Belajar Membaca Jam Analog untuk Anak TK

Belajar membaca jam analog untuk anak TK sangat penting sebab jam model ini lebih sering ditemui. Banyak sekali manfaat anak TK bisa membaca jam. Yaitu, bisa mengajari anak disiplin, memudahkan komunikasi tentang waktu, dan lain-lain. Berikut 5 tahapan mudah mengajari anak membaca jam analog!

Untuk mengajarkan anak membaca jam analog, tentunya syarat utama adalah anak sudah mengenal angka 1-12. Alhamdulilah, Aira sudah mengenal angka 1-12 dan sudah mulai bertanya tentang jam. Ketertarikan anak tentang jam menandakan anak sudah siap belajar. Jadi, penting bagi kita melihat kemampuan anak terlebih dahulu ya, Bunda. Agar anak juga bisa menikmati proses belajarnya. Dan, pastikan kita berdoa dulu agar Allah SWT bantu pahamkan. Serta membantu kita untuk menjelaskan dengan mudah dalam bahasa anak.

Ada 5 tahapan belajar membaca jam analog yang bisa kita gunakan, yaitu:

Pertama, Matangkan Konsep per Jam

Pertama-tama ajarkan anak tentang jam secara utuh. Yaitu, jam 12.00, 1.00, 2.00, dan seterusnya. Di sini, kita baru belajar tentang jarum pendek di angka 1,2,3 hingga 12. Dan, jarum panjang tetap di angka 12 yang dibaca sebagai 00. Di sini, kita matangkan konsep penulisannya juga ya, Bunda. Awalnya, kita yang memutar jarumnya, lalu meminta anak membaca jam dan menuliskan angkanya. Lalu, ajak anak untuk bergantian bermain tebak-tebakan dengan kita. Biarkan anak yang memutar jarum pendeknya, sedangkan kita yang membaca jam dan menuliskan angkanya.

See also  Adab Sebelum Tidur dan Bangun Tidur

Jangan paksa anak untuk cepat mengerti ya, Bunda. Karena sesuatu yang mudah bagi kita, mungkin masih abstrak untuk anak. Semua butuh waktu untuk belajar dan jangan terburu-buru. Jika anak sudah mulai paham, bisa kita lanjutkan langkah ke dua.

Kedua, Lanjutkan per Setengah Jam

Setelah anak paham konsep per jam, kita lanjutkan dengan konsep per setengah jam. Yaitu, jarum panjang tetap di angka 6 (dibaca 30 menit). Sedangkan, jarum pendek ada di tengah-tengah di antara dua angka.

Pemahaman konsep ini cukup menantang. Sebab, penulisannya berbeda dengan cara membacanya. Misalkan, kita mengenalkan anak setengah 1, maka penulisannya 12.30 tetapi membacanya setengah 1. Oleh sebab itu, saya bantu dengan konsep ruang (segitiga berwarna di dalam dengan angka 1 sampai 12 yang bergeser dari jam utama).

Tips: Cara menjelaskannya, saya balik dibanding langkah pertama tadi. Yaitu, saya tuliskan dulu angka dan cara membacanya, baru saya putar jarumnya. Jarum pendek ada di ruang 12, sedangkan jarum panjang ada di angka 6 yang dibaca 30. Maka, kita tulis 12.30 dibaca jam 12 lebih 30 menit. Kelebihan 30 menit ini, kita baca setengah jam (karena dalam 1 jam ada 60 menit). Artinya, sudah lebih dari jam 12 dan sedang perjalanan menuju jam 1. Perjalanan jarumnya baru dapat setengah 1, belum mendapatkan jam 1 penuh.

Kita ulangi hingga anak paham konsep penulisan 30 menit dan cara membacanya. Jika anak sudah paham, kita lanjutkan pada langkah ketiga. Yaitu, menjelaskan per seperempat jam. Belajar konsep setengah jam ini tidak melulu harus langsung paham ya, Bunda. Jika sudah bosan, kita ganti kegiatan lain. Nanti, akan membawa anak ke rasa penasaran lagi kok!

See also  Resep Stik Nugget Ayam dan Sayuran

Tips: Kita bisa ajak anak untuk mengenal jadwal hariannya agar anak paham. Misalnya, Aira masuk sekolah pukul setengah 8. Kita minta anak menebak bagaimana cara menulis setengah 8 dan menunjukkan jarum jamnya.

Ketiga, Jelaskan per Seperempat Jam

Jika anak sudah paham konsep setengah jam, maka akan lebih mudah menjelaskan konsep seperempat jam. Terlebih dahulu kita jelaskan kembali bahwa 1 jam ada 60 menit, jika tadi/kemarin kita belajar 30 menit sama dengan setengah jam. Maka, ada istilah lain lagi yaitu seperempat jam alias 15 menit.

Kita posisikan jarum pendek di angka 12 dan jarum panjang di angka 3 (dibaca 15 menit). Kita minta anak untuk menuliskan angkanya. Yaitu, 12.15 bisa dibaca jam 12 lebih 15 menit atau jam 12 lebih seperempat. Setelah anak paham konsep seperempat jam pada posisi jarum panjang di angka 3, kita lanjutkan seperempat jam pada angka 9. Namun, sebelumnya, kita bisa mengulang lagi pada konsep setengah jam.

Misalnya, setelah menulis 12.15, coba kita tulis kembali 12.30 dan memposisikan jarum jamnya. Lalu, minta anak untuk membacanya. Jika benar, kita lanjut memutar jarum jam panjang ke angka 9. Dan, kita tulis 12.45. Kita ajarkan anak untuk membaca jam satu kurang seperempat.

Kita jelaskan bahwa posisi seperempat ini ada 2, yaitu di angka 3 dan angka 9. Jika angka 3 kita baca lebih seperempat, maka angka 9 kita baca kurang seperempat.

Keempat, Kenalkan per 5 Menit

Lanjut pada pengenalan per 5 menit, yaitu kelipatan 5. Di tahap ini, saya ajarkan anak untuk membaca lebih dan kurang. Jika jarum panjang sebelum angka 6, maka dibaca lebih. Sedangkan, jika jarum panjang setelah angka 6 dibaca kurang.

See also  Tutorial Kupu-kupu Terbang dari Kertas

Misalnya, jarum pendek di angka 12 dan jarum panjang di angka 1 (05). Maka dibaca jam 12 lebih 5 menit. Jika jarum pendek mendekati angka 12 dan jarum panjang di angka 11, maka dibaca jam 12 kurang 5 (11.55). Sebetulnya, konsep ini akan lebih mudah diajarkan saat anak sudah bisa pengurangan. Maka, di sini pun saya tidak terlalu memaksakan. Saya hanya mengajarkan lebih 5 menit jarum panjang di angka 1, kurang 5 menit jarum panjang di angka 11.

Begitu juga dengan lebih 10 menit berarti jarum panjang di angka 2, dan kurang 10 menit berarti jarum panjang di angka 10. Sama dengan konsep 15 menit (seperempat jam), 20 menit, dan 25 menit. Saya mengajarkannya dengan jarak dan angka.

Terakhir, Detailkan per Menit

Konsep per menit ini bisa lebih menyenangkan jika kita memiliki jam digital. Atau bisa dibantu dengan hp/laptop. Karena kebetulan Aira sudah memiliki jam digital, maka saya atur jamnya untuk menunjukkan per menit. Setelah itu kita putar dan posisikan jarumnya.

Sampai di sini saya tidak berekspektasi lebih untuk Aira langsung paham di usianya yang baru 5 tahun. Tetapi, sekedar memfasilitasi rasa penasarannya. Karena selalu meminta diajari membaca jam. Setelah dibuatkan mainan untuk belajar membaca jam analog, selanjutnya bisa kita teruskan seiring kegiatan sehari-hari.

Free Download Printable Worksheet Jam Analog dan Komik Kenapa Harus Bangun Subuh?

Dalam mengajarkan jam ini, saya sekaligus menyisipkan murojaah untuk surat al-asr (waktu).

Bunda bisa download GRATIS materi PRINTABLE-nya di link berikut:

LINK DOWNLOAD PRINTABLE WORKSHEET JAM ANALOG DAN KOMIK KENAPA HARUS BANGUN SUBUH?

Materi pembelajaran lainnya bisa di download di Materi Printable Makarame (GRATIS)