Menumbuhkan fitrah bakat anak sebaiknya dilakukan sejak dini agar proses pendidikan bisa terfokus pada pengembangan potensi anak secara maksimal. Sebab, setiap individu lahir dengan peran masing-masing yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Tugas orang tualah menemukan minat, bakat, dan potensi anak melalui observasi sejak dini. Kita bisa mengadopsi 4 fase pendidikan sesuai umur yang terbukti efektif sejak era kenabian sebagai berikut.

Continue Reading…
(0)

Body Image menjadi hal yang penting diajarkan pada anak sejak dini karena masih adanya budaya membandingkan di masyarakat kita. Secara tidak sadar, terkadang beberapa orang sering membandingkan warna kulit, berat badan, tinggi badan, dan lain-lain. Belum lagi jika nanti di sekolah. Kebiasaan orang tua di rumah terkadang terbawa di sekolah. Misalnya, saling mengejek kondisi tubuh (body shaming) antar teman dengan memanggil yang tidak seharusnya. Oleh sebab itu, penting kita ajarkan anak tentang body image agar mereka bisa menerima dengan lebih lapang dada kondisi fisik mereka. Anak tidak terlalu sakit hati karena ejekan. Lantas bagaimana caranya?

Continue Reading…
(0)

Setiap anak memiliki 5 bahasa kasih. Penting bagi orang tua tahu bahasa kasih dominan yang dimiliki anak agar mereka merasa dicintai. Sebab, jika salah mengenali bahasa kasih utama anak, maka akan menyebabkan kasih sayang kita tidak tersampaikan dengan baik. Dan anak pun akhirnya merasa tidak disayangi oleh orang tuanya. Meskipun kita merasa sudah menghujani mereka dengan kasih sayang. Lantas apa saja bahasa kasih anak dan bagaimana cara mengetahui bahasa kasih dominan anak? Berikut makmin rangkum dari beberapa sumber:

Continue Reading…
(0)

Setiap anak dibekali fitrah atau pembawaan luhur sejak lahir oleh Allah SWT. Jadi, sejak lahir sejatinya setiap anak memiliki potensi menjadi baik. Menurut Ustad Harry Santosa, setidaknya terdapat 8 Fitrah Anak yang sebaiknya orang tua ketahui sebagai bekal mendidik anak. Tugas orang tualah untuk membantu anak mengenali dan menjaga fitrahnya di awal kehidupan hingga anak dewasa dan berakal (aqil baligh). Sehingga setelah aqil baligh, anak sudah paham akan peran dan maksud penciptaannya.

Continue Reading…
(0)