisa melihatnya dengan sudut pandang positif itu, maka mengelola rumah tangga bukanlah sebuah beban. Mengelola rumah tangga juga tak hanya dilihat sebagai kewajiban, tetapi sebuah kesukacitaan. Di mana suka citanya? Saat segala sesuatu dalam keseharian berjalan lancar, maka di sana ada keberhasilan kita. Saat anak, pasangan, dan kita sendiri bisa selaras dan bersinergi, di sana ada kemenangan bersama seluruh anggota keluarga.

Tapi terkadang urusan mengelola rumah tangga bukan urusan yang mudah. Apalagi kalau dikaitkan dengan harapan orang lain kepada kita, seolah-olah kita harus menjadi orang yang sempurna dan serba bisa. Padahal kita juga adalah manusia biasa, yang memiliki kekurangan dan terkadang melakukan kesalahan walaupun kita sudah menekadkan diri untuk terus belajar.

Nah, apalagi sejak ada Internet dan media sosial. Pada satu sisi, Internet memberikan ruang yang sangat luas dan tak terbatas pada kita untuk bisa belajar. Tapi pada saat bersamaan, kita bisa menjadi terintimidasi oleh citra kesempurnaan orang lain. Seolah-olah rumput tetangga memang lebih hijau.

Saat melihat ada seorang ibu yang terlihat mampu berkarya di masyarakat sementara keluarganya tetap terlihat terurus dengan baik, seharusnya kisah itu menjadi inspirasi & penyemangat untuk bisa terus berkarya. Tapi jika kondisi mental kita sedang turun, informasi di internet & media sosial justru memberikan perasaan intimidasi. Mengapa saya tidak bisa seperti ibu itu?

Nah, untuk menghindari rasa ketertekanan, ada satu sudut pandang yang harus selalu kita ingat bahwa setiap keluarga unik, setiap individu unik. Hindari membandingkan keluarga kita, anak kita bahkan diri kita dengan orang lain. Yakinlah bahwa Tuhan telah menyiapkan jalan hidup terbaik bagi kita. Tinggal mampukan kita sampai pada jalan terbaik yang telah dipersiapkan-Nya itu.

Dari hasil perjalanan keluarga saya selama ini & beragam sumber berikut beberapa strategi yang bisa kita lakukan dalam melakukan manajemen keluarga:

1. Carilah Kebahagiaan yang Menyemangati Diri
Di tengah kesibukan keseharian kita mengelola rumah, kita harus berusaha mengenali hal-hal yang membahagiakan diri kita sendiri. Mengapa kebahagiaan diri itu penting? Karena kondisi psikologis ibu akan memancar dan berpengaruh ke seluruh anggota keluarga. Ibu adalah matahari keluarga.
Ibu yang stress akan membuat seluruh rumah terasa tegang. Ibu yang relaks, bahagia, dan ceria akan membuat seluruh anggota keluarga menjadi berbahagia. Untuk itu, carilah kegiatan yang bisa membuat bahagia & melonggarkan kepenatan dalam mengatur rumah tangga. Temukan hal-hal sederhana untuk mendapatkan kebahagiaan itu, misalnya: membaca buku, minum teh, pergi ke salon, atau apapun yang bisa membuat kebahagiaan.

2. Rencanakan & Tentukan Skala prioritas

Kelola waktu Anda agar Anda bisa melakukan hal-hal berharga dan tidak hanya tenggelam dalam kegiatan keseharian. Biasakan membuat rencana & target mingguan/bulanan. Tuliskan hal-hal yang ingin dilakukan dan tentukan mana yang menjadi prioritas. Gunakan alat yang paling mudah buat Anda. Bisa menggunakan gadget, buku notes atau printable yang banyak tersedia di internet. Salah satu yang saya buat bisa diunduh gratis: http://rumahinspirasi.com/hadiah-2015-free-printable-planner/ atau bisa unduh di sini: http://www.organizinghomelife.com/free-printables

3. Libatkan Seluruh Anggota Keluarga dalam Keseharian
Ajak anak untuk terlibat dalam kegiatan keseharian. Mulai dari sebuah hal yang sederhana yang mampu dilakukan oleh anak, perlahan mulai ditambah sesuai dengan bertambah umur mereka.
Melibatkan anak bukan hanya membantu pekerjaan Anda, tetapi juga akan melatih kemandirian mereka. Pada saat memulai, jelaskan kepada anak-anak bahwa keluarga adalah satu tim yang harus saling tolong-menolong. Kegiatan membantu rumah tangga adalah kegiatan berharga. Tunjukkan apresiasi Anda setiap kali anak-anak sudah membantu keluarga. Sumber yang bagus: http://thehappyhousewife.com/home-management/age-appropriate-chores-for-kids/

4. Konsistensi & Terus Belajar
Dalam proses manajemen rumah tangga pasti ada pasang surutnya. Ketika hal itu terjadi, maka berdamailah dengan kegagalan kemarin. Ingatlah walau kemarin kita kurang berhasil mencapai target, tapi hari ini adalah hari yang baru & kita selalu bisa mencoba lagi. Ada banyak tips mengatur rumah tangga yang bisa kita dapat dari internet. Salah satu sumber yang cukup lengkap bisa disimak di sini: http://thehappyhousewife.com/home-management/home-management-tips/

tips, managemen, keluarga, rumah, tangga, bahagia

TANYA JAWAB
1. bagaimanakah tips memiliki waktu untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan bagi ibu yang mempunyai anak umur dibawah 1thn?
>> Untuk anak usia di bawah 1th sebenarnya lebih banyak diajak ngobrol, bersenandung dan distimulus indera-inderanya. Ada buku judulnya slow and steady get me ready. Isinya ide kegiatan mingguan u anak usia 0-5th. Untuk pekerjaan rumah tangga, karena kami tidak punya asisten. Jadi waktu anak masih bayi yaaa diikhlaskan rumah berantakan 🙂

2. Mba Lala, Apa standar keberhasilan bahwa kita sudah berhasil jadi ibu yang bahagia? (yeyen)
>> Kita bisa menjalani hari dengan nyaman, hati lapang tanpa perasaan tertekan. Tidak mudah tersulut emosi jika ada masalah.

3. Bagaimanakah trik mengajak suami agar dapat berperan aktif dalam mendidik anak? #suami tipe tidak suka baca. (estri)
>> Ajak ngobrol & update selalu perkembangan anak. Awalnya mungkin cuek, tapi percaya deh. Lama-lama dia akan menunggu update sampai akhirmya tergerak untuk terlibat.
>> Ceritakan apa yang sedang dilakukan anak, apa yang saat ini menjadi minatnya dll. Saya punya banyak sahabat praktisi hs yang awalnya single fighter, tapi setelah sekian tahun akhirnya suaminya betul-betul “jump in”.

4. Bagaimana cara mengatur waktu bekerja di luar rumah dengan kerja rumah tangga agar tetap jadi bunda yang bahagia? (widya)
>> Tantangannya adalah mengatur energi supaya cukup ketika di rumah. Kalau energinya cukup, walaupun waktu di rumah bisa sepenuh hati. Maksimalkan waktu yang dimiliki agar berkualitas. Fokus pada anak. Kurangi distraction saat sedang bersama anak (seperti hp dll).

5. Apa tipsnya bisa enjoy dengan rutinitas dirumah tangga saat rasa jenuh hadir bunda?? (Lusti)
O iya.. Untuk tetap menjadi bunda yang bahagia = harus tahu apa yg bisa membuatnya bahagia. Sediakan waktu me time yg cukup. Tipsnya:
 Lihatlah bahwa berkegiatan di rumah bersama anak adalah hal yang sangat bernilai bukan hanya sekedar kewajiban dan mengisi.
 Lihatlah bahwa kesempatan berada di rumah bersama anak adalah sebuah kemewahan yang tidak dimiliki setiap orang.
 Yakinlah bahwa waktu berjalan dengan cepat dan sebelum kita sadar anak-anak sudah dewasa dan siap meninggalkan kita.
 Jika kejenuhan melanda carilah “break” keluar dari rutinitas. Itu hal yang wajar dan anak-anak bisa memaklumi kok kalau kita bisa menjelaskannya.

6. Bagaimana manajemen waktu mba Lala sehingga bisa me-manage urusan domestik, anak-anak homeschooling tapi tetap aktif blogging dan melakukan banyak hal lainnya? (Yeyen)
>> Saya lentur mbak, xixixi. Berdamai dengan segala kelemahan dan ketidaksempurnaan yang terjadi. Beberapa tipsnya:
o Bangun lebih pagi tidur lebih larut
o Melibatkan seluruh keluarga untuk urusan rumah tangga
o Berbagi beban rumah tanggan & pendidikan anak bersama suami

7. Bunda lala, bagaimana caranya membagi waktu, bagi kita yang memiliki 2 anak batita, sulung 2,5y dan satu lagi 4m, agar sisulung tidak merasa dicuekin oleh ibunya, atau pun oleh ayahnya, ketika si ayah atau ibu bermain dengan si dedek yang berumur 4m. (wenny)
>> Tipsnya:
o Libatkan sang kakak. Jadikan adik sebagai bagian kehidupan kakak.
o Berikan waktu khusus untuk kakak (yang tanpa adik) walau tidak sebanyak dulu.
Waktu Tata bayi, saya dan Yudhis beberapa kali “kencan sederhana” keluar rumah. Entah untuk nonton bioskop, jalan ke taman atau beli es krim di warung. Sementara Tata dititip ke suami

8. Saya suka menyiapkan permainan untuk mengisi waktu bermain anak di pagi hari (usia balita). Namun seringkali mereka cepat bosan dan memilih hal lainnya. Seperti minta nonton tv atau main ke tetangga. Bagaimana menyiasatinya? (Yeyen)
>> Anak dilibatkan dalam proses perencanaan “besok mau main apa?” Sehingga anak merasa proses bermain itu adalah miliknya bukan hanya melakukan yang diperintahkan/disiapkan orangtua. Buat kesepakatan kapan dan berapa lama boleh noton/main ke rumah tetangga.
Sediakan kertas/bolpen/kardus/pensil warna/ playdough/balok/buku (non toys) yang mudah diraih olehnya untuk menemaninya melewati waktu luang.

9. Kegiatan seperti apa yang baik untuk balita agar mereka bisa tumbuh menjadi anak-anak yang cerdas dan bahagia? (yeyen)
>> Kegiatan apapun yang memberikan rasa nyaman bagi anak. Karena prasyarat otak anak tumbuh optimal adalah anak merasa aman & nyaman.

10. Mbak mohon tips nya dalam melaksanakan target yang kita buat, terkadang target yang kita rencanakan sering tidak tercapai, mungkin salah satunya karena pekerjaan diluar dan akhirnya kadang merasa bersalah. (Ria)
>> Itu bagian dari dinamika kehidupan. Berdamailah dengan kegagalan. Yang penting maju terus dan “stick to the plan”. Kemarin boleh gagal, tapi hari ini adalah kesempatan yang baru lagi. Semangaat

11. Bunda, anakku ikutan terobsesi gadget, laptop atau smartphone karena pengaruh teman. bagaimana menghadapinya? (Mimi).
>>Buatlah kesepakatan & aturan main penggunaan gadget dan menegakkan aturannya. Ajak anak berkegiatan bersama yang tanpa gadget.

12. Berapa menit/jam maksimal anak menonton dalam sehari bunda lala? Terimakasih
widya
>> Saya tidak tahu tepatnya karena kondisi anak dan situasi rumah berbeda2. Jenis acara yang ditonton pun berpengaruh. Kami di rumah bukan penonton tv walau ada tv. Anak lebih tertarik berkegiatan yang lain. Mungkin karena saya dan suami juga tidak terlalu tertarik dengan tv.

13. Bagaimana menyiasati manajemen waktu harian bagi ibu berbayi dan batita (tanpa art) agar tetap bisa produktif dan bahagia? (Yeyen)
Tipsnya:
 Kurangi target
 Sederhanakan harapan
 Libatkan pasangan dalam kegiatan mengurus rumah tangga
 Berdamai dengan keadaan
 Ingatlah bahwa ini bersifat temporer

14. Bagaimana tips mengatasi pertengkaran antar saudara? Dan memenej emosi saat anak tantrum? (Yeyen)
Tantrum itu pasti ada penyebabnya. Usahakan tetap tenang. Jangan tersulut emosi. Tidak perlu marah apalagi berteriak karena itu tidak akan menyelesaikan masalah. Segera pisahkan. Biarkan anak tenang dulu. Baru diajak ngobrol dan digali masalahnya setelah mereka tenang.

(2)

Orang bilang, anak-anak zaman sekarang lebih cepat dewasa dibandingkan dengan anak-anak tahun 90-an ke bawah. Entah benar atau tidak secara statistik, tetapi gaya pacaran anak sekarang memang bisa dikatakan memprihatinkan. Setelah beberapa waktu lalu dihebohkan dengan acara “penembakan” anak SMP kepada anak SD, juga tentang maraknya MBA (Marriage by Accident) di kalangan anak-anak SD dan SMP, belum lagi kasus pelecehan seksual yang tidak hanya dilakukan orang dewasa kepada anak-anak di bawah umur, tetapi juga pelaku sendiri dari kalangan di bawah umur.

Lantas bagaimana kita menyikapinya? Pendidikan seks untuk saat ini memang bukan lagi hal tabu untuk diajarkan sejak dini. Berbeda dengan usia saya saat masih kanak-kanak dulu. Rasanya sangat tabu membahas seks. Saya tahu juga dari pelajaran Biologi saat SMP. Kemudian, saat kelas 3 kami mendapatkan pelajaran seks dengan mengundang pakar kesehatan.

Terkadang, saya sendiri juga bingung bagaimana menjelaskan kepada anak-anak agar tidak terkesan vulgar. Berikut tips-tips yang bisa diterapkan:

1. Mengajarkan Toilet Training

Tahap ini adalah tahap paling awal pendidikan seks pada anak. Sambil dicebokin, anak dikenalkan dengan organ paling berharga yang tidak boleh disentuh orang lain kecuali ayah bunda. Karena terkadang, justru pelecehan seksual terjadi dari orang-orang terdekat seperti saudara, sepupu, paman, tante, guru, baby sitter, dan lain-lain. Bahkan oleh dokter atau perawat pun harus didampingi oleh orang tua. Dan disentuh kali ini, karena darurat. Karena adek belum bisa membersihkan sendiri. Anak dapat mulai dilakukan toilet training biasanya di atas usia satu atau satu setengah tahun, hingga 2,5-3 tahun.

Dalam tahap ini, sekaligus kita mengajari  anak untuk menjaga kebersihan alat kelamin selain agar bersih dan sehat  sekaligus juga mengajari anak tentang najis. Anak juga harus dibiasakan  untuk buang air pada tempatnya (toilet training). Dengan  cara ini akan terbentuk pada diri anak sikap hati-hati, mandiri,  mencintai kebersihan, mampu menguasai diri, disiplin, dan sikap moral  yang memperhatikan tentang etika sopan santun dalam melakukan hajat.

2. Menanamkan Rasa Malu pada Anak
Rasa  malu harus ditanamkan kepada anak sejak dini. Jangan biasakan  anak-anak, walau masih kecil, bertelanjang di depan orang lain; misalnya  ketika keluar kamar mandi, berganti pakaian, dan sebagainya. Dan  membiasakan anak untuk selalu menutup auratnya. Tidak diperkenankan mandi bersama anak juga.

3. Menanamkan jiwa maskulinitas pada anak laki-laki dan jiwa feminitas pada anak perempuan.
Berikan pakaian dan mainan yang sesuai dengan jenis kelamin anak, sehingga mereka terbiasa untuk berprilaku sesuai dengan fitrahnya.

4. Pengajaran sex via sholat
Usia 7 tahun secara normal anak mulai bisa membedakan siapa yang laki-laki dan siapa yang perempuan. Dan usia 7 tahun ini anak diperintahkan untuk sholat. Sangat jelas dalam sholat ada shof khusus laki-laki dan ada shof khusus perempuan. Cara menutup auratnya juga berbeda. Laki-laki dari pusar ke lutut dan perempuan seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Industri pornografi mulai mengincar anak usia 7 tahun lho. Waspadalah!

5.  Memisahkan tempat tidur mereka
Usia  antara 7-10 tahun merupakan usia saat anak mengalami perkembangan yang  pesat. Anak mulai melakukan eksplorasi ke dunia luar. Anak tidak hanya berpikir tentang dirinya, tetapi juga mengenai sesuatu yang ada di luar  dirinya.
Pemisahan  tempat tidur merupakan upaya untuk menanamkan kesadaran pada anak  tentang eksistensi dirinya. Dengan pemisahan tempat tidur dilakukan  terhadap anak dengan saudaranya yang berbeda jenis kelamin, secara  langsung ia telah ditumbuhkan kesadarannya tentang eksistensi perbedaan  jenis kelamin. Hati-hati banyak kasus incest berawal dari sini.

6. Mengenalkan Waktu Berkunjung ke Kamar Orang Tua (Meminta Izin dalam 3 Waktu)

Tiga  ketentuan waktu yang tidak diperbolehkan anak-anak untuk memasuki  ruangan (kamar) orang dewasa kecuali meminta izin terlebih dulu adalah:  sebelum shalat subuh, tengah hari, dan setelah shalat isya. Dengan  pendidikan semacam ini ditanamkan pada anak maka ia akan menjadi anak  yang memiliki rasa sopan-santun dan etika yang luhur.

7. Mengenalkan Mahram-nya
Tidak  semua perempuan berhak dinikahi oleh seorang laki-laki. Siapa saja  perempuan yang diharamkan dan yang dihalalkan telah ditentukan oleh  syariat Islam. Ketentuan ini harus diberikan pada anak agar ditaati.
Dengan  memahami kedudukan perempuan yang menjadi mahram, diupayakan agar anak  mampu menjaga pergaulan sehari-harinya dengan selain wanita yang bukan  mahram-nya. Inilah salah satu bagian terpenting dikenalkannya kedudukan  orang-orang yang haram dinikahi dalam pendidikan seks anak.

8. Mendidik Anak Agar Selalu Menjaga Pandangan Mata
Telah menjadi fitrah bagi setiap manusia untuk tertarik dengan lawan  jenisnya. Namun, jika fitrah tersebut dibiarkan bebas lepas tanpa kendali, justru hanya akan merusak kehidupan manusia itu sendiri. Karena  itu, jauhkan anak-anak dari gambar, film, atau bacaan yang mengandung  unsur pornografi dan pornoaksi.

9. Mendidik Anak Agar Tidak Melakukan Ikhtilât
Ikhtilât  adalah bercampur-baurnya laki-laki dan perempuan bukan mahram tanpa  adanya keperluan yang diboleh-kan oleh syariat Islam. Perbuatan semacam  ini pada masa sekarang sudah dinggap biasa. Karena itu, jangan biasakan anak diajak ke tempat-tempat yang di dalamnya terjadi percampuran  laki-laki dan perempuan secara bebas.

10. Mendidik Anak Agar Tidak Melakukan Khalwat
Dinamakan  khalwat jika seorang laki-laki dan wanita bukan mahram-nya berada di  suatu tempat, hanya berdua saja. Biasanya mereka memilih tempat yang  tersembunyi, yang tidak bisa dilihat oleh orang lain. Anak-anak sejak  kecil harus diajari untuk menghindari perbuatan semacam ini. Jika dengan  yang berlainan jenis, harus diingatkan untuk tidak ber-khalwat.

11. Mendidik Etika Berhias
Berhias  berarti usaha untuk memperindah atau mempercantik diri agar bisa  berpenampilan menawan yang dilakukan secara berlebihan, sehingga  menimbulkan godaan bagi lawan jenisnya. Tujuan pendidikan seks dalam  kaitannya dengan etika berhias adalah agar berhias tidak untuk perbuatan  maksiat.

12. Ihtilâm dan Haid

Ihtilâm  adalah tanda anak laki-laki sudah mulai memasuki usia balig. Adapun  haid dialami oleh anak perempuan. Mengenalkan anak tentang ihtilâm dan  haid tidak hanya sekadar untuk bisa memahami anak dari pendekatan  fisiologis dan psikologis semata. Jika  terjadi ihtilâm dan haid, Islam telah mengatur beberapa ketentuan yang  berkaitan dengan masalah tersebut, antara lain kewajiban untuk melakukan  mandi.

Yang  paling penting, harus ditekankan bahwa kini mereka telah menjadi Muslim  dan Muslimah dewasa yang wajib terikat pada semua ketentuan syariah.  Artinya, mereka harus diarahkan menjadi manusia yang bertanggung jawab  atas hidupnya sebagai hamba Allah yang taat.

Itulah beberapa hal yang harus diajarkan kepada anak berkaitan dengan pendidikan seks.

pendidikan, seks, usia, dini, anak, sex, education

TANYA JAWAB:
SESI 1
1. Bunda Tri: “Hati-hati kaum LGBT  mulai melancarkan aksinya dengan menjual mainan dan pakaian yang bias sex”. Contoh mainannya apa ya bun, terus anak saya yang pertama usia 5,6 tahun laki-laki, yang ke 2 perempuan 3 tahun, nah mereka suka main masak-masakan bareng. Kira-kira boleh gak kalau gitu? Kadang adeknya minta ditemenin buat mainan masak-masakan bun. Sama apa arti LGBT?

JAWAB:
LGBT: Lesbian Gay Biseksual Transgender

  • Lesbian: wanita suka wanita bahkan sampai menikah.
  • Gay: laki-laki suka laki-laki sampai menikah.
  • Bisexsual: kecenderungan senang langsung terhadap dua jenis laki dan perempuan.
  • Transgender: perasaan nyaman untuk beralih peran dengan jenis kelamin yang lain.

Kaum LGBT di indonesia sudah membuat target bahwa tahun 2010 adalah tahun target mereka rakyat indonesia mengalami kesadaran gender. Salah satu propaganda mereka adalah LGBT harus diakui secara hukum sama dengan jenis yang lain dan gaya hidup seperti ini adalah HAM. Di DPR mereka sedang berjuang meloloskan UU kesetaraan gender. Ada organisasi mereka adalah arus pelangi atau gaya nusantara bisa dilihat di internet. Simbol mereka adalah pelangi dan kue perayaan mereka adalah rainbow cake. Dan duta LGBT adalah sponge bob. Propaganda mereka adalah sebelum anak usia 5 tahun maka biarkan mereka memilih jenis kelaminnya sendiri.
Caranya mereka, yaitu saat anak usia 0-5 th berikan pakaian yang tidak laki-laki dan perempuan, lalu mainan juga begitu. Ada mainan senapan gambar depannya adalah anak perempuan macho sedang bermain senapan atau gambar mainan masak-masakan gambar sampul mainannya anak laki-laki main masak-masakan. Bagaimana dengan anak bunda Tri Wahyuningsih? Insyaallah masih normal. Kenapa tidak diajak masak beneran saja bun, bantu bunda di dapur. Akan banyak pengajaran yang didapat. Masak di dapur banyak ilmunya, mengajar matematika dengan berhitung bawang merah, belajar IPA, melatih motorik halus, konsentrasi, dan kesabaran.
Yang tidak boleh adalah setiap hari main masak-masakan yang dibeli di toko mainan. Harus selalu diingatkan kalau ini mainan anak perempuan.

2. Bunda Dewi:
Bagaimana caranya sex education kepada usia balita, anak saya usia 4y10m dan 2y2m?

JAWAB:
Sex  education kepada balita sudah harus diajarkan:

1. Ketika membersihkan alat kelamin katakan kepada anak: “ini yang menentukan jenis kelamin perempuan, berarti kamu perempuan nak. Berbeda dengan laki-laki. Kalau laki-laki ayah, perempuan bunda.

2. Dialog kepada anak: “Kamu  perempuan nak, jangan biarkan orang lain memegang tubuhmu. Begitu pula anak laki-laki.

3. Eh mal, adek belum pakai celana ayoo aurotnya ditutupi. Laki-laki aurot dari sini sampai sini, perempuan seluruh tubuh kecuali ini dan ini.

3. Bunda Titin:
Bagaimana membahasakan alat kelamin bagi balita?
Kalo laki-laki biasa dibahasakn “titit” apakah boleh? Bagaimana dengan yang perempuan?

JAWAB:
Alat kelamin membahasakan boleh dikatakan titit atau penis tdk apa apa. Itu bukan sesuatu yg kotor. Perempuan: alat kelamin perempuan atau tempat keluarnya pipis.

SESI 2
A. Bunda Dian:
1. Sampai usia berapa anak perempuan boleh pipis, pup dan mandi ditolong ayahnya?

2. Karena si bungsu masih bayi, kadang naura ( 6 thn 5 bln ) minta dikelonin ayahnya. Masih bolehkah?

3. Anak sulung saya laki-laki adalah penyandang autis ( hampir 13 thn ), meskipun sudah dilatih toilet training dan dimana dia boleh ganti baju, tapi ada saat-saat dia terlihat auratnya tanpa bisa kami cegah. Padahal ada adeknya, perempuan. Bagaimana menyikapinya?

JAWAB:
1. Sebenarnya kalau ada bundanya atau mbak sebaiknya selalu dengan yang sejenis. Kalau terpaksa hanya ayah ya tidak apa-apa. Sampai usia sebelum 7 th y, ini pendapat pribadi saya.
2. Usia 6 th masih boleh dikelonin ayah….
3. Anak autis termasuk anak yang belum berakal jadi dia belum diberikan taklif/pembebanan dosa, jadi tidak apa-apa. Hanya harus terus dilatih “alhamdulillah aak sekarang bisa eek di kamar mandi..selamat ya aak…” berikan pujian apabila kakak berhasil toilet training
Selain itu jelaskan ke adiknya yang perempuan. Sebenarnya mempertontonkan aurot tidak boleh dek, tapi kakak masih sakit. Jadi mendapatkan keringanan Allah SWT…doakan kakak cepat sembuh ya…

B. Bunda Indah:
Saya mau tanya tentang ihtilam & haidh.
1. Yang menjelaskan tentang ihtilam ayahnya kan ya? Bagaimana menjelaskannya?
2. Menjelaskan tentang haidh. Saya pernah tahu, dr Boyke bilang kalau jelasin proses terjadinya haid pakai gambar. Apa yang dimaksud gambar bagian dalam (ovarium-rahim-servic)?
3. Umur brp anak dijelaskan tentang haidh & ihtilam?
Terima kasih.

JAWAB

1. Sebaiknya yang menjelaskan ihtilam adalah ayahnya atau biasanya guru di sekolahnya sudah menjelaskan juga. Ada seorang ulama zaman dulu setiap pagi memeriksa celana dalam anak laki-lakinya takut kalau anaknya sudah ihtilam. Sampai akhirnya ihtilam dan djielaskan. Bagaimana ayah bunda menjelaskan? Sebelum ihtilam kalau sudah kelas 4 SD bisa dijelaskan “Nak, kamu nanti akan baligh dan harus memikul tanggung jwb sendiri semua amal perbuatanmu. Nah, untuk menjadi baligh ada peristiwa besar yang kau alami yakni mimpi basah. Mimpi ketemu wanita nak…”
Menjelaskan haidh tidak harus sedetail dr boyke. Cukup katakan ke anak apabila keluar darah dari kemaluanmu berarti itu haidh. Selama haid kamu tidak boleh sholat dan puasa sampai selesai haid. Bagaimana selesai haidnya? Kalau kata aisyah RA adl mengambil kapas tempelkan ke kemaluanmu jika sudah putih bersih tidak ada cokelat-cokelatnya berarti kamu boleh mandi besar dan sholat lagi. Islam agama yang audio. Cukup dijelaskan dengan suara, anak sudah paham Insya Allah. Umur dijelaskan haidh dan ihtilam kelas 3 SD.

C. Bunda Amalia:
Asslm. Bunda silmi…apakah bermesraan dengan suami di depan anak (putra saya 1y4m) dibolehkan?

JAWAB:
Bermesraan seperti apa ya? Bunda Amalia:”Cium pipi Kiri dan kanan misalnya.”
Cium pipi kiri dan kanan boleh. Yang tidak boleh adalah berjimak dan warming up nya.

D. Bunda Rossy:
Bagaimana me-recovery anak-anak yang pernah melihat media pornografi saat di luar pengawasan ortu? Misalnya saat terjadi di sekitar lingkungan sekolah, anak dikenalkan pornografi oleh temannya begitu. Dari yang pernah saya baca, ingatan akan pornografi tersebut akan tetap ada hingga dewasa, yang akan berefek candu, sama seperti narkoba, dari sedikit lama-lama berani mencari-cari sendiri dan seterusnya.

JAWAB:
Iya benar kecanduan pornografi bisa merusak seluruh sel syaraf otak terutama lobus frontal atau otak depan rusak sehingga moralnya pun rusak. Bagaimana me-recovery nya?

1. Dialog dan jelaskan dengan sangat hati-hati dan penuh kasih sayang. Bunda sayang kamu nak, yang berlalu biarlah berlalu. Tapi maaf sementara kamu bunda larang main gadget lagi. Dan jelaskan bahwa Allah sangat murka apabila hambanya melakukan itu. Pernah dengar kisah kaum sodom yang diazab Allah nak? Bisa ceritakan kaum nabi luth yang diazab Allah…

2. Alihkan ke kegiatan positif seperti olahraga, kegiatan keagamaan.

Nah, bagaimana sobat? Bagi saya sih, susah-susah gampang. Pertama karena saya dulu dibesarkan di keluarga yang tabu membahas ini. Jadi, untuk memulai pembicaraan ini kepada ponakan yang kebetulan tinggal serumah, agak sulit. Apalagi ponakan saya ini laki-laki. Hmm… semoga terarahkan dengan baik oleh orang tuanya. Aamiin

Sumber:

Notulensi Diskusi Group HSMN 6
Pemateri : Silmi MSY
ibu rumah tangga
5 anak…1. Rafah (9,5 th). 2. Sahla (8th). 3. Barak (6,5 th). 4. Rayyan (4th). 5. Hayyin (2 bln).

Pendidikan: SDN purwodadi XII. SMPN 1 Purwodadi. SMU 1 Al Islam Solo.
Lulusan S1 Psikologi Undip. S2 Psikologi UI mayor PIO dan minor Pendidikan.

Kerja: komisaris PT Riscon Group
ketua yayasan Riscon Hasanah
yayasan Ari Al Banna.
Owner sekolah luttab alfatih bekasi
Motto: ikhlaskan hati baguskan amal dlm setiap nafas kehidupan….
Waktu diskusi : 09.30-11.08
Disarikan oleh : Hamidah
Judul diskusi : Sex Education dalam Islam

tulisan Zulia  Ilmawati, Psikolog Pemerhati Masalah Anak dan Remaja dalam tulisannya  Pendidikan Seks Untuk Anak-anak. http://id.theasianparent.com/pendidikan-seks-dalam-perspektif-islam/

(6)

Makaramers, penasaran ga sih dengan efektifitas mode airplane di HP? Kalau makarame sih, penasaran banget! Makanya, makarame langsung tanya nih ke salah satu sahabat Flight Attendant alias pramugari, Mbak Marintan Ompusunggu yang juga pemilik blog forum pramugari. Berikut jawaban mbak marintan. Semoga membantu ya, makaramers.

Setelah cruising, boleh kok mbak nyalain hape dengan airplane mode. Karena di ketinggian 30ribu kaki lebih, sinyal telekomunikasi sipil sudah tidak terjangkau lagi. Tapi pada saat take off, descend, dan landing pasti cabin crew akan meminta passenger tidak menyalakan handphone. Selain karena sinyal telepon bisa mengganggu komunikasi antara cockpit crew dengan air traffic controller juga supaya perhatian penumpang fokus tertuju selama critical 11 minutes ini (take off 3 menit, landing 8 menit) yang paling sering terjadi kecelakaan. Tapi walaupun boleh menyalakan hape dalam airplane mode, beberapa maskapai ada yg strict mengenai hal ini dan melarang sama sekali mengaktifkan hape walau tidak menyalakan mobile data dll. Karenanya mereka menyediakan inflight entertainment yang interaktif supaya penumpang bisa menghibur diri tanpa harus menyalakan alat elektroniknya.

Kalau makarame sih, nyalain HP karena pengen foto-foto negeri di atas awan gitu sih, makaramers. Hehe

Kalau pengalaman makaramers sendiri gimana?

(3)

Tampil fashionable & elegant menjadi pilihan tersendiri bagi beberapa orang dalam menghadiri sebuah acara istimewa atau bahkan mungkin dalam keseharian. Salah satu warna yang mendukung adalah warna putih. Tapi, terkadang, kekhawatiran orang akan mudahnya baju putih kotor atau kusam mengurungkan niat untuk mengoleksi baju putih.

Nah, kali ini makarame ingin berbagi tips & trick agar baju putih tetap cerah! Jadi, makaramers tidak perlu khawatir untuk membeli baju putih kesayangan. Yuk, ikuti langkah-langkah berikut ini!

  1. Perhatikan deodoran yang kita pakai! Kalau bisa sih, hindari deodoran cair karena cenderung meninggalkan noda di bagian ketiak baju. Ini pengalaman pribadi sih, ya, belum tentu sama dengan yang lain. Makarame lebih memilih deodoran sublim/padat (oles).
  2. Perhatikan tata cara perawatan pada label baju!
  3. Cuci baju secara terpisah & hindari menggunakan pemutih! Gunakan detergen yang soft/ringan sesuai takaran & cukup rendam selama 8-15 menit.
  4. Jika ada noda membandel, misalnya di kerah baju, ujung lengan baju, atau di siku, cukup disikat menggunakan sikat gigi lembut dengan campuran detergent.
  5. Rendam dengan air hangat menggunakan cairan lemon/shampoo/backing soda selama 10-15 menit jika baju sudah mulai berwarna kusam atau noda membandel. Sikat dengan sikat yang lembut.
  6. Sebaiknya, keringkan baju secara manual menggunakan tangan. Hindari menggunakan mesin cuci.
  7. Jemur secara terbalik.
  8. Setrika dengan suhu yang sedang dan pastikan alas bersih.
  9. Usahakan menyimpan baju secara menggantung dengan hanger.
  10. Usahakan jangan menyimpan baju putih terlalu lama  pada lemari dengan ditumpuk,pengap dan terhindar dari cahaya. Jamur sangat senang tempat lembab dan terhindar dari cahaya. Karena jamur akan menyebabkan bercak noda hitam yang susah dihilangkan.

Nah, bagaimana makaramers? Mudah kan cara perawatannya! Jadi, tak perlu lagi khawatir baju putih cepat pudar dan kusam.

Bicara warna putih, ada nih rekomendasi White Dress dari Zalora yang bisa dicoba untuk menambah koleksi baju putih makaramers. Modelnya keren-keren, kalau makarame suka dengan yang satu ini.

accent-festive-collection-9938-639404-1

Sumber

(0)

Liburan awal tahun ini sungguh luar biasa buat makarame. Yup! Dikunjungi oleh sahabat lama yang membawa sahabat baru bagi makarame. Plus pengalaman baru tentunya. Sst… walaupun Curug Klenting Kuning ini hanya 15 menit dari rumah makarame, tapi makarame belum pernah ke sana sebelumnya. Hahaha…

curug, klenting, kuning, air, terjun, sumowono, makarame

Tahu ga makaramers apa yang paling membuat makarame takjub dengan grojogan atau curug ini? Tentu, selain petugas yang ramah tamah dan pemandangan yang indah! Tempat sampah! Lho? Iya, tempat sampah ini disediakan hampir di setiap sudut lho. Luar biasa bukan? Jarang sekali makarame lihat lho… kalau kalian? Ada pengalaman samakah?

curug, klenting, kuning, air, terjun, sumowono, makarame

Hal lain yang tak kalah seru adalah Air Penghidupan. Tenang… bukan bermaksud syirik kok. Karena sekedar air untuk berwudhu & berdoa kepada Sang Khalik…

curug, klenting, kuning, air, terjun, sumowono, makarame

curug, klenting, kuning, air, terjun, sumowono, makarame

Gimana sobat? Tertarik untuk berkunjung? Sejenak melepas penat seperti adek-adek ini…

curug, klenting, kuning, air, terjun, sumowono, makarame

(6)

Yup! Untuk kedua kalinya saya menulis tentang Bank Sampah Cokrowono. Bukan masalah mau eksis sih, tapi lebih karena postingan saya hilang setelah maintenance. Owh, wow! Okelah… ayo menulis lagi dengan penuh semangat!!! \(^o^)/

Sobat MakaraMe pasti sudah sering dong ya, mendengar tentang bank sampah. Atau bisa jadi justru sobat merupakan salah satu pelaku dari Bank Sampah ini? Kalau iya, mau dong dibagi ilmunya. Saya dan teman-teman di Cokrowono masih sangat awam nih tentang Bank Sampah. Continue Reading…

(0)

Menurut sobat MakaraMe, kira-kira kata apa yang paling tepat untuk menggambarkan Wakatobi? Satu kata saja! Kalau buat MakaraMe “Adorable”. Dan, sepertinya memang tidak berlebihan sih. Karena Wakatobi memang sangat menawan hati, bukan hanya wisata baharinya, tetapi juga alam, kuliner, dan tentu orang-orangnya.

wakatobi

Begitu kita akan mendarat di Bandara Matahora, Pulau Wangi-wangi, kita akan disambut dengan lukisan Tuhan yang sangat luar biasa. Menambah semangat untuk menjelajah Wakatobi lebih dalam lagi. Sejenak menghilangkan ketakutan saya dengan turbulensi pendaratan pesawat Wings yang membawa saya dari Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.

Butuh waktu yang panjang untuk benar-benar bisa memuaskan mata kita merekam keindahan alam Wakatobi yang terdiri dari empat gugusan pulau, yaitu Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Paket liburan yang saya dapatkan yaitu 4 hari 3 malam dan hanya sempat menjelajahi pulau Wangi-wangi saja.

wakatobi

 Pulau Pandai Besi

Antusiasme saya di Wakatobi sebenarnya sudah dimulai sejak bulan Juli saat panitia Bebaskan Langkah menghubungi saya bahwa saya menjadi pemenang utama dan berhak mendapatkan hadiah perjalanan ke Wakatobi. Indeed, karena saya adalah anak pegunungan yang jelas jauh dari yang namanya laut. Apalagi, Wakatobi diakui oleh dunia sebagai salah satu surga bawah laut. Luar biasa memang potensi wisata di Indonesia.

wakatobi, wangi, wangi, bandara, makarame

Begitu mendarat di bandara, kami dijemput driver tempat kami menginap, Patuno Resort. Betapa terpukaunya saya bahwa ternyata tempat yang saya datangi masih sangat alami. Kita seperti diajak untuk benar-benar melupakan hiruk pikuk dan keramaian kota. Dan, tentu saja melupakan pekerjaan kita. Haha…

Kanan kiri jalan yang saya lalui tak ada gedung megah. Yang ada hanyalah pepohonan dan beberapa tanaman pertanian di bebatuan kapur dan berpasir. Sesekali rumah panggung yang konon katanya sebagai rumah singgah para petani. Jarak pemukiman dengan ladang memang cukup jauh, berangkat pagi pulang menjelang magrib sehingga mereka umumnya membawa anak-anak mereka ke ladang.

Setelah sempat mandi-mandi sebentar dan makan siang, kami melanjutkan perjalanan ke Benteng Tua pertahanan Kerajaan Buton kala dulu. Oleh karena itu, Pulau Wangi-wangi ini dikenal juga sebagai Pulau Pandai Besi. Karena di sinilah pasokan senjata Kerajaan Buton dibuat. Di puncak Liya, terdapat masjid pertama yang dibangun pada tahun 1546, yaitu Masjid Mubarok yang konon katanya, di bawah sajadah imam tersebut ada pintu menuju Masjid di Kerajaan Buton. Wallahu’alam…

wakatobi

Ada tradisi unik yang ingin saya coba di Wangi-wangi ini, yaitu Kaboenga. Semacam tradisi pengukuhan jodoh atau tidaknya dua sejoli yang sedang memadu kasih. Yaitu, mereka didudukkan di sebuah ayunan yang kemudian di ayun oleh beberapa pemuka adat dan disaksikan oleh penduduk sekitar. Jika ada salah satu yang jatuh, maka mereka tidak berjodoh dan harus berpisah. Kata La Aci, tour guide saya, Hanung Bramantyo dan Zaskia Adya Mecca pernah mencoba ini, tepat 2 minggu sebelum pernikahan mereka. Wow! Ada yang mau coba? Hehe…

Setiap lebaran, di pelataran Masjid Mubarok ini juga terdapat tradisi perkenalan antar pemuda yang tak kalah unik, yaitu Posepa. Dimana perkenalan dilakukan dengan saling tendang. Bahkan hingga patah tulang! Ekstrim ya. Saya rasa, kalian tidak mau mencobanya. Meskipun setelah acara selesai, mereka saling bersalaman dan berteman. Tetap saja berbahaya ya.. hehe

Selanjutnya saya turun bukit menuju Kontamale, yaitu sumber mata air tawar yang tak pernah kering. Meski sudah diambil oleh penduduk sekitar untuk berbagai keperluan seperti mandi dan mencuci. Rasanya saya pengen nyebur bareng adek yang lagi belajar renang itu. Hehe

wakatobi

Discovery Diving & Snorkling
Nah, inilah bagian yang ditunggu-tunggu dalam petualangan bahari kali ini. Spot diving & snorkling kali ini adalah Kolosium, Pantai Waha, dan Pantai Cemara. Semua serba indah, tapi dari ketiga spot itu, yang paling saya suka adalah Pantai Cemara. Jenis ikannya lebih beragam. Bahkan bagi yang beruntung, akan ketemu dengan Penyu yang besaaarr banget! Wow!

diving, wakatobiTapi, kalau boleh milih, saya sih pengen menyelam atau snorkling di Kapota, yaitu spot yang penuh dengan lumba-lumba…..

wakatobi, lumba, lumba

Berburu Sushi ala Wakatobi
Bagian menarik lainnya dari sebuah perjalanan adalah wisata kulinernya. Kali ini sih, saya lebih banyak disajikan oleh bagian resort. Dan, satu yang saya suka adalah Ikan Perangi, yaitu ikan mentah yang disajikan dengan rempah-rempah. Sama sekali tidak berasa amisnya. Benar-benar perbaikan gizi saya di sini!

sushi, wakatobi

Bebaskan Langkah!

Nah, seperti yang sudah saya ceritakan di awal tadi, bahwa saya mendapatkan kesempatan ke Wakatobi karena memenangkan kegiatan Bebaskan Langkah! Program apa sih itu? Yaitu suatu program yang menjaring orang-orang yang mampu memperjuangkan passion-nya hingga titik darah penghabisan. Hehe…

Yakin, Melangkah, dan Beraksi adalah motto yang diusung dalam kegiatan kali ini oleh FWD Life Indonesia selaku pihak penyelenggara. Seberapa besar sih passion kamu bermanfaat untuk diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitarmu?

Selain hadiah ke Wakatobi, hadiah luar biasa lainnya adalah workshop Passionpreneur dari Dreamlab! Yang akan berlangsung dari pertengahan Oktober sampai Desember 2014. Dimana saya akan diajari untuk memperkuat brand saya hingga bertahan lama dan bisa bersaing. Dan, tentu menggaet pasar serta omset yang lebih besar sehingga kesejahteraan tim MakaraMe menjadi lebih baik lagi. Hehe…

(0)
error: Content is protected !!
WhatsApp chat