fbpx

Menumbuhkan Kepercayaan Diri Anak yang Mengalami Body Shaming

Body Image menjadi hal yang penting diajarkan pada anak sejak dini karena masih adanya budaya membandingkan di masyarakat kita. Secara tidak sadar, terkadang beberapa orang sering membandingkan warna kulit, berat badan, tinggi badan, dan lain-lain. Belum lagi jika nanti di sekolah. Kebiasaan orang tua di rumah terkadang terbawa di sekolah. Misalnya, saling mengejek kondisi tubuh (body shaming) antar teman dengan memanggil yang tidak seharusnya. Oleh sebab itu, penting kita ajarkan anak tentang body image agar mereka bisa menerima dengan lebih lapang dada kondisi fisik mereka. Anak tidak terlalu sakit hati karena ejekan. Lantas bagaimana caranya?

Kenalkan Anak Pada Sifat Allah Al-Mushawwir (Maha Pembentuk)

Salah satu sifat Allah adalah A-Mushawwir yaitu Maha Pembentuk. Segala rupa makhluk di bumi ini dan segala isinya adalah ciptaan Allah SWT. Terdapat maksud dan tujuan atas segala ciptaan-Nya. Tak ada yang sia-sia Allah ciptakan. Termasuk penciptaan diri kita. Rupa, warna kulit, postur tubuh, dan segala yang melekat pada kita telah Allah SWT tentukan jauh sebelum kita diciptakan. Oleh sebab itu, kewajiban kita adalah menjaga setiap tubuh kita dengan sebaik-baiknya. Menjaga fisik, psikis, dan tentu fitrah kita sebagai khalifah di dunia.

 “Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepada-Nya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

(QS. Al Hasyr: 24)

Kita pun juga wajib memberikan pengertian kepada anak agar tidak melakukan body shaming kepada temannya. Karena menghina teman kita, sama saja menghina ciptaan Allah SWT. Padahal hal ini dilarang dalam Islam.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik.”

(QS. Al Hujurat: 11)

Ajarkan Anak Berbagai Jenis Hewan & Tumbuhan

Allah SWT ciptakan berbagai jenis hewan dan tumbuhan yang beraneka ragam. Semua memiliki maksud dan tujuan, seperti untuk kebutuhan konsumsi manusia, sebagai penghiburan/peliharaan, percobaan laboratorium, dan lain-lain. Bayangkan jika di dunia ini hanya ada satu jenis hewan dan tumbuhan, maka kita akan bosan. Dunia menjadi monoton dan sepi, tidak berwarna.

See also  Pokok-pokok Pendidikan Seks pada Anak

Begitu juga dengan manusia. Ditakdirkan terlahir menjadi Suku Jawa dengan warna kulit sawo matang, Suku Papua dengan warna kulit gelap, Suku Dayak dengan warna kulit putih, dan masih banyak lagi. Yuk, kenalan dengan berbagai suku di Indonesia.

Berjelajah Provinsi Sambil Berkenalan dengan Berbagai Ragam Suku di Indonesia

sumber: bobo.grid.id

Indonesia terdiri dari 33 provinsi dengan berbagai suku dan budaya. Tentu setiap dari masyarakat memiliki ciri khas tersendiri. Bahasa, cara berbicara, bentuk fisik, warna kulit, rambut, baju adat, rumah adat, hingga kebiasaan dan kulinernya pun beraneka ragam. Allah SWT menciptakan dengan penuh perhitungan dan tujuan. Ditakdirkannya kita menjadi suku tertentu sudah Allah SWT takar. Tidak perlu membandingkan diri kita dengan yang lain. Misalkan kita ingin bersuku Dayak karena memiliki warna kulit yang bagus dengan rambut lurus dan wajah mulus padahal Allah takdirkan kita terlahir sebagai suku Jawa berkulit eksotis, berambut gelombang, dan berwajah manis. Atau sebaliknya, ada orang yang terlahir putih tetapi ingin menjadi eksotis dengan tanning. Atau bahkan ada yang sampai operasi plastik untuk menjadi seperti idola. Naudzubillah min dzaalik.

Kenalkan Berbagai Ras di Dunia

sumber: erwinedwar.com

Lebih luas lagi, kita perkenalkan anak pada ras yang ada di seluruh dunia. Bahwa di dunia ini beragam ciptaan Allah SWT. Setiap ras memiliki ciri khas fisik tersendiri. Terdapat empat macam ras di dunia. Yaitu, ras Mongoloid (kulit kuning), Negroid (kulit hitam), Kaukasoid (kulit putih), dan ras khusus yang tidak dapat diklasifikasikan, seperti Bushman, Ainu, Polinesoid, dan Veddoid.

Terima Perasaan Anak

Jika ternyata luka pada body image ini sudah dialami oleh anak, maka penting bagi orang tua untuk menerima perasaannya terlebih dahulu. Kita dengarkan curahan hati anak agar kita bisa masuk dengan tepat untuk menyembuhkan lukanya. Agar kita tahu pendekatan apa yang sebaiknya kita lakukan terlebih dahulu sebelum masuk ke materi di atas.

See also  4 ON Penting dalam Motivateens