Merangkai Kata, Merajut Nostalgia

Seiring perkembangan zaman, berkembang pula preferensi atau kesenangan para penghuninya. Koran dan majalah pernah menjadi menu sarapan favorit bagi pencari berita yang kemudian pelan-pelan tergeser kedudukannya oleh berita online. Banyak penerbit majalah dan koran yang kemudian beralih mengikuti zaman dan mengurangi produksi fisiknya yang tak lagi digemari. Teknologi yang berkembang pun membuka kesempatan besar bagi para penulis lepas untuk mengabarkan informasi terkini tanpa harus menjadi wartawan terlebih dahulu. Lalu mulai berkembanglah penulisan blog atau diary online dengan gaya penulisan yang asyik, penyampaian informasi yang unik, dan diskusi yang menarik antar pembaca dan penulis membuat blog kemudian tumbuh dengan penggemar loyal tersendiri. Namun, bukan hidup namanya jika tanpa perubahan yang dinamis. Pembaca blog pun kini mulai terdistraksi dengan trend video blog atau vlog. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa banyak pengguna gadget yang kini lebih menyukai video daripada ulasan panjang dalam bentuk tulisan. Beberapa penulis blog pun ada yang kemudian memfokuskan diri pada pembuatan vlog di youtube maupun video singkat di reels/tiktok. Lantas, apa yang membuat sebagian lagi tetap bertahan pada aktivitas menulis blog? Cukup 5 alasan ini yang membuat saya tetap menulis blog. Mungkin ada alasan yang relate juga dengan kamu? Yuk, ngobrol bersama!

1. Preferensi Setiap Orang Berbeda

Mengingat bahwa gaya belajar setiap orang berbeda, maka penggemar artikel atau tulisan pun akan tetap ada. Saya salah satu yang lebih mudah menangkap pesan sebuah tulisan daripada video. Terkadang untuk memahami sebuah video, saya harus mengulang beberapa kali. Pun saya harus fokus menonton dan mendengarkan.

See also  2 Cara Mudah Mendapatkan Uang Baru Pecahan 75.000 Edisi Khusus BI

Saya yakin tidak hanya saya yang seperti ini, pasti ada orang lain yang juga lebih nyaman membaca daripada melihat video. Alasan ini cukup kuat membuat saya bertahan untuk tetap menulis blog. Bagaimana dengan kamu? Lebih suka membaca atau melihat penjelasan video?

2. Masih Cuan

Nah! Tak dapat dipungkiri ya, menulis masih mendatangkan cuan bagi saya secara pribadi. Setidaknya masih bisa membayar domain dan hosting tahunan. Cuan tak melulu saya dapatkan dari kerja sama dengan brand atau agensi tetapi juga dari tabungan artikel. Artinya, beberapa calon pembeli produk saya terkadang datang dari blog. Jadi, menurut saya blog masih bagus untuk memperluas kolam profit.

Tabungan artikel lainnya yang sedang dipersiapkan tentu saja Google Adsense. Semakin banyak artikel, semakin besar pula kesempatan memperbanyak kunjungan pembaca yang datang ke blog kita, dan meningkatkan penghasilan. Namun, sudah dipastikan pengemasan artikel dalam blog kita pun harus makin diperhatikan. Agar menarik dan membuat pembaca betah bertahan di blog kita.

Satu lagi, masih dipercayanya blog kita mendapatkan job dari brand/agensi, itu berarti penggemar blog/artikel tertulis masihlah tetap ada. Jadi, tidak ada alasan untuk berhenti.

3. Merajut Nostalgia, Warisan Sejarah Keluarga

Alasan terakhir tapi mungkin yang paling menguatkan adalah blog sebagai sarana Merajut Nostalgia & Warisan Sejarah Keluarga. Kelak, tulisan-tulisan kita akan menjadi semacam kisah menarik bagi anak-anak kita. Kala membaca tulisan kita, mereka akan teringat bagaimana kita membacakan cerita menjelang tidur, mengingatkan bagaimana kita berjuang menulis, dan penguat mereka di saat merasa kesepian. Tulisan-tulisan kita akan senantiasa menemani meskipun kita tak lagi dapat di sisi.

Lantas bagaimana jika tulisan-tulisan kita isinya hanya review dan lomba-lomba blog saja? Adakah kisah nostalgia dan sejarah yang bisa dibagikan? Menurut saya, mereka akan belajar proses tentang sebuah pencapaian. Bahwa dari menulis kita bisa mendapat sponsor/hadiah untuk menjelajahi tempat baru, mendapatkan penghasilan, dan memiliki teman dari berbagai tempat sehingga memperluas pergaulan kita. Akan banyak cakrawala yang bisa kita buka bahwa terdapat berbagai kesempatan asal kita mau bergerak. Istirahat secukupnya di zona nyaman, ambil kesempatan baru, dan ciptakan zona nyaman yang lain.

See also  Manfaat Positif Bermain Game Bagi Ibu Rumah Tangga

Bagaimana teman-teman, apakah ada dari ketiga alasan di atas yang sama dengan alasan kalian tetap menulis blog? Ngobrol asyik di kolom komentar yuk!